Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bonek Gundah! Persebaya Surabaya Belum Umumkan Pelatih Baru, Park Hang-seo dan Shin Tae-yong Jadi Kandidat Kuat

Rahma Nur Anisa • Selasa, 9 Desember 2025 | 20:30 WIB

Bonek gundah! Persebaya Surabaya belum umumkan pelatih baru.
Bonek gundah! Persebaya Surabaya belum umumkan pelatih baru.

BLITAR KAWENTAR - Manajemen Persebaya Surabaya sepertinya berhasil membuat sport jantung para Bonek maupun Bonita. Hingga kini belum ada kabar resmi terkait pelatih kepala Green Force setelah mendepak Eduardo Perez bulan lalu. Manajemen hanya memberikan kepercayaan kepada Uston Nawawi sebagai caretaker dibantu Siming Changyu untuk menangani tim sementara waktu.

Hasilnya memang lumayan karena Persebaya Surabaya belum terkalahkan dalam dua laga sejak dipimpin Uston Nawawi. Green Force mendulang dua hasil imbang saat menghadapi Bhayangkara FC dan PSM Makassar. Namun Bonek tetap saja gundah dan mulai tidak sabar menunggu siapa pelatih kepala selanjutnya yang akan membawa Persebaya Surabaya bersaing di papan atas klasemen.

Mereka berharap penunjukan pelatih baru segera terealisasi. Bukan saja karena ingin mengetahui visi dan misi pelatih anyar, tapi juga berusaha mencegah Persebaya menerima sanksi akibat ketidakjelasan posisi pelatih kepala dalam waktu yang terlalu lama.

Baca Juga: Pemkot Blitar Siap Gelar Gebyar Pajak dan Undian PBB-P2 2025, Ini Sejumlah Hadiahnya

Bernardo Tavares Gagal, Muncul Nama Park Hang-seo

Bonek terus mengikuti perkembangan pencarian pelatih baru dengan antusias tinggi. Mulai dari Bernardo Tavares yang akhirnya gagal merapat ke Surabaya, hingga sejumlah pelatih lain yang dikaitkan seperti Eduardo Almeida, termasuk rumor Shin Tae-yong yang bakal bergabung dengan Persebaya Surabaya.

Selain Shin Tae-yong, kini kabar beredar bahwa Persebaya dapat menggunakan jasa pelatih asal Korea Selatan lainnya. Sosok pelatih yang dimaksud adalah Park Hang-seo, kompatriot STY yang memiliki rekam jejak gemilang di Asia Tenggara.

Park Hang-seo memang belum memiliki pengalaman di dunia sepak bola Indonesia, tapi pelatih berusia 68 tahun ini dianggap cukup mumpuni dalam mengakomodir permainan Persebaya Surabaya. Park Hang-seo terbukti lihai dalam mengembangkan pemain muda, khususnya saat menjadi pelatih kepala Timnas Vietnam yang berhasil membawa negara tersebut meraih berbagai prestasi gemilang di level regional.

Baca Juga: Link Resmi Cek Penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan: Cair Lagi Desember 2025? Ini Penjelasan Terbarunya

Milos Raikovic Jadi Sorotan Negatif

Di luar isu pelatih, performa pemain juga menjadi sorotan tajam. Milos Raikovic menjadi perbincangan setelah terlibat cekcok dengan pemain PSM Makassar Akbar Tanjung dalam laga panas yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora BJ Habibie.

Aksi emosional Raikovic bukan hanya memicu keributan di lapangan, tetapi juga membuatnya mencatat rating terendah di skuad Persebaya Surabaya dengan skor 6,1. Sorotan terbesar muncul saat Raikovic bersitegang dengan Akbar Tanjung pada fase akhir pertandingan.

Cekcok tersebut berujung pada kartu kuning untuk Milos pada menit ke-87 setelah wasit menilai aksinya cukup berlebihan. Sementara itu, Akbar Tanjung sempat diganjar kartu merah menit ke-90 sebelum akhirnya dianulir usai wasit meninjau VAR menjadi kartu kuning.

Baca Juga: Mutasi Kembali Ratusan Pegawai Lingkup Pemkab Blitar, Bupati: Awas Bagi ASN Suka Bolos

Penampilannya dinilai paling rendah di antara pemain Persebaya Surabaya. Peran Raikovic sebagai pengatur tempo seharusnya menjadi motor serangan, tetapi situasi panas membuat kontribusinya kurang maksimal. Hasil imbang 1-1 membuat Persebaya tertahan di posisi 9 klasemen sementara dengan 13 poin.

Victor Leis Jadi Incaran Persebaya

Kabar baik datang dari isu transfer. Bintang PSM Makassar dengan nilai pasar sekitar Rp 5,21 miliar, Victor Leis, kembali menjadi buah bibir jelang dibukanya bursa transfer putaran kedua Super League 2025-2026. Namanya mencuat setelah Arema FC dan Persebaya Surabaya dikabarkan siap bersaing ketat untuk mendapatkan jasa bek asal Brasil tersebut.

Selain Arema FC dan Persebaya Surabaya, Persik Kediri ternyata juga masuk dalam perburuan pemain yang tampil konsisten di dua musim terakhir itu. Situasi ini membuat persaingan tim-tim Jawa Timur diprediksi memanas begitu jendela transfer resmi dibuka.

Victor Leis memang tampil memikat sejak bergabung dengan PSM Makassar pada awal musim. Ia didatangkan dari klub Liga Malta Valletta melalui skema bebas transfer dan langsung beradaptasi dengan cepat. Performa stabilnya membuat ia terus mendapat menit bermain besar sejak debutnya.

Baca Juga: Menteri Nusron Minta Pengembang Stop Gunakan Lahan LP2B untuk Perumahan

Dalam dua musim terakhir, ia bahkan menjadi salah satu pemain paling diandalkan dalam skema Juku Eja. Ia juga menorehkan satu gol dan 14 assist yang menunjukkan kontribusinya tidak hanya dalam bertahan, tetapi juga membantu serangan. Musim ini saja, Victor Leis sudah tampil 12 kali dengan rata-rata 80 menit bermain, mencetak satu gol dan empat assist.

Persebaya Surabaya membutuhkan bek sayap agresif yang mampu menyisir sisi lapangan sekaligus memberikan suplai bola ke lini depan. Skema peminjaman menjadi opsi paling logis bagi para peminat. Melalui cara itu, klub bisa menguji kecocokan sang pemain tanpa mengeluarkan biaya besar di tengah musim.

Manajemen Masih Bungkam

Sementara itu, manajemen Persebaya Surabaya masih belum buka suara terkait siapa pelatih kepala Green Force selanjutnya. Klub yang dipimpin Azrul Ananda selaku presiden itu dipercaya masih terus menggodok pelatih kredibel untuk menangani Bruno Moreira dan kawan-kawan.

Baca Juga: Manfaat Antrian Online Sentuh Tanahku, Layanan Pertanahan di Semarang Makin Efisien

Bonek maupun pencinta sepak bola Indonesia sepertinya masih harus bersabar menunggu keputusan resmi. Para pendukung fanatik Persebaya berharap pelatih anyar nanti dapat membawa perubahan positif dan mengembalikan Persebaya Surabaya ke jalur kemenangan demi bersaing di papan atas klasemen BRI Liga 1. (*)

Editor : Rahma Nur Anisa
#shin tae-yong #bonek #park hang-seo #persebaya surabaya