Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Program SASkin BP Taskin Diluncurkan di Pandeglang, Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2026

Vicky Hernanda • Jumat, 19 Desember 2025 | 03:45 WIB
Program SASkin BP Taskin diluncurkan di Pandeglang
Program SASkin BP Taskin diluncurkan di Pandeglang

BLITAR - Program SASkin BP Taskin resmi diluncurkan di Kabupaten Pandeglang, Banten, sebagai langkah awal percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Melalui Program SASkin BP Taskin ini, Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) menargetkan tidak ada lagi kemiskinan ekstrem di Tanah Air pada 2026, sejalan dengan agenda nasional pengentasan kemiskinan.

Peluncuran Program SASkin BP Taskin berlangsung di Pendopo Kabupaten Pandeglang pada Kamis siang. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam menangani persoalan kemiskinan secara terpadu, terukur, dan berkelanjutan. Dalam pelaksanaan perdana tersebut, BP Taskin langsung menyalurkan bantuan sebanyak 17 ribu benih ikan kepada masyarakat setempat.

Bantuan yang disalurkan meliputi benih ikan lele, ikan emas, dan ikan nila. Penyaluran benih ikan ini menjadi program awal dalam rangka meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat dan mendorong kemandirian melalui sektor perikanan. Langkah tersebut dipilih sebagai intervensi cepat yang diharapkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga penerima.

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menjelaskan, Program SASkin BP Taskin pertama kali diterapkan di Kabupaten Pandeglang karena angka kemiskinan di daerah tersebut masih tergolong tinggi. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat sekitar 130 ribu warga miskin di Kabupaten Pandeglang, menjadikannya salah satu wilayah prioritas dalam program pengentasan kemiskinan nasional.

Budiman menyebutkan, Program SASkin BP Taskin merupakan hasil kerja sama dengan 14 kementerian dan dua lembaga nasional. Kolaborasi lintas sektor ini melibatkan Kementerian Sosial, Kementerian Ketenagakerjaan, Bappenas, Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi dan UMKM, Kementerian Pertahanan, serta sejumlah kementerian dan lembaga lainnya. Sinergi tersebut juga didukung lembaga administrasi negara dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional.

Menurut Budiman, uji coba Program SASkin BP Taskin di Pandeglang akan menjadi model awal sebelum diterapkan di daerah lain. Setelah Pandeglang, program serupa direncanakan menyasar wilayah Tangerang dan selanjutnya diperluas ke kabupaten dan kota lain di Indonesia. Pandeglang dipilih karena wilayahnya mencakup sekitar 30 persen Provinsi Banten, namun memiliki jumlah penduduk miskin yang cukup besar.

BP Taskin menargetkan kemiskinan relatif nasional dapat ditekan hingga kisaran 4,5 hingga 5 persen pada 2029. Sementara itu, kemiskinan ekstrem ditargetkan benar-benar nol persen pada 2026. Target tersebut menjadi komitmen nasional yang harus dicapai melalui kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, daerah, maupun lembaga terkait.

Bupati Pandeglang menyambut baik peluncuran Program SASkin BP Taskin dan berharap program ini mampu menurunkan angka kemiskinan di daerahnya. Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Pandeglang saat ini masih memiliki sekitar 130 ribu keluarga miskin dan membutuhkan dukungan nyata dari seluruh kementerian dan lembaga agar pengentasan kemiskinan dapat berjalan tepat waktu.

Menurutnya, melalui sinergi lintas sektor yang dibangun dalam Program SASkin BP Taskin, diharapkan akan lahir solusi konkret dan tepat sasaran untuk mengatasi kemiskinan di Pandeglang. Pemerintah daerah siap mendukung pelaksanaan berbagai program yang akan digulirkan sebagai bagian dari percepatan pengentasan kemiskinan.

Peluncuran Program SASkin BP Taskin sekaligus membuka jalan bagi puluhan program lintas kementerian dan lembaga yang akan difokuskan di Kabupaten Pandeglang. Program-program tersebut dirancang untuk menangani kemiskinan secara terpadu, terukur, dan berorientasi pada hasil, dengan harapan dapat menjadi model nasional dalam upaya mewujudkan target nol kemiskinan ekstrem pada 2026. (*)

Editor : Bherliana Naysila Putri Suwandi
#pengentasan kemiskinan #kemiskinan ekstrem #BP Taskin #Program SASkin BP Taskin #pandeglang banten