BLITAR – Kini masyarakat tak perlu repot lagi datang ke kantor pertanahan untuk sekadar mengecek sertifikat atau mengurus legalitas tanah. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menghadirkan aplikasi Sentuh Tanahku, platform digital yang memungkinkan pengguna mengakses data pertanahan langsung dari ponsel.
Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa mengecek lokasi bidang tanah, status sertifikat, berkas, hingga daftar PPAT resmi di wilayahnya. Tidak hanya itu, Sentuh Tanahku juga menjadi pintu masuk untuk mengakses sertifikat tanah elektronik (SHM digital) yang kini mulai diberlakukan BPN secara nasional.
Tanda aplikasi sudah terverifikasi ditunjukkan dengan centang hijau bertuliskan “sudah verifikasi” di bagian atas dashboard. Setelah status itu aktif, pengguna dapat mengakses seluruh fitur aplikasi secara penuh, termasuk sertifikat digital dan layanan pertanahan lainnya.
Tampilan Dashboard: Ada 8 Fitur Utama
Dalam video review yang diunggah akun Tanah dan Bangunan (TNB), tampilan utama Sentuh Tanahku memiliki delapan fitur utama di dashboard:
Lokasi Bidang
Swaploting
Cari Berkas
Validasi Surat
Antrian Online
Loketku
Info Layanan
Mitra Kerja
Selain fitur utama itu, di menu tambahan juga terdapat opsi-opsi lain yang bisa diakses sesuai kebutuhan pengguna. “Tidak semua fitur harus kita pakai, sesuaikan saja dengan kebutuhan kita,” jelas narator dalam video berdurasi 22 menit itu.
Cek Lokasi Bidang Tanah dengan Sertifikat Elektronik
Fitur Lokasi Bidang memungkinkan pengguna melihat posisi tanah yang dimiliki secara akurat. Ada dua opsi pengecekan: sertifikat analog (fisik) dan sertifikat elektronik (digital).
Pengguna cukup memasukkan jenis hak, kantor pertanahan, dan nomor sertifikat. Setelah semua data terisi, peta interaktif langsung menampilkan bidang tanah lengkap dengan bentuk dan posisi di wilayah administrasi terkait.
“Fitur ini akurat banget, bahkan bidang sawah saya di pinggir jalan desa langsung muncul di peta,” ujar narator sambil menampilkan hasil pencarian di aplikasi.
Fitur Swaploting dan Validasi Surat
Fitur Swaploting berfungsi untuk memetakan bidang tanah yang belum atau sudah bersertifikat. Namun, untuk menggunakannya, pengguna wajib mengisi data lengkap seperti nama pemilik, alamat, email, dan nomor telepon.
Sedangkan Validasi Surat memungkinkan pengguna memeriksa keaslian sertifikat tanah dengan cara mengunggah dokumen atau memindai QR Code yang terdapat pada sertifikat. Jika QR Code valid, maka data tanah otomatis muncul di sistem BPN.
Namun dalam video review tersebut, narator mengaku fitur validasi belum bisa diakses karena contoh sertifikat yang digunakan gagal terdeteksi tanda tangan digital. “Mungkin nanti kalau sudah ada update sistem, fitur ini bisa berjalan dengan sempurna,” katanya.
Antrian Online dan Loketku: Mudah Urus ke BPN Tanpa Ribet
Untuk masyarakat yang ingin mengurus berkas ke kantor pertanahan, Sentuh Tanahku menyediakan menu Antrian Online dan Loketku. Melalui fitur ini, pengguna dapat mendaftar antrean dari rumah, mengisi nomor HP, dan menentukan waktu kunjungan ke BPN sesuai jadwal yang tersedia.
Fitur Loketku juga memudahkan proses login bagi pengguna yang sudah memiliki akun pelayanan BPN. Setelah masuk, masyarakat bisa mengunggah berkas dan memantau status pengurusan tanpa harus datang langsung ke kantor.
Info Layanan dan Mitra Kerja: Semua Ada di Satu Aplikasi
Menu Info Layanan merupakan salah satu fitur paling informatif di Sentuh Tanahku. Di dalamnya, pengguna dapat melihat seluruh jenis layanan pertanahan seperti pendaftaran hak milik, mutasi, peralihan hak jual beli, hak tanggungan, hingga penggantian sertifikat.
Setiap layanan disertai syarat administrasi, waktu penyelesaian, dan estimasi biaya. “Semuanya lengkap, tinggal dibaca sesuai kebutuhan,” ujar narator.
Sementara itu, di menu Mitra Kerja, pengguna bisa melihat daftar resmi PPAT, notaris, surveyor, dan penilai yang sudah terdaftar di sistem BPN. Data ini membantu masyarakat memilih mitra terpercaya saat melakukan pengurusan legalitas tanah.
“Nama-nama PPAT yang muncul di sini adalah yang sudah direkomendasikan BPN, jadi lebih aman,” tambahnya.
Tidak Semua Fitur Harus Dipakai
Narator juga mengingatkan bahwa tidak semua fitur Sentuh Tanahku wajib digunakan. Masyarakat bisa memilih sesuai kebutuhan, misalnya hanya untuk cek sertifikat digital atau mengecek lokasi bidang tanah.
“Aplikasi Sentuh Tanahku ini benar-benar membantu. Tapi gunakan sesuai kebutuhan saja agar lebih efisien,” tutupnya dalam video tersebut.
Dengan beragam fitur yang disediakan, Sentuh Tanahku kini menjadi tulang punggung digitalisasi layanan pertanahan di Indonesia. Aplikasi ini memudahkan akses publik terhadap data pertanahan sekaligus menekan potensi kecurangan dan pemalsuan dokumen.
Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi