BLITAR KAWENTAR –Isu rapel dan kenaikan pensiun 2025 mendadak viral di berbagai platform media sosial, khususnya YouTube.
Dalam sejumlah konten, disebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan pencairan rapel pensiun dan kenaikan gaji bagi pensiunan PNS, Purnawirawan TNI, serta Polri.
Narasi tersebut diklaim bersumber dari konferensi resmi APBN dan memicu harapan besar di kalangan pensiunan.
Dalam video yang beredar luas, disebutkan anggaran rapel sudah tersedia di APBN, mekanisme pencairan tengah dirapikan, bahkan ada klaim sebagian pensiunan akan menerima pembayaran lebih awal.
Isu rapel dan kenaikan pensiun 2025 ini disebut-sebut akan segera direalisasikan dalam waktu dekat, sehingga banyak pensiunan mulai menantikan kepastian.
Namun, klaim viral tersebut mendapat tanggapan resmi dari PT TASPEN (Persero) Cabang Kediri. Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada 17 November 2025, TASPEN menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan Pemerintah terkait kenaikan pensiun maupun pembayaran rapelan pensiunan tahun 2025.
Klarifikasi TASPEN Terkait Isu Rapel Pensiun 2025
TASPEN menyatakan seluruh kebijakan mengenai pensiun, baik untuk PNS, Purnawirawan TNI-Polri, maupun penerima tunjangan negara lainnya, sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah.
Selama belum ada pengumuman resmi, maka informasi yang menyebut rapel dan kenaikan pensiun 2025 pasti cair dinilai tidak akurat.
TASPEN juga menegaskan bahwa hingga pertengahan November 2025, belum terdapat keputusan baru Pemerintah terkait penyesuaian pensiun pokok sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024.
Dengan demikian, isu pencairan rapelan yang beredar di masyarakat dipastikan belum memiliki dasar hukum.
Besaran Rapel Tidak Sama untuk Semua Pensiunan
Dalam klarifikasinya, TASPEN menjelaskan bahwa besaran rapel, apabila nantinya ditetapkan, sangat bergantung pada sejumlah faktor.
Faktor tersebut meliputi golongan, masa kerja, serta ketentuan peraturan yang berlaku. Artinya, tidak semua pensiunan akan menerima nominal rapel yang sama atau maksimal.
Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan ekspektasi publik yang terbentuk akibat narasi viral. TASPEN menilai penting memberikan pemahaman agar para pensiunan dan keluarganya tidak terjebak informasi yang menyesatkan.
Komitmen Pelayanan dan Imbauan Waspada Hoaks
TASPEN juga menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan berbasis prinsip 5T, yakni Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat. Prinsip ini menjadi pedoman utama dalam menjaga akurasi layanan dan kepercayaan peserta.
Di akhir pernyataannya, TASPEN mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa informasi melalui kanal resmi. Informasi valid hanya disampaikan melalui Call Center TASPEN 1500 919, media sosial resmi, dan situs resmi TASPEN.
Kesimpulannya, isu rapel dan kenaikan pensiun 2025 masih menunggu keputusan resmi Pemerintah dan belum dapat dipastikan kebenarannya.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.