Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Program Magang Nasional Dibuka: 15.876 Pendaftar Berebut Kursi, Fresh Graduate Dapat Gaji UMP!

Rendra Febrian Permana • Rabu, 26 November 2025 | 17:35 WIB
Program Magang Nasional Dibuka: 15.876 Pendaftar Berebut Kursi, Fresh Graduate Dapat Gaji UMP!
Program Magang Nasional Dibuka: 15.876 Pendaftar Berebut Kursi, Fresh Graduate Dapat Gaji UMP!

BLITAR – Pemerintah resmi membuka program magang nasional gelombang pertama yang menjadi salah satu agenda besar dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan baru. Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus memberikan pengalaman langsung bagi para fresh graduate sebelum terjun ke industri. Antusiasme tinggi terlihat sejak pendaftaran dibuka, dengan ribuan perusahaan dan puluhan ribu pencari kerja yang ikut berpartisipasi.

Pada pembukaan program magang nasional, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (BPPK) menyampaikan bahwa minat masyarakat sangat besar. Tercatat sebanyak 1.668 perusahaan telah mendaftar dan mengusulkan 26.181 posisi magang yang bisa diisi peserta. Selain itu, total pendaftar mencapai 15.876 orang hingga penutupan pada 19 Oktober lalu, menandakan tingginya kebutuhan anak muda akan pengalaman kerja nyata.

Tujuan Program: Perkuat Kompetensi dan Daya Saing Lulusan Baru

Menteri Ketenagakerjaan Yasirli menegaskan bahwa program magang nasional bertujuan memberikan pengalaman kerja, exposure terhadap dunia industri, serta meningkatkan kompetensi generasi muda. Ia menjelaskan bahwa perusahaan wajib menyediakan mentor agar peserta mendapatkan pendampingan intensif selama masa magang.

“Kami sudah menyiapkan aplikasi monitoring dan evaluasi untuk memastikan kegiatan peserta tercatat setiap hari. Mentor juga akan memberikan penilaian berkala terhadap kompetensi yang ingin dicapai,” ujar Yasirli.

Ia menambahkan, para peserta magang yang menjalani kegiatan selama enam bulan berpeluang besar direkrut menjadi karyawan tetap. Interaksi intens selama program menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menilai kecocokan dan kinerja peserta.

Fresh Graduate Dapat Gaji UMP Mulai Oktober 2025

Salah satu hal yang paling menarik perhatian generasi muda adalah peluncuran program magang bergaji khusus untuk fresh graduate. Pemerintah menetapkan bahwa peserta akan menerima upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP), ditambah biaya transportasi yang disesuaikan dengan wilayah.

Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari para lulusan baru. Banyak yang mengaku lebih tertarik mengikuti magang bergaji karena bisa mendapatkan pengalaman nyata sekaligus kompensasi yang layak. “Magang berbayar itu lumayan. Transport dan makan sudah tercukupi, dan kita dapat pengalaman kerja,” ujar salah satu responden.

Platform Pendaftaran Dibuka 15 Oktober 2025

Pemerintah mengumumkan bahwa pendaftaran program magang nasional dapat diakses melalui platform Siap Kerja mulai 15 Oktober 2025. Peserta yang boleh mendaftar adalah lulusan maksimal satu tahun setelah kelulusan, baik dari jenjang D3 maupun S1.

Program ini berlangsung selama enam bulan dengan kuota nasional mencapai 20.000 peserta. Mereka akan ditempatkan di berbagai perusahaan BUMN maupun swasta yang telah lolos verifikasi dan memenuhi syarat penyelenggara magang.

Dukungan Anggaran Rp198 Miliar

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp198 miliar untuk memastikan program berjalan efektif sepanjang 2025. Anggaran tersebut digunakan untuk pembayaran upah, biaya operasional, serta pengembangan sistem monitoring berkelanjutan.

Indonesia tercatat memiliki 7,28 juta pengangguran, dengan setengahnya berasal dari kelompok pencari kerja generasi Z. Pemerintah berharap program magang berbayar ini menjadi solusi konkret untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja muda di sektor industri.

Respons Positif Generasi Muda: “Magang Itu Penting”

Respons peserta terhadap program magang nasional sangat positif. Banyak di antara mereka menyadari bahwa pengalaman kerja adalah modal utama untuk bersaing di pasar kerja yang semakin ketat. “Untuk pengalaman pertama, saya lebih memilih magang. Sudah digaji, sudah dapat transportasi, dan bisa belajar banyak hal,” ujar seorang lulusan baru.

Selain kompetensi teknis, perusahaan kini mencari talenta yang memiliki multi-skill. Menteri Ketenagakerjaan menegaskan bahwa era sekarang tidak cukup hanya menguasai satu kemampuan. Lulusan matematika misalnya, dituntut mampu memahami dasar IT atau bidang pendukung lainnya.

Harapan Pemerintah: Generasi Muda Lebih Siap Kerja

Melalui program magang nasional, pemerintah berharap tercipta generasi muda yang adaptif, produktif, dan berdaya saing tinggi. Program ini juga menjadi bagian penting dari agenda nasional untuk mendorong percepatan peningkatan kualitas SDM Indonesia.

“Program ini adalah upaya kami mencetak talenta muda yang siap kerja dan mampu menjawab tantangan industri. Kami optimistis program ini memberi dampak besar bagi masa depan generasi muda,” ujar Yasirli.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#fresh graduate #program magang nasional #lowongan magang #kemnaker #gaji ump