BLITAR - Penantian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di sejumlah daerah, khususnya yang menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri, kembali menemui jalan buntu. Hasil pengecekan saldo terbaru yang dilakukan pada 24 November 2025 pagi di ATM Link di wilayah Ciamis, Jawa Barat, menunjukkan bahwa KKS untuk BPNT Tahap 4 masih kosong alias 'nol saldo'.
Pengecekan ini menjadi penting karena dilakukan di tengah maraknya kabar pencairan bantuan lain, terutama Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) yang sudah mulai disalurkan melalui PT Pos Indonesia sejak akhir pekan lalu. Kontrasnya, dana BPNT Tahap 4 justru belum menunjukkan tanda-tanda transfer.
KKS Mandiri BPNT Murni Masih Nihil Saldo
Pengecekan dilakukan pada dua kartu KKS Bank Mandiri terbitan tahun 2021, dengan kedua KPM tersebut merupakan penerima BPNT Murni. Hasilnya:
Baca Juga: KPK Pamerkan Rp300 M Uang Rampasan, Bongkar Besarnya Skandal dalam Kasus Investasi Fiktif PT Taspen
KKS 1 (BPNT Murni): KPM ini sebelumnya telah menerima dana BLT Kesra (kemungkinan via KKS), namun saldo BPNT Tahap 4 masih terpantau nol.
KKS 2 (BPNT Murni): KPM ini adalah kebalikan dari kartu pertama, di mana dana BPNT-nya (tahap sebelumnya) sudah cair, namun dana BLT Kesra-nya justru belum cair dan saldo masih kosong.
Hasil pengecekan ini mengonfirmasi kekhawatiran banyak KPM bahwa pencairan BPNT, terutama untuk tahap 4 (Oktober-Desember) yang ditunggu-tunggu, masih tertunda. Meskipun KKS Mandiri BPNT Tahap 4 Zong, KPM tetap diimbau untuk bersabar.
Pencairan BLT Kesra: KKS vs PT Pos
Hasil pengecekan ini juga menyoroti perbedaan mekanisme dan jadwal pencairan antara BPNT dan BLT Kesra:
Pencairan Melalui KKS:
Terdapat kasus di mana BLT Kesra sudah masuk ke KKS Bank Mandiri (seperti pada KKS pertama). Ini menunjukkan adanya gelombang pencairan BLT Kesra melalui skema perbankan, namun penerimaannya tidak serentak, terbukti dari KKS kedua yang BLT Kesranya masih kosong.
Pencairan Melalui PT Pos:
Sementara itu, pencairan BLT Kesra melalui kantor pos (PT Pos Indonesia) sudah dikonfirmasi mulai disalurkan secara tunai sejak hari Jumat, 22 November 2025. Metode ini ditujukan bagi KPM yang belum terjangkau atau memiliki kendala pencairan melalui KKS.
Perbedaan jadwal ini seringkali membingungkan KPM, namun ini adalah konsekuensi dari sistem penyaluran bansos yang memiliki banyak pintu: KKS bank penyalur (Mandiri, BRI, BNI, BSI) dan PT Pos Indonesia.
Baca Juga: Pangkalan Gas Melon di Srengat Keluhkan Kekurangan Stok, Ini Penyebabnya
Harapan pada Dana BPNT Susulan dan BLT Kesra
Banyak KPM yang menaruh harapan besar pada pencairan susulan. Istilah "susulan" merujuk pada gelombang pencairan berikutnya yang akan dilakukan oleh Kementerian Sosial. KPM BPNT Murni terbitan 2021 di Ciamis berharap agar dana BPNT Tahap 4 segera menyusul masuk ke KKS Bank Mandiri mereka.
KPM diimbau untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan atau melakukan penarikan dana tanpa adanya kepastian. Selalu cek informasi saldo melalui ATM Link atau e-channel bank penyalur secara berkala.
Meskipun KKS Mandiri BPNT Tahap 4 Zong saat ini, KPM tetap harus memantau status di SIKS-NG mereka. Jika status bantuan masih aktif dan tidak tereksklude, maka dana bantuan akan disalurkan, hanya tinggal menunggu terbitnya Surat Perintah Membayar (SPM) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Internet Rakyat: Cara Cek Rumah Sudah Terjangkau atau Belum, Banyak Warga Belum Tahu Metode Resminya
KPM di Jawa Barat dan wilayah lain diharapkan untuk bersabar dan mencari informasi jadwal pencairan BLT Kesra melalui PT Pos setempat, sementara menantikan kabar baik mengenai BPNT Tahap 4.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.