BLITAR – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berinovasi memudahkan masyarakat dalam mengurus layanan pertanahan. Salah satu gebrakan digital mereka adalah aplikasi Sentuh Tanahku, platform resmi yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan pertanahan hanya lewat smartphone.
Lewat podcast resmi Kementerian ATR/BPN, dua pembawa acara, Nanda dan Imam Nur Hidayat dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), membedah tuntas fitur dan manfaat aplikasi Sentuh Tanahku bagi masyarakat. Imam menjelaskan bahwa aplikasi ini telah dikembangkan sejak 2017 dan terus diperbarui agar makin relevan dengan kebutuhan publik.
“Sentuh Tanahku bertujuan memberikan akses masyarakat terhadap informasi dan layanan pertanahan secara digital,” ujar Imam. “Mulai dari pengecekan sertifikat, status berkas, hingga simulasi biaya pengurusan tanah, semuanya bisa diakses langsung tanpa harus datang ke kantor pertanahan.”
Semua Urusan Pertanahan dalam Genggaman
Melalui aplikasi ini, pengguna bisa melakukan cek sertifikat tanah secara online. Cukup dengan membuat akun dan melakukan verifikasi identitas menggunakan KTP dan pengenalan wajah, data akan dipadankan dengan database BPN. Setelah diverifikasi, semua sertifikat atas nama pemilik akan muncul dalam menu Sertifikatku.
Tidak hanya itu, fitur “Cek Bidang” juga memungkinkan masyarakat mengetahui lokasi dan bentuk bidang tanahnya di peta digital. Bahkan bagi pemilik sertifikat lama yang belum terpetakan, masyarakat bisa melakukan ploting manual untuk membantu proses digitalisasi peta pertanahan.
“Untuk sertifikat lama yang belum masuk sistem, pengguna bisa menggambar sendiri bidang tanahnya di aplikasi. Tapi tetap akan diverifikasi oleh petugas kantor pertanahan agar data sesuai kondisi lapangan,” jelas Imam.
Cek Berkas, Antri Online, dan Simulasi Biaya
Selain urusan sertifikat, masyarakat juga bisa melacak status berkas melalui menu Berkasku dan Cari Berkas. Fitur ini berguna untuk mengetahui posisi berkas yang sedang diproses, tanpa perlu bolak-balik ke kantor pertanahan.
Aplikasi Sentuh Tanahku juga punya fitur antrian online, yang kini diterapkan di hampir seluruh kantor pertanahan di Indonesia. Dengan fitur ini, masyarakat bisa memesan nomor antrian jauh-jauh hari, lengkap dengan notifikasi otomatis ketika giliran pelayanan sudah dekat.
“Kalau ambil antrian lewat aplikasi, kita bisa dapat notifikasi saat nomor antrian hampir dipanggil. Jadi enggak perlu menunggu lama di kantor pertanahan,” ujar Imam.
Bagi masyarakat yang ingin tahu biaya layanan pertanahan, tersedia menu Info Layanan. Fitur ini memuat daftar lebih dari 60 jenis layanan BPN, lengkap dengan persyaratan, tarif resmi, dan simulasi biaya otomatis. Cukup masukkan luas tanah dan jenis layanan, sistem akan menghitung estimasi biayanya.
Fitur Mitra Kerja dan Keamanan Sertifikat
Ingin cari PPAT, surveyor, atau penilai tanah resmi di daerah? Fitur Mitra Kerja di aplikasi Sentuh Tanahku bisa menampilkan daftar rekanan resmi BPN lengkap dengan alamat dan kontak. Semua mitra yang tampil di aplikasi telah diverifikasi oleh BPN, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tertipu.
Menariknya lagi, Sentuh Tanahku juga mendukung sistem sertifikat elektronik (e-sertifikat). Melalui fitur Bagikan Sertifikat Elektronik, pemilik bisa memberi akses sementara kepada calon pembeli untuk melihat sertifikat tanah mereka. Keamanan dokumen dijamin, karena file bersifat watermarked dan tidak bisa di-screenshot.
“Kalau kita bagikan sertifikat ke pihak lain, datanya aman karena sudah diberi watermark dan hanya bisa diakses lewat aplikasi,” kata Imam.
Cek Keaslian dan Lokasi Kantor Pertanahan
Satu lagi fitur unggulan adalah “Scan Barcode”, yang berfungsi untuk memastikan keaslian sertifikat elektronik. Dengan memindai QR code yang tertera pada salinan sertifikat, pengguna bisa langsung melihat versi digital resminya di aplikasi. Jika file muncul, maka sertifikat tersebut dijamin asli dan terdaftar di BPN.
Selain itu, ada juga menu “Kantor Pertanahan”, yang menampilkan daftar seluruh kantor BPN di Indonesia lengkap dengan alamat, status layanan, hingga informasi apakah kantor tersebut sudah mendukung sertifikat elektronik dan antrian online.
Tak heran, dengan fitur selengkap ini, rating aplikasi Sentuh Tanahku di Google Play Store kini mencapai 4,8 dari 5 bintang. Menurut Imam, peningkatan rating ini tak lepas dari respon cepat tim pengembang terhadap masukan dan kritik pengguna.
“Kami langsung menindaklanjuti setiap saran dari masyarakat. Hasilnya bisa dilihat dari peningkatan rating yang makin baik,” ujarnya.
Dengan berbagai inovasi digital ini, aplikasi Sentuh Tanahku membuktikan komitmen Kementerian ATR/BPN untuk menghadirkan layanan pertanahan yang transparan, mudah diakses, dan bebas calo.
Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi