Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Begini Cara Pakai Fitur Plot Bidang di Aplikasi Sentuh Tanahku, Wajib Tahu sebelum Upload Sertifikat Tanah

Anggi Septiani • Jumat, 28 November 2025 | 23:50 WIB
Begini Cara Pakai Fitur Plot Bidang di Aplikasi Sentuh Tanahku, Wajib Tahu sebelum Upload Sertifikat Tanah
Begini Cara Pakai Fitur Plot Bidang di Aplikasi Sentuh Tanahku, Wajib Tahu sebelum Upload Sertifikat Tanah

BLITAR – Fitur Plot Bidang di Aplikasi Sentuh Tanahku kini semakin banyak digunakan masyarakat untuk memetakan bidang tanah yang belum tercatat dalam peta digital BPN. Melalui layanan ini, pengguna dapat menggambar batas tanah secara mandiri langsung dari ponsel. Dalam video panduan terbaru, Kementerian ATR/BPN menjelaskan tahap demi tahap penggunaan fitur tersebut, sehingga masyarakat yang belum familiar dapat mengikuti prosesnya dengan lebih mudah. Kehadiran fitur Plot Bidang di Aplikasi Sentuh Tanahku juga menjadi bagian dari digitalisasi pertanahan yang terus dikembangkan pemerintah agar layanan semakin cepat dan transparan.

Pada dasarnya, fitur Plot Bidang pada Aplikasi Sentuh Tanahku memungkinkan pengguna menandai letak tanah mereka di peta digital sebelum diverifikasi petugas ATR/BPN. Hal ini ditujukan agar data awal yang diunggah masyarakat dapat dicek kesesuaiannya, baik dari sisi koordinat maupun kesesuaian sertifikat. Melalui penjelasan dalam video, pengguna diajak mengikuti langkah-langkah sederhana mulai dari memilih kantor pertanahan, menentukan desa atau kelurahan, hingga memasukkan nomor sertifikat tanah yang dimiliki.

Langkah penggunaan fitur Plot Bidang diawali dengan membuka menu Plot Bidang di halaman utama aplikasi. Setelah itu, pengguna perlu memilih Kantor Pertanahan yang menangani wilayah tempat tanah tersebut berada. Pemilihan kantor ini penting karena setiap wilayah memiliki basis data tersendiri yang digunakan untuk memverifikasi informasi.

Setelah kantor terpilih, pengguna diminta memilih desa atau kelurahan tempat bidang tanah berada. Kemudian, pengguna mengisi jenis hak seperti Hak Milik, HGB, atau HGU, sesuai keterangan pada sertifikat. Formulir terakhir yang harus diisi sebelum menggambar lokasi adalah nomor sertifikat, yang menjadi identitas utama bidang tanah dalam sistem BPN.

Jika seluruh data sudah diisi, pengguna bisa langsung menekan ikon Floating untuk mulai memplot bidang tanah. Pada tahap ini, aplikasi menampilkan peta yang dapat diperbesar untuk memastikan letak tanah sesuai kondisi sebenarnya. Narator dalam video menyarankan pengguna memperhatikan detail lokasi agar titik koordinat tidak melenceng.

Pengguna kemudian diminta menekan tombol biru pada layar dan menyeretnya untuk menggambar batas tanah. Minimal, pengguna harus membuat tiga titik agar sistem bisa membentuk satu bidang poligon. Jika batas tanah memiliki bentuk tertentu, pengguna dapat menambah titik sebanyak yang diperlukan agar gambarnya akurat.

Dalam proses ini, aplikasi memberikan kebebasan penuh kepada pemilik tanah untuk menggambar sesuai peta. Setelah garis batas selesai dibentuk, sistem menampilkan pratinjau hasil plot. Jika dirasa sudah tepat, pengguna dapat lanjut ke tahap berikutnya. Jika belum, garis dapat dihapus dan digambar ulang hingga benar-benar sesuai.

Tahap berikutnya adalah mengunggah foto sertifikat tanah. Fitur ini wajib digunakan agar petugas BPN dapat mencocokkan nomor, nama pemilik, dan jenis hak. Dalam video, pengguna diingatkan untuk memastikan foto sertifikat harus jelas, tidak buram, dan berwarna, karena kualitas foto akan memengaruhi akurasi pengecekan berkas.

Pengguna cukup memotret sertifikat langsung melalui aplikasi, lalu menekan tombol Pakai Foto. Jika foto kurang jelas, pengguna bisa memotret ulang sebelum mengirim berkas.

Setelah seluruh data terisi dan gambar bidang tanah selesai, pengguna bisa langsung menekan tombol Kirim Berkas. Sistem akan menampilkan notifikasi Upload Berhasil sebagai tanda bahwa data telah diterima. Selanjutnya, berkas tersebut akan masuk ke tahap verifikasi petugas ATR/BPN, yang akan mengecek kecocokan posisi bidang tanah serta bukti sertifikat.

Verifikasi ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa data yang dikirim masyarakat sesuai dengan kondisi lapangan. Jika terdapat ketidaksesuaian, petugas dapat menghubungi pemilik tanah atau meminta perbaikan data.

Fitur Plot Bidang di Aplikasi Sentuh Tanahku merupakan bagian dari upaya pemerintah memodernisasi layanan pertanahan agar lebih cepat, akurat, dan minim tatap muka. Layanan ini juga membantu mempercepat proses pemetaan tanah masyarakat yang selama ini banyak belum memiliki representasi digital. Di akhir video, narator menutup dengan pesan bahwa ATR/BPN berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional, terpercaya, dan mudah diakses masyarakat.

Editor : Anggi Septiani
#Plot Bidang Tanah #aplikasi Sentuh Tanahku #sertifikat tanah #Digitalisasi Pertanahan #BPN