Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Konferensi APBN Disebut Bocorkan Rapel Pensiun 2025 Lebih Cepat, TASPEN Kediri Tegaskan Fakta: Belum Ada Keputusan Kenaikan Pensiun

Dimas Galih Nur Hendra Saputra • Jumat, 19 Desember 2025 | 01:00 WIB

Konferensi APBN Disebut Bocorkan Rapel Pensiun 2025 Lebih Cepat, TASPEN Kediri Tegaskan Fakta: Belum Ada Keputusan Kenaikan Pensiun
Konferensi APBN Disebut Bocorkan Rapel Pensiun 2025 Lebih Cepat, TASPEN Kediri Tegaskan Fakta: Belum Ada Keputusan Kenaikan Pensiun

BLITAR – Isu rapel pensiun 2025 dan kenaikan pensiun 2025 kembali viral setelah sebuah video YouTube menyebut adanya bocoran penting dari konferensi APBN. Dalam tayangan tersebut, narasi yang disampaikan mengklaim pemerintah melalui pejabat APBN telah memastikan jadwal pencairan rapel, mekanisme pembayaran, hingga sinyal kenaikan gaji pensiun yang disebut lebih cepat dari perkiraan.

Video itu menyebar cepat di media sosial dan grup WhatsApp pensiunan ASN, TNI, dan Polri. Banyak pensiunan disebut mulai menyiapkan rekening dan memantau informasi karena percaya rapel dan kenaikan pensiun 2025 sudah berada di tahap akhir dan tinggal menunggu pencairan.

Namun klaim tersebut tidak sepenuhnya sejalan dengan penjelasan resmi lembaga berwenang.

Klarifikasi Tegas PT TASPEN Kediri

PT TASPEN (Persero) Cabang Kediri secara resmi menegaskan bahwa hingga pertengahan November 2025 belum ada keputusan Pemerintah terkait penetapan, penyesuaian, maupun kenaikan pensiun pokok. Penegasan ini disampaikan melalui pernyataan resmi tertanggal 17 November 2025 sebagai respons atas maraknya informasi viral yang dinilai tidak akurat.

Baca Juga: Bikin Deg-Degan! Detik-Detik Menegangkan Menuju Grand Final D’Academy 7, April Cirebon Amankan Posisi Top 3

TASPEN menekankan bahwa seluruh kebijakan terkait rapel pensiun 2025 dan kenaikan pensiun 2025 sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah. Jika sudah ditetapkan, pengumuman akan disampaikan melalui kanal resmi, bukan melalui potongan video atau narasi di media sosial.

Besaran Rapel Tidak Seragam

Dalam klarifikasinya, TASPEN juga menjelaskan bahwa besaran rapel pensiun sangat bergantung pada sejumlah faktor. Di antaranya golongan terakhir, masa kerja, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena itu, tidak semua pensiunan akan menerima nominal maksimal seperti yang kerap disebut dalam isu viral.

Lebih lanjut, TASPEN memastikan bahwa hingga saat ini belum ada instruksi resmi Pemerintah mengenai pembayaran rapelan gaji pensiunan. Dengan demikian, informasi yang menyebut rapel sudah dijadwalkan atau akan cair dalam waktu dekat dipastikan tidak benar.

Baca Juga: Animo Libur Nataru, Okupansi Penumpang KA Kahuripan Jurusan Blitar-Bandung Tembus 147 Persen 

Prinsip 5T dan Imbauan Waspada Hoaks

Dalam kesempatan yang sama, TASPEN menegaskan komitmen pelayanan berbasis prinsip 5T, yakni Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat. Prinsip ini menjadi pedoman utama untuk memastikan seluruh hak peserta terpenuhi secara akurat dan bertanggung jawab.

TASPEN juga mengimbau para pensiunan dan keluarga agar tidak mudah terpengaruh kabar viral. Informasi valid terkait rapel dan kenaikan pensiun hanya dapat dipastikan melalui Call Center TASPEN 1500 919, akun media sosial resmi TASPEN, serta situs resmi perusahaan.

Sebagai penutup, TASPEN meminta masyarakat tetap menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah. Hingga ada keputusan sah, seluruh informasi mengenai rapel pensiun 2025 dan kenaikan pensiun 2025 masih bersifat spekulatif dan perlu disikapi secara bijak.

 

Editor : Dimas Galih Nur Hendra Saputra
#klarifikasi #taspen #rapel pensiun #pensiunan #ASN