BLITAR – Update Bansos Desember 2025 menjadi topik yang paling banyak dicari pekan ini setelah pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai mengebut penyaluran berbagai bantuan sosial untuk periode Oktober, November, hingga Desember 2025. Video unggahan kanal Info Bansos menegaskan bahwa penyaluran hampir seluruh bantuan kini memasuki fase akhir, terutama PKH, BPNT, BLT Kesra, serta paket bantuan pangan beras dan minyak goreng.
Pada Update Bansos Desember 2025 yang dibahas dalam video, Kemensos memastikan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 4 sudah mulai cair sejak 8 Desember 2025. Program yang menyasar lebih dari 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini mulai menunjukkan progres nasional mencapai 90 persen.
PKH diberikan secara kondisional untuk keluarga prasejahtera yang memiliki balita, ibu hamil, anak sekolah, atau lansia. Nominal bantuan bervariasi, termasuk Rp750.000 untuk balita dan lansia selama tiga bulan, hingga Rp250.000 per bulan untuk pendidikan.
Pantauan lapangan menunjukkan antrian ATM di berbagai daerah seperti Bogor, Sumatera, hingga wilayah 3T (NTT dan Papua) mulai ramai. Banyak KPM membagikan tangkapan layar bukti transfer lewat media sosial. Namun Kemensos mengingatkan, bagi nama yang tidak tercantum di SP2D terakhir, tidak ada pencairan susulan pada Desember 2025 ini.
Selain PKH, Update Bansos Desember 2025 menegaskan bahwa bantuan pangan non tunai (BPNT) tahap 4 telah mengucur sejak 8 Desember bersamaan dengan PKH. Namun progres nasional BPNT sedikit lebih rendah, berada di kisaran 85–90 persen.
BPNT berjumlah Rp600.000 per KPM untuk tiga bulan (Rp200.000 per bulan), digunakan untuk kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan daging. Update per 9 Desember menunjukkan sebagian penerima KKS Bank Mandiri masih menunggu pencairan karena proses verifikasi akhir belum tuntas.
Bantuan langsung tunai sementara kesejahteraan rakyat (BLTS/BLT Kesra) menjadi salah satu yang paling viral dalam Update Bansos Desember 2025. Bantuan ini menyasar 35,04 juta KPM, termasuk warga yang sebelumnya tidak pernah menerima bansos.
Nominal BLT Kesra adalah Rp900.000 dicairkan sekaligus untuk tiga bulan (Rp300.000 per bulan). Hingga 9 Desember, progres pencairan sudah mencapai 70 persen.
Masyarakat yang menerima undangan pengambilan dari kantor pos diminta segera mencairkan tanpa menunda. Selain itu, Kemensos kini membuka daftar usulan pengganti melalui aplikasi SNGG. Artinya, warga yang belum dapat kesempatan pada periode pertama masih bisa masuk daftar pencairan akhir Desember hingga awal Januari 2026.
Dalam Update Bansos Desember 2025, turut disampaikan progres bantuan fisik berupa 20 kg beras premium dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini ditujukan bagi 1,8 juta KPM desil 1–5.
Penyaluran sudah berlangsung sejak 4 Desember dan kini mencapai 80 persen, meliputi daerah Goa, Manggarai Barat, Bima, hingga desa-desa Jawa. Contoh di Sumber Agung, sebanyak 242 KPM telah menerima paket melalui Bulog dengan batas pengambilan hingga 10 Desember 2025.
Tak hanya bantuan pusat, Update Bansos Desember 2025 juga menyebut bahwa bansos pendidikan PIP dari Kemendikbud Ristek tengah memasuki termin akhir Desember. Pencairan dimulai sejak akhir November setelah validasi bank.
Di sisi lain, bansos daerah seperti Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Lansia Jakarta (KLJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) untuk 2025 juga mengalami peningkatan penerima, mencapai total 149.000 KPM dengan nominal Rp300.000 per bulan.
Keseluruhan update menunjukkan bahwa Desember 2025 menjadi puncak penyaluran bansos nasional.
Editor : Anggi Septiani