BLITAR-Kabar mengenai rapel pensiun 2025 kembali mengguncang grup WhatsApp keluarga dan komunitas pensiunan. Sejak siang, pesan berantai yang menyebut jadwal cair rapel pensiun 2025 dari TASPEN beredar luas. Narasi dalam video viral menyebut bahwa rapel dan kenaikan gaji pensiun ASN, TNI, dan Polri telah resmi diumumkan, bahkan diklaim sudah memiliki jadwal pencairan bertahap mulai pertengahan bulan. Informasi itu semakin ramai setelah banyak pensiunan disebut mengecek Taspen Mobile dan ATM untuk memastikan perubahan saldo.
Namun, di tengah derasnya kabar viral tersebut, TASPEN Kediri memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan informasi yang beredar.
TASPEN Tegaskan Belum Ada Keputusan Pemerintah
TASPEN menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan Pemerintah terkait kenaikan pensiun maupun pencairan rapel pensiun 2025. Klarifikasi ini disampaikan pada 17 November 2025 sebagai respons atas maraknya informasi yang dinilai tidak akurat dan berpotensi menimbulkan salah persepsi.
Menurut TASPEN, seluruh kebijakan mengenai kenaikan pensiun merupakan kewenangan Pemerintah pusat dan hanya dapat dipastikan melalui pengumuman resmi. Karena itu, klaim dalam video viral yang menyebut jadwal pencairan hingga estimasi nominal rapel dinyatakan tidak benar.
Mengacu Pada Regulasi, Penyesuaian Belum Ditetapkan
Mengacu pada PP Nomor 8 Tahun 2024 tentang Penetapan Pensiun Pokok PNS dan janda/dudanya, penyesuaian nilai pensiun memang seharusnya berlaku sejak 1 Januari 2024. Namun hingga pertengahan November 2025, TASPEN memastikan tidak ada regulasi baru mengenai:
- Kenaikan pensiun pokok PNS
- Pensiun purnawirawan TNI
- Pensiun purnawirawan Polri
- Tunjangan kehormatan
- Tunjangan perintis kemerdekaan
- Manfaat janda, warakawuri, atau duda
Termasuk, belum ada instruksi mengenai pembayaran rapel pensiun. Dengan demikian, seluruh informasi yang mengklaim sudah ada jadwal pencairan batch, nominal tertinggi, atau mekanisme baru dipastikan tidak sesuai fakta.
Prinsip 5T dan Imbauan Waspada Informasi Hoaks
TASPEN juga kembali menegaskan komitmennya memberikan layanan berbasis prinsip 5T: Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat. Prinsip ini digunakan untuk memastikan seluruh proses pensiun berjalan akurat dan tidak merugikan peserta.
Perusahaan mengimbau para pensiunan agar tidak mudah percaya pesan viral, terutama yang meminta data pribadi, kode OTP, atau menjanjikan percepatan pencairan. Informasi valid hanya bisa diperoleh melalui:
Call Center 1500 919, media sosial resmi TASPEN, serta situs resmi taspen.co.id.
Kesimpulan
Di tengah ramainya kabar viral mengenai rapel pensiun 2025, TASPEN Kediri menegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada keputusan Pemerintah mengenai kenaikan pensiun maupun pencairan rapelan. Masyarakat diminta tetap tenang dan hanya mengacu pada informasi resmi.
Editor : Ichaa Melinda Putri