BLITAR KAWENTAR – Sebuah kabar mengejutkan beredar luas di media sosial mengklaim bahwa PT Taspen telah resmi mengesahkan kenaikan gaji pensiunan PNS untuk tahun 2025 dan sudah disetujui langsung oleh Menteri Keuangan. Tangkapan layar artikel viral yang menyebutkan kenaikan gaji besar-besaran tersebut langsung menyulut harapan baru bagi jutaan penerima pensiun di tanah air. Informasi ini membuat para pensiunan PNS, TNI, dan Polri di seluruh Indonesia menantikan kepastian apakah benar kenaikan gaji pensiun akan segera direalisasikan di awal tahun 2025.
TASPEN Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi
Menanggapi ramainya kabar viral tersebut, PT TASPEN Kediri melalui pernyataan resmi tertanggal 17 November 2025 memberikan klarifikasi tegas. TASPEN menekankan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan pemerintah mengenai penetapan, penyesuaian, maupun kenaikan pensiun pokok bagi para pensiunan PNS, Purnawirawan TNI dan Polri, serta penerima berbagai jenis tunjangan negara lainnya.
Penegasan ini disampaikan sebagai respons atas beredarnya informasi yang dinilai tidak akurat dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. TASPEN menilai penting memberikan klarifikasi agar para pensiunan dan keluarganya tidak terpengaruh oleh kabar yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Pihak perusahaan mengingatkan bahwa seluruh keputusan terkait kebijakan pensiun merupakan kewenangan pemerintah dan akan diumumkan secara resmi apabila telah ditetapkan.
Baca Juga: Isu Kenaikan Gaji PNS Viral, TASPEN Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi Pemerintah
Kenaikan 12 Persen Sudah Berlaku Sejak 2024
Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024 tentang Penetapan Pensiun Pokok PNS dan janda atau dudanya, kenaikan pensiun pokok sebesar 12 persen telah berlaku sejak 1 Januari 2024. Namun, TASPEN menegaskan bahwa sampai pertengahan November 2025 tidak terdapat keputusan baru dari pemerintah terkait kenaikan pensiun pokok PNS, pensiun Purnawirawan TNI, pensiun Purnawirawan Polri, serta berbagai jenis tunjangan negara lainnya untuk tahun 2025.
TASPEN juga mengonfirmasi bahwa belum ada instruksi resmi dari pemerintah mengenai pembayaran rapel gaji pensiunan atau kenaikan baru untuk 2025. Dengan demikian, informasi mengenai pengesahan kenaikan gaji pensiunan oleh Taspen dan Menkeu yang beredar di media sosial dipastikan tidak benar. TASPEN menjelaskan bahwa besaran penyesuaian sangat bergantung pada faktor seperti golongan, masa kerja, dan aturan yang berlaku.
Komitmen Pelayanan Prima Prinsip 5T
TASPEN menggarisbawahi komitmennya untuk selalu memberikan layanan prima bagi seluruh peserta melalui penerapan prinsip 5T, yaitu Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat. Kelima prinsip tersebut menjadi pedoman utama dalam memastikan seluruh proses layanan berlangsung akurat dan bertanggung jawab.
TASPEN mengimbau masyarakat, khususnya para pensiunan dan keluarganya, agar tetap berhati-hati terhadap beragam informasi yang beredar di media sosial. Informasi terkait pencairan gaji pensiun, kenaikan tunjangan, maupun kebijakan lainnya hanya dapat dipastikan kebenarannya melalui kanal resmi.
Untuk memperoleh informasi yang valid dan terbaru, masyarakat dianjurkan menghubungi Call Center TASPEN di 1500 919, mengakses situs resmi www.taspen.co.id, atau mengikuti akun media sosial resmi TASPEN. Dengan klarifikasi ini, TASPEN berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya pada tangkapan layar atau kabar viral yang belum terverifikasi, sambil menunggu pemberitahuan resmi dari pemerintah. (*)
Editor : Rahma Nur Anisa