BLITAR - Cara membuat catatan wali kelas e-Rapor SD 2025 kini semakin mudah berkat bantuan kecerdasan buatan atau AI. Melalui video tutorial yang diunggah channel IMU Komutan Pendidikan, guru sekolah dasar dibimbing menyusun catatan wali kelas berdasarkan karakter siswa tanpa harus merangkai kalimat satu per satu.
Dalam video tersebut dijelaskan bahwa cara membuat catatan wali kelas e-Rapor SD 2025 menjadi tahapan penting sebelum rapor dicetak. Setiap wali kelas wajib mengisi kolom catatan secara manual karena sistem e-Rapor SD belum menyediakan fitur impor data dari Excel. Hal inilah yang sering membuat guru kesulitan dan membutuhkan waktu lama.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pembuat konten membagikan tips praktis cara membuat catatan wali kelas e-Rapor SD 2025 dengan memanfaatkan bantuan AI, seperti Google Gemini. Metode ini dinilai efektif karena catatan dapat disesuaikan dengan karakter masing-masing siswa dan disusun secara rapi.
Dalam penjelasannya, narasumber menegaskan bahwa pada e-Rapor SD 2025, catatan wali kelas harus diinput secara manual satu per satu. Tidak ada fitur unggah atau impor Excel langsung ke sistem.
Karena itu, wali kelas disarankan menyiapkan data terlebih dahulu agar proses input lebih cepat. Jika guru merasa kesulitan merangkai kalimat catatan, video ini dapat dijadikan referensi praktis.
Langkah awal cara membuat catatan wali kelas e-Rapor SD 2025 adalah menyiapkan data siswa di Microsoft Excel. Guru diminta menyalin daftar nama siswa dari e-Rapor, kemudian mem-paste ke lembar Excel baru.
Selanjutnya, guru membuat kolom keterangan atau karakter siswa. Karakter ini bisa diisi sesuai pengamatan wali kelas, misalnya berprestasi, rajin, butuh motivasi, kurang percaya diri, atau kategori lain yang relevan.
Setiap siswa memiliki karakter berbeda, sehingga kolom keterangan ini menjadi dasar pembuatan catatan wali kelas yang lebih personal dan bermakna.
Setelah data di Excel selesai, langkah berikutnya adalah memanfaatkan AI. Dalam video, narasumber menggunakan Google Gemini sebagai contoh. Data karakter siswa dari Excel cukup di-copy, lalu di-paste ke kolom percakapan AI.
Guru kemudian memberikan perintah atau prompt, misalnya: “Buatkan catatan wali kelas e-Rapor SD berdasarkan data karakter siswa berikut.” AI akan memproses data tersebut dan menghasilkan catatan wali kelas yang tersusun rapi sesuai karakter masing-masing siswa.
Dengan cara ini, guru tidak perlu lagi merangkai kalimat dari awal. Jika hasil catatan dirasa kurang sesuai, guru dapat menambahkan perintah lanjutan agar kalimat diperbaiki atau dipersingkat.
Setelah catatan wali kelas selesai dibuat oleh AI, guru tinggal menyalin hasilnya. Catatan tersebut bisa disesuaikan kembali dengan nama siswa dan urutan absen agar sesuai dengan data di e-Rapor.
Langkah selanjutnya adalah membuka e-Rapor SD 2025, masuk ke menu catatan wali kelas, lalu menempelkan (copy-paste) catatan ke kolom yang tersedia. Setelah semua siswa terisi, klik tombol simpan.
Narasumber juga memperagakan proses pengecekan dengan mencetak rapor untuk memastikan catatan wali kelas sudah muncul dengan benar.
Penggunaan AI dalam cara membuat catatan wali kelas e-Rapor SD 2025 dinilai sangat membantu guru. Selain menghemat waktu, catatan yang dihasilkan juga lebih variatif, rapi, dan sesuai karakter siswa.
Guru tetap memiliki kendali penuh untuk mengedit atau menyesuaikan isi catatan sebelum disimpan. AI hanya berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti peran guru dalam menilai perkembangan peserta didik.
Dengan tips ini, wali kelas SD diharapkan tidak lagi terbebani saat mengisi catatan rapor. Proses administrasi menjadi lebih efisien, sementara kualitas catatan tetap terjaga dan bermakna bagi siswa maupun orang tua.
Editor : Anggi Septiani