BLITAR – Layanan plot bidang tanah online kini semakin banyak diminati masyarakat yang ingin memetakan bidang tanahnya secara mandiri. Melalui aplikasi Sentuh Tanahku, Kementerian ATR/BPN menghadirkan fitur Plot Bidang yang memungkinkan pengguna memplotting bidang tanah langsung dari ponsel. Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat digitalisasi data pertanahan sekaligus mempermudah proses administrasi bagi masyarakat.
Pada tiga paragraf awal, aplikasi Sentuh Tanahku kembali digarisbawahi sebagai layanan resmi yang mendukung proses plot bidang tanah online. Melalui fitur Plot Bidang, pemilik tanah dapat menggambar letak bidang yang belum terpetakan, lalu mengirimkannya untuk diverifikasi oleh petugas ATR/BPN. Sistem digital ini dinilai efisien karena mengurangi kunjungan langsung ke kantor pertanahan dan mempercepat validasi awal letak tanah.
Fitur Plot Bidang di Sentuh Tanahku
Dalam video penjelasan resmi, fitur Plot Bidang dijelaskan sebagai sarana bagi masyarakat yang ingin memastikan bidang tanah mereka tercatat dengan benar. Fitur ini ditujukan khusus untuk bidang tanah yang belum terpetakan. Setelah pengguna menggambar plot awal, berkas akan masuk ke tahap verifikasi oleh petugas ATR/BPN untuk memastikan apakah posisi tanah yang dipetakan sudah sesuai.
Proses verifikasi ini sangat penting karena menentukan akurasi peta bidang yang nantinya akan digunakan dalam proses sertifikasi dan administrasi pertanahan lainnya. Dengan kata lain, meskipun pengguna melakukan plotting secara mandiri, hasil akhir tetap harus melalui pengecekan profesional untuk memastikan kevalidan datanya.
Cara Menggunakan Menu Plot Bidang
Untuk menggunakan fitur ini, langkah pertama adalah membuka aplikasi Sentuh Tanahku kemudian memilih menu Plot Bidang. Setelah masuk ke halaman utama fitur, pengguna diminta mengisi data dasar berupa Kantor Pertanahan, desa atau kelurahan, jenis hak, serta nomor sertifikat. Pengisian data ini wajib dilakukan agar sistem mengetahui lokasi administratif bidang tanah yang akan diplot.
Jika semua data sudah terisi, pengguna dapat melanjutkan dengan mengklik ikon Floating yang menjadi langkah awal proses plotting. Pada tahap ini, aplikasi akan menampilkan peta digital yang memungkinkan pengguna menggambar lokasi bidang tanah sesuai letak sebenarnya.
Menggambar Plot Bidang Tanah di Peta Digital
Dalam video tutorial, dijelaskan bahwa proses plotting dilakukan dengan memastikan posisi bidang tanah yang ingin digambar sudah sesuai. Pengguna kemudian dapat menekan tombol biru dan menyeret minimal tiga titik untuk membentuk garis batas bidang tanah. Titik-titik ini akan menjadi kerangka dasar peta bidang yang nantinya dikirim untuk diverifikasi oleh pihak ATR/BPN.
Kemampuan menggambar langsung di peta membuat proses plot bidang tanah online menjadi sangat praktis, terutama bagi masyarakat yang berada jauh dari kantor pertanahan. Selama pengguna mengetahui lokasi tanahnya di lapangan, plotting dapat dilakukan secara presisi melalui peta digital.
Mengunggah Foto Sertifikat Tanah
Setelah proses plotting selesai, langkah berikutnya adalah mengunggah foto sertifikat tanah. Pada tahap ini, terdapat imbauan penting agar foto yang diunggah harus jelas, tidak buram, dan berwarna. Kualitas foto sangat mempengaruhi proses verifikasi, karena petugas ATR/BPN harus menyesuaikan antara data pada sertifikat dengan hasil plotting yang digambar.
Jika foto sudah sesuai, pengguna dapat memilih tombol “Pakái Foto Ini” untuk melanjutkan. Setelah seluruh data terisi lengkap, pengguna dapat menekan tombol Kirim Berkas. Jika proses unggah berhasil, aplikasi akan menampilkan notifikasi bahwa berkas telah tersampaikan dan siap masuk ke tahap verifikasi.
Manfaat Layanan Plot Bidang Tanah Secara Digital
Fitur ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, terutama dalam hal efisiensi waktu dan kemudahan akses. Proses yang sebelumnya memerlukan kunjungan ke kantor pertanahan kini bisa dilakukan dari rumah. Selain itu, plotting secara mandiri menjadi langkah awal yang penting sebelum petugas ATR/BPN melakukan verifikasi di lapangan.
Dengan adanya fitur Plot Bidang dalam aplikasi Sentuh Tanahku, pemerintah berharap kesadaran masyarakat mengenai data pertanahan semakin meningkat. Layanan digital seperti ini dinilai dapat mengurangi antrean di kantor, mempercepat proses sertifikasi, dan meminimalkan risiko kesalahan letak bidang.
Dalam penutup tutorial, ATR/BPN kembali menegaskan bahwa layanan berbasis aplikasi merupakan bagian dari komitmen mereka dalam memberikan pelayanan profesional dan terpercaya. Masyarakat diimbau memanfaatkan fitur Plot Bidang sebagai salah satu langkah awal pengelolaan tanah yang lebih tertib dan akurat. (*)