BLITAR - Kabar menggembirakan datang bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan pangan non tunai (BPNT) tahap 4 sebesar Rp600.000 per KPM, yang dialokasikan untuk periode Oktober–Desember 2025.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional di tengah fluktuasi harga bahan pokok jelang akhir tahun. Selain BPNT, pencairan juga mencakup BLT El Nino (BLTE) senilai Rp900.000, serta bantuan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter yang disalurkan secara masif oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Perum Bulog dan Kemensos.
Penyaluran BPNT Rp600 Ribu Berjalan Serentak
Berdasarkan laporan video update terbaru pada Minggu (9/11/2025), proses penyaluran BPNT tahap 4 telah menjangkau puluhan daerah di Indonesia. Masing-masing KPM menerima total Rp600.000 untuk tiga bulan, atau Rp200.000 per bulan.
Pencairan dilakukan bertahap sejak awal November dan kini telah mencapai lebih dari 70 persen secara nasional.
Daerah yang sudah terpantau mencairkan bantuan antara lain Kabupaten Bandung, Cirebon, Probolinggo, Malang, Indramayu, Sukabumi, Tuban, Kediri, Bojonegoro, Bekasi, Blitar, Ponorogo, Gresik, Pamekasan, Wonogiri, hingga Tulungagung.
Di luar Jawa, bantuan juga cair di Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi.
“Alhamdulillah hingga malam ini makin meluas penyaluran bantuan sosial dari Kemensos. Setelah BLTE Rp900.000 cair, kini giliran BPNT Rp600.000 menyusul hingga besok,” ujar narator dalam video tersebut.
Daftar Bank Penyalur: BNI, BRI, dan BSI Bergerak Serentak
Dalam penyaluran kali ini, BNI dan BRI menjadi dua bank Himbara paling aktif menyalurkan dana bantuan. Untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, mayoritas penerima menggunakan KKS Bank BNI, sedangkan BRI menangani wilayah-wilayah seperti Cianjur, Grobogan, Lombok Timur, Tangerang, dan Lampung Tengah.
Sementara itu, di wilayah Aceh dan sekitarnya, proses pencairan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) juga dilaporkan hampir tuntas. KKS BSI digunakan untuk seluruh bansos tahap 4, termasuk BLTS dan BPNT.
“Beberapa daerah seperti Sragen, Brebes, Cilacap, dan Gunung Kidul di Jawa Tengah menunjukkan progres cepat. Sementara di Jawa Timur, Kabupaten Kediri, Mojokerto, dan Sidoarjo sudah mencapai lebih dari 90 persen,” jelasnya.
Bantuan Beras dan Minyak Goreng Tetap Jalan
Selain bantuan tunai, pemerintah juga terus menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk periode Oktober–November 2025. Hingga akhir pekan lalu, progres penyaluran mencapai 80 persen dari total target nasional 18,3 juta KPM.
Total anggaran yang digelontorkan pemerintah mencapai Rp6,5 triliun, mencakup 514 kabupaten/kota. Proses distribusi dilakukan setiap hari, termasuk akhir pekan, dengan pengawasan ketat dari Bapanas dan Bulog.
Tim gabungan juga rutin memeriksa kualitas beras di gudang, salah satunya di kompleks pergudangan Melaka, Bangkalan (Madura), untuk memastikan bahan pangan layak konsumsi sebelum dikirim ke penerima.
Daerah yang Sudah Rampung 100 Persen
Dua daerah dilaporkan telah menyelesaikan pencairan 100 persen:
Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dan
Kota Batam, Kepulauan Riau.
Sementara Kabupaten Tanah Datar (Sumatera Barat) sudah mencapai 90 persen, dan Kabupaten Probolinggo (Jawa Timur) sedang menyelesaikan tahap akhir dengan total distribusi 339 ton beras dan 67 ribu liter minyak goreng.
Target Selesai Akhir November
Pemerintah menargetkan seluruh penyaluran BPNT tahap 4, BLTE, dan bantuan pangan selesai paling lambat akhir November 2025.
Untuk mempercepat proses, koordinasi antara Kemensos, Bulog, dan pemerintah daerah terus diperkuat, terutama di daerah dengan akses logistik sulit seperti Nusa Tenggara Timur dan sebagian wilayah Kalimantan.
“Progres per Jumat (7/11) sudah mencapai 70–80 persen. Setiap hari meningkat karena dukungan semua pihak,” ujar salah satu petugas lapangan dalam video tersebut.
Masyarakat penerima manfaat diimbau untuk selalu mengecek saldo KKS secara berkala melalui ATM bank Himbara, e-warong, atau aplikasi Cek Bansos Kemensos. Pemerintah juga mengingatkan agar warga tidak percaya pesan palsu atau oknum yang meminta biaya administrasi pencairan bantuan.
Kesimpulan
Dengan progres yang terus meningkat, BPNT tahap 4 sebesar Rp600.000 dipastikan terus bergulir hingga seluruh penerima di 514 kabupaten/kota mendapat haknya.
Program ini diharapkan mampu menjaga daya beli dan stabilitas pangan masyarakat di penghujung tahun 2025.
Editor : Dimas Galih Nur Hendra Saputra