BLITAR KAWENTAR - Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah dikenal sebagai salah satu surga wisata alam Indonesia yang menawarkan panorama luar biasa di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini secara administratif berada di wilayah Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, di antara Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Tak heran, wisata Dieng selalu jadi incaran wisatawan lokal maupun mancanegara setiap tahunnya.
Beragam destinasi di Dieng menawarkan pesona berbeda-beda—dari golden sunrise yang memesona, telaga berwarna-warni, hingga kompleks candi bersejarah. Berikut tujuh wisata alam Dieng paling populer yang wajib dikunjungi pada 2025.
1. Gunung Prau: Negeri di Atas Awan dengan Sunrise Terindah
Gunung Prau menjadi ikon wisata alam Dieng yang paling terkenal. Dari puncaknya, wisatawan bisa menikmati panorama Gunung Sindoro dan Sumbing yang megah. Tak hanya itu, Golden Sunrise Gunung Prau bahkan disebut sebagai yang terbaik di Asia Tenggara.
Fenomena cahaya keemasan yang muncul perlahan dari cakrawala, disertai kabut tipis yang menyingkap keindahan pegunungan, menjadikan momen ini begitu memikat. Bagi pendaki pemula, Gunung Prau juga sangat bersahabat karena jalurnya relatif mudah, terutama melalui rute Patak Banteng dan Dieng.
2. Bukit Sikunir: Spot Sunrise Legendaris di Sembungan
Bukit Sikunir yang terletak di Desa Sembungan—desa tertinggi di Pulau Jawa—menawarkan pemandangan matahari terbit yang menakjubkan. Di ketinggian 2.300 mdpl, pengunjung hanya perlu mendaki sekitar 30–45 menit melalui jalur yang sudah difasilitasi tangga batu.
Dari puncak, lautan awan yang bergulung seperti kapas menjadi pemandangan utama. Tak heran jika wisata Sikunir disebut sebagai salah satu spot sunrise terbaik di Dieng dan menjadi favorit para fotografer alam.
3. Telaga Warna: Keajaiban Alam yang Berubah Warna
Salah satu ikon wisata Dieng yang tak boleh dilewatkan adalah Telaga Warna. Danau ini memiliki fenomena unik: airnya bisa berubah warna—merah, kuning, hijau—karena kandungan sulfur tinggi yang memantulkan cahaya matahari.
Selain menikmati keindahan airnya, wisatawan bisa menyusuri jalur pejalan kaki di sekitar telaga atau mencoba wahana seperti flying fox. Kombinasi warna air dan lanskap hijau di sekitarnya menjadikan Telaga Warna sebagai spot foto favorit para wisatawan.
4. Bukit Pandang Ratapan Angin: Pemandangan Spektakuler Dua Telaga
Tak jauh dari Telaga Warna, terdapat Bukit Pandang Ratapan Angin atau yang dikenal sebagai “Bukit Ratapan Angin”. Dari puncak bukit ini, wisatawan dapat menikmati panorama dua telaga sekaligus—Telaga Warna dan Telaga Pengilon—dalam satu bidikan kamera.
Selain pemandangan alamnya yang memukau, bukit ini juga memiliki kisah legenda yang dipercaya masyarakat setempat, membuatnya semakin menarik untuk dikunjungi.
5. Kompleks Candi Arjuna: Warisan Budaya Mataram Kuno
Selain wisata alam, Dieng juga kaya akan peninggalan sejarah. Salah satunya adalah Kompleks Candi Arjuna, yang diperkirakan merupakan candi tertua di Pulau Jawa, dibangun pada abad ke-7 oleh Kerajaan Kalingga.
Kompleks ini terdiri dari beberapa candi seperti Arjuna, Srikandi, Puntadewa, dan Semar. Setiap tahun, kawasan ini juga menjadi lokasi pelaksanaan ritual cukur rambut gimbal, tradisi khas anak-anak asli Dieng yang sarat makna budaya.
6. Kawah Sikidang: Fenomena Alam yang Menakjubkan
Bagi pecinta wisata geologi, Kawah Sikidang menjadi destinasi wajib. Terletak di Desa Dieng Kulon, Banjarnegara, kawah ini merupakan sisa letusan gunung purba yang masih aktif.
Nama “Sikidang” berasal dari perilaku kawah yang unik—seperti kijang (kidang) yang melompat-lompat, karena letupan lumpur panasnya berpindah tempat secara acak. Wisatawan bisa melihat langsung gelembung lumpur panas dan kepulan asap belerang yang eksotis, tentu dengan tetap mematuhi rambu keselamatan di lokasi.
7. Telaga Dringo: Ranu Kumbolo-nya Dieng
Terakhir, ada Telaga Dringo yang dijuluki “Ranu Kumbolo Mini”. Berlokasi di Desa Pekasiran, Batur, telaga ini dikelilingi hutan pinus dan panorama hijau yang menenangkan.
Selain untuk berfoto, banyak wisatawan yang datang untuk camping atau memancing di sekitar danau. Suasananya yang tenang dan udara yang sejuk menjadikan Telaga Dringo tempat ideal untuk melepas penat dari hiruk pikuk kota.
Wisata Dieng, Kombinasi Alam dan Budaya yang Tak Lekang Waktu
Dari sunrise yang menawan hingga jejak sejarah kuno, wisata Dieng menawarkan pengalaman lengkap bagi pecinta alam dan budaya. Tak heran jika kawasan ini terus menjadi magnet wisatawan setiap tahunnya.
Untuk menikmati semua keindahan ini, wisatawan disarankan datang saat musim kemarau agar cuaca cerah dan pemandangan lebih maksimal. Jadi, sudah siap menjelajahi pesona alam Dieng di 2025? (*)