Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Direksi BRI Resmi Diganti! Begini Cara Terbaru Pengajuan KUR BRI 2025 Agar Cepat Cair untuk Nasabah Baru

Rendra Febrian Permana • Selasa, 11 November 2025 | 15:00 WIB
Begini Cara Terbaru Pengajuan KUR BRI 2025 Agar Cepat Cair untuk Nasabah Baru
Begini Cara Terbaru Pengajuan KUR BRI 2025 Agar Cepat Cair untuk Nasabah Baru

BLITAR KAWENTAR – Kabar baru datang dari dunia perbankan nasional. Pemerintah resmi mengganti jajaran direksi Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2025. Pergantian ini membawa wajah baru di pucuk pimpinan BRI dengan harapan memperkuat kinerja kredit usaha rakyat (KUR) di sektor UMKM.

Dalam RUPS yang digelar Senin, 24 Maret 2025, posisi Direktur Utama BRI kini dijabat oleh Heri Gunardi menggantikan Sunarso. Sebelumnya, Heri dikenal sebagai Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI). Pengalaman panjangnya di dunia perbankan syariah membuat masyarakat menanti gebrakan baru BRI di bawah kepemimpinannya.

Banyak nasabah yang berharap, kehadiran arah baru ini membawa kemudahan terutama dalam pengajuan KUR BRI 2025, mengingat selama ini banyak masyarakat kecil yang mengeluh sulit mendapatkan akses pembiayaan.

Baca Juga: Taspen Umumkan Skema Baru Rapel Pensiunan 2025! Kenaikan Gaji 12-18 Persen, Rapel Bisa Tembus Rp20 Juta, Ini Jadwal Pencairan dan Cara Hitungnya

Tahapan Terbaru Pengajuan KUR BRI 2025

Dalam video unggahan kanal YouTube ENR Project Review, Inah Helina Apriani menjelaskan secara rinci cara terbaru Pengajuan KUR BRI 2025, khusus untuk nasabah baru. Ia pentingnya menyiapkan dokumen dengan benar dan mengenal petugas lapangan (mantri) agar proses berjalan lancar.

Menurut Inah, ada tiga tahapan utama yang wajib dipahami calon debitur: tahap persiapan, tahap pengajuan dan pengawasan, serta tahap pencairan dana.

1. Tahap Persiapan Dokumen

Sebelum mengajukan pinjaman, calon debitur harus memastikan semua data identitas lengkap dan valid.
Beberapa syarat utama antara lain:

Usia minimal 21 tahun, baik lajang maupun menikah.

Memiliki KTP elektronik dan Kartu Keluarga terbaru yang datanya sesuai dengan kondisi di lapangan.

Menyertakan surat keterangan usaha atau Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan melalui OSS.

Menyiapkan NPWP aktif terutama untuk pinjaman di atas Rp50 juta.

Usaha yang akan dibiayai merupakan UMKM produktif yang sudah berjalan minimal enam bulan.

Selain itu, nasabah juga harus memastikan tidak memiliki riwayat kredit macet atau pinjaman modal kerja dari lembaga keuangan lain. Semua data tersebut dapat diperiksa melalui sistem SLIK OJK di laman ideb.ojk.go.id.

Baca Juga: Heboh Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2025 Ternyata Hoaks! Taspen dan Kemenkeu Bongkar Fakta Sebenarnya, Ini Besaran Rapel yang Benar-Benar Cair November

2. Tahap Pengajuan dan Survei Lapangan

Inah mengingatkan bahwa proses pengawasan menjadi penentu utama apakah pengajuan KUR BRI diterima atau ditolak. Oleh karena itu, calon debitur disarankan menjalin komunikasi baik dengan mantri BRI di wilayah tempat tinggal.

“Logikanya, pihak bank tentu lebih percaya jika mengenal calon nasabahnya. Jadi jangan sungkan untuk berkenalan langsung dengan mantri,” ujar Inah dalam video tersebut.

Proses pengajuan sebaiknya dilakukan langsung ke BRI Unit terdekat, bukan melalui perantara atau oknum. Setelah berkas lengkap diserahkan, mantri akan melakukan pengecekan awal dan menjadwalkan survei ke tempat usaha dan tempat tinggal calon nasabah.

Pada saat survei, petugas akan memeriksa kebenaran data usaha, stok barang, hingga wawancara dengan tetangga sekitar. Jika calon debitur memiliki aset seperti sertifikat tanah atau BPKB, disarankan untuk menunjukkan sebagai bukti keseriusan meskipun tidak diwajibkan sebagai jaminan.

Baca Juga: Terbongkar Rahasia 'Jam Jual Emas'! Jualan Pancake Korea Mini Lumer Cepat Laku: Modal Rp 5 Jutaan, Untung Bersih Tembus Rp 4 Juta Sebulan

3. Tahap Pencairan Dana

Apabila pengajuan disetujui, pihak bank akan menghubungi calon nasabah untuk proses tanda tangan perjanjian kredit. Sebelumnya, debitur wajib memiliki rekening tabungan BRI aktif dan membawa dokumen asli seperti KTP, NPWP, dan materai sesuai ketentuan.

“Pastikan jumlah pinjaman, tenor, dan biaya-biaya sudah sesuai sebelum menandatangani surat pengakuan hutang,” tegas Inah. Setelah proses administrasi selesai, dana KUR akan langsung masuk ke rekening nasabah dan bisa dicairkan melalui ATM, BRImo, atau agen BRILink.

Pencairan tunai biasanya membutuhkan waktu sekitar lima hari kerja setelah akad kredit ditandatangani.

Baca Juga: Modal Nekat Rp300 Ribu, Gadis 21 Tahun Ini Pecahkan Telur Omzet ratusan Juta dari Bisnis Slime Omzet ratusan Juta Berkat Konsistensi

Harapan Baru di Bawah Direksi Baru BRI

Dengan perubahan pucuk pimpinan BRI dan aturan pengajuan yang semakin jelas, masyarakat berharap proses KUR BRI 2025 menjadi lebih transparan dan mudah diakses oleh pelaku UMKM.

Kehadiran Heri Gunardi sebagai Direktur Utama baru diyakini akan membawa angin segar bagi program pembiayaan produktif nasional, sekaligus memperkuat komitmen BRI sebagai bank yang berpihak pada rakyat kecil.

Program KUR BRI 2025 diharapkan dapat membantu jutaan pelaku usaha mikro agar bisa berkembang dan naik kelas di tengah tantangan ekonomi global yang kian berat (*)

Editor : Rahma Nur Anisa
#Direksi Baru BRI #KUR BRI 2025 #Heri Gunardi #Pinjaman UMKM #Pengajuan KUR BRI