MAKASSAR – Hasil Liga 1 Super League 2026 pekan ke-17 menghadirkan pukulan telak bagi PSM Makassar. Bermain di kandang sendiri pada Jumat (9/1/2026), tim berjuluk Juku Eja harus mengakui keunggulan Bali United FC dengan skor 0-2.
Kekalahan ini membuat posisi PSM Makassar di papan klasemen semakin rawan terseret ke persaingan papan tengah.
Laga PSM Makassar vs Bali United menjadi sorotan utama hasil Liga 1 Super League 2026 hari ini. Kedua tim sama-sama mengincar poin penuh demi memperbaiki posisi klasemen.
Namun, Bali United tampil lebih efektif dan disiplin, memanfaatkan celah pertahanan tuan rumah sejak menit awal pertandingan.
Kekalahan PSM Makassar dari Bali United tidak hanya berdampak pada raihan poin, tetapi juga menambah tekanan bagi tim asal Sulawesi Selatan tersebut yang dalam beberapa pekan terakhir belum menunjukkan konsistensi permainan.
Bali United Tampil Efisien, PSM Kehilangan Momentum
Sejak babak pertama, Bali United FC bermain dengan tempo terukur. Serangan cepat dan organisasi lini tengah yang rapi membuat PSM Makassar kesulitan mengembangkan permainan.
Bali United akhirnya membuka keunggulan melalui skema serangan balik yang gagal diantisipasi barisan belakang PSM.
Memasuki babak kedua, PSM Makassar mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, buruknya penyelesaian akhir dan solidnya lini belakang Bali United membuat setiap peluang gagal berbuah gol.
Alih-alih menyamakan kedudukan, PSM justru kembali kebobolan dan harus menerima kekalahan 0-2 di hadapan pendukungnya sendiri.
Tambahan tiga poin ini membuat Bali United naik dua peringkat ke posisi enam klasemen sementara Liga 1 Super League 2026 dengan koleksi 27 poin.
Sebaliknya, PSM Makassar tertahan di papan tengah dengan 19 poin dan terancam disalip tim-tim di bawahnya.
Statistik Bali United Menguatkan Dominasi
Dominasi Bali United pada laga ini juga tercermin dari statistik individu Liga 1 Super League 2026.
Kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, kembali menunjukkan peran krusial dengan sejumlah penyelamatan penting.
Ia kini memimpin daftar top save dengan 56 penyelamatan dan juga mencatat delapan clean sheet sejauh musim ini.
Di sektor pertahanan, organisasi lini belakang Bali United mampu meredam agresivitas PSM Makassar yang mengandalkan serangan sayap.
Sementara di lini tengah, distribusi bola yang rapi membuat Bali United mampu mengontrol tempo pertandingan, terutama saat unggul.
Dampak Kekalahan bagi PSM Makassar
Kekalahan dari Bali United menjadi alarm serius bagi PSM Makassar. Dengan raihan 19 poin dari 17 pertandingan, posisi PSM kini berada di peringkat ke-10 klasemen sementara.
Jarak poin dengan zona degradasi semakin menipis, sehingga setiap laga ke depan menjadi krusial.
Inkonsistensi performa menjadi pekerjaan rumah utama bagi PSM Makassar.
Dalam beberapa laga terakhir, Juku Eja kerap kehilangan fokus di momen-momen krusial, terutama saat menghadapi tim dengan transisi cepat seperti Bali United.
Hasil Lain dan Persaingan Klasemen
Selain laga PSM Makassar vs Bali United, hasil Liga 1 Super League 2026 pekan ke-17 juga diwarnai kemenangan Persita Tangerang atas Borneo FC Samarinda dengan skor 2-0.
Hasil tersebut memperketat persaingan papan atas meski Borneo FC masih bertahan di puncak klasemen dengan 37 poin.
Persija Jakarta dan Persib Bandung membuntuti di posisi kedua dan ketiga dengan raihan 35 poin.
Malut United FC berada di posisi keempat dengan 34 poin, sementara Persita Tangerang naik ke peringkat lima dengan 31 poin.
Jadwal Krusial Penentu Nasib Tim
Liga 1 Super League 2026 masih menyisakan laga-laga besar di pekan ke-17.
Duel klasik Persib Bandung vs Persija Jakarta serta laga Persebaya Surabaya melawan Malut United FC berpotensi mengubah peta persaingan papan atas.
Bagi PSM Makassar, laga berikutnya akan menjadi ujian mental dan konsistensi.
Jika gagal meraih poin, bukan tidak mungkin Juku Eja harus terlibat dalam persaingan ketat menghindari papan bawah hingga akhir musim.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.