BLITAR KAWENTAR - Kabar besar datang dari kubu Persebaya Surabaya. Tim berjulukan Bajul Ijo ini dikaitkan dengan rencana merekrut Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru mereka. Rumor ini mencuat setelah hasil imbang Persebaya di laga tunda pekan keempat tadi malam yang kembali membuat media sosial ramai dengan tuntutan hadirnya pelatih grade A di Kota Pahlawan.
Nama Shin Tae-yong langsung menjadi sorotan utama di kalangan Bonek dan Bonita, sebutan bagi pendukung fanatik Persebaya Surabaya. Pasalnya, pelatih berpaspor Korea Selatan ini memiliki rekam jejak gemilang, mulai dari membawa Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 hingga menorehkan sejumlah prestasi menawan bersama Timnas Indonesia. CV yang luar biasa ini membuat nama Shin Tae-yong tampak sebagai opsi ideal untuk membangkitkan Persebaya dalam waktu dekat.
Tren Hasil Buruk Persebaya Bikin Gelisah
Wajar saja jika suporter Persebaya sangat berharap pelatih baru segera tiba. Meskipun Persebaya belum tersentuh kekalahan dalam enam laga terakhir, namun catatan mereka sangat miris. Bajul Ijo hanya mampu meraih dua kemenangan saja, sisanya empat hasil imbang dalam rentang enam pertandingan tersebut.
Tren hasil yang stagnan ini jelas membuat kekecewaan terlihat di wajah para pendukung setia Persebaya Surabaya. Padahal dengan kualitas skuad yang dimiliki, target bersaing di papan atas klasemen seharusnya bukan hal yang mustahil. Namun tanpa arahan pelatih yang mumpuni, potensi maksimal tim sulit untuk dimaksimalkan.
Uston Nawawi Belum Mampu Ubah Nasib
Kondisi ini tidak lepas dari keputusan manajemen Persebaya yang sebelumnya memecat Eduardo Perez dari kursi pelatih kepala. Saat ini, tim diasuh oleh pelatih sementara Uston Nawawi yang ditunjuk sebagai solusi jangka pendek. Namun hasilnya masih jauh dari memuaskan.
Di bawah asuhan Uston Nawawi, Persebaya Surabaya hanya mampu meraih dua hasil imbang tanpa sekalipun mencicipi kemenangan. Meski Uston adalah sosok yang paham betul karakter internal tim, namun pengalaman dan kapasitas taktisnya tampaknya belum cukup untuk membawa Persebaya keluar dari jeratan hasil-hasil mengecewakan.
Baca Juga: Wamen Ossy Tekankan Empat Poin Strategis Penanganan Tindak Pidana Pertanahan
Situasi inilah yang membuat manajemen Persebaya mulai serius mencari pelatih baru berkualitas tinggi menjelang pekan ke-15 Liga 1. Dan nama Shin Tae-yong muncul sebagai kandidat utama yang paling realistis sekaligus paling ambisius.
Gaji Rp 15 Miliar Jadi Batu Sandungan
Meski nama Shin Tae-yong sangat menarik di atas kertas, namun ada satu kendala besar yang harus dihadapi Persebaya: soal gaji. Pelatih berusia 55 tahun ini dikabarkan meminta bayaran yang cukup fantastis, yakni mencapai Rp 15 miliar lebih dalam kontrak satu tahun.
Angka tersebut tentu bukan nominal yang kecil, bahkan untuk standar klub besar seperti Persebaya Surabaya. Hal inilah yang membuat kabar rekrutmen Shin Tae-yong masih sebatas rumor belaka dan belum ada konfirmasi resmi dari pihak manajemen klub.
Baca Juga: Manfaat Antrian Online Sentuh Tanahku, Layanan Pertanahan di Semarang Makin Efisien
Namun bukan tidak mungkin Persebaya berani menggelontorkan dana besar tersebut demi misi bersaing di papan atas klasemen Liga 1. Dengan persaingan yang semakin ketat dan tuntutan suporter yang terus meninggi, kehadiran pelatih sekaliber Shin Tae-yong bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.
Shin Tae-yong, Opsi Ideal untuk Persebaya?
Secara curriculum vitae, Shin Tae-yong jelas tidak perlu diragukan lagi. Pelatih kelahiran 1970 ini memiliki segudang pengalaman di level internasional. Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, dirinya berhasil memimpin Timnas Korea Selatan mengalahkan juara bertahan Jerman dengan skor 2-0, sebuah prestasi yang sangat membanggakan.
Kemudian bersama Timnas Indonesia, Shin Tae-yong juga menorehkan sejumlah pencapaian bersejarah yang membuat namanya semakin disegani di kawasan Asia Tenggara. Pengalaman, kapasitas taktis, dan kemampuan membangun mental juara membuat sosok Shin Tae-yong tampak sebagai sosok yang tepat untuk Persebaya Surabaya saat ini.
Jika benar Persebaya berhasil merekrut Shin Tae-yong, maka harapan untuk bangkit dan kembali bersaing di papan atas klasemen akan semakin terbuka lebar. Tinggal menunggu keputusan final dari manajemen: apakah berani berinvestasi besar atau tetap bermain aman dengan opsi pelatih yang lebih terjangkau.
Yang pasti, Bonek dan Bonita sudah tidak sabar menunggu kabar kepastian pelatih baru. Mereka ingin melihat Persebaya Surabaya kembali bermain dengan penuh percaya diri dan meraih kemenangan demi kemenangan di Liga 1. (*)