Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Wujud TNI Manunggal Rakyat, Danrem 081/DSJ Tinjau Langsung Jembatan Perintis Garuda Blitar

Noormalady Usman • Minggu, 11 Januari 2026 | 17:59 WIB
KOMPAK: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Haryanto bersama Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan saat mengecek salah satu jembatan perintis Garuda di Talun, Blitar, Sabtu (10/1/2026).
KOMPAK: Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Haryanto bersama Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan saat mengecek salah satu jembatan perintis Garuda di Talun, Blitar, Sabtu (10/1/2026).

BLITAR KAWENTAR - Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Haryanto beserta rombongan mengecek langsung sasaran pembangunan jembatan perintis Garuda, Sabtu (10/1/2026). Kunjungan kerja (kunker) ini meninjau dua Lokasi, yakni di Kecamatan Talun dan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Lokasi sasaran pertama adalah pembangunan jembatan perintis Garuda Program Presiden RI yang terletak di Dusun Tawang, Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, dilanjutkan di jembatan perintis Garuda di Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Rombongan Danrem 081/DSJ Arm Untoro Haryanto didampingi Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan. Dalam kegiatan tersebut juga beberapa pejabat lain, Kasiter Korem 081/DSJ Letkol Inf Subagya Pujiarno, Danden Zibang 3/V Madiun Letkol Czi Hery K, serta Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail.

Kegiatan peninjauan ini juga dihadiri unsur Forkopimcam, aparat desa, dan staf jajaran Kodim 0808/Blitar.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi serta kelancaran rencana pembangunan jembatan yang sangat strategis dan dibutuhkan oleh masyarakat setempat,” tegas Danrem 081/DSJ Arm Untoro Haryanto.

Dalam kesempatan tersebut Mayor Cke Supriono selaku Pabung Kodim 0808/Blitar memaparkan kondisi awal lokasi jembatan di Dusun Tawang, Desa Bendosewu.

Jembatan perintis yang akan dibangun merupakan penghubung tiga desa, yaitu Desa Tumpang, Desa Jeblog dan Desa Bendosewu.

Sebelumnya, jembatan yang ada masih berupa jembatan bambu hasil swadaya masyarakat dengan panjang 40 meter, lebar 3 meter serta kedalaman sungai mencapai 4,5 meter dan dapat meningkat hingga 7 meter saat banjir.

Lebih lanjut disampaikan pula rencana tahapan pengerjaan pembangunan jembatan gantung tersebut, dimulai dari pengukuran pada 5 Januari lalu, dilanjutkan droping material pada 9 Januari, dan pelaksanaan pembangunan dimulai pada 10 Januari kemarin.

"Pemasangan jembatan direncanakan berlangsung hingga 15 Januari, dilanjutkan pemasangan seling, papan, dan ditargetkan selesai seluruhnya pada 30 Januari 2026," ujarnya.

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan menegaskan, pembangunan jembatan gantung di Dusun Tawang ini merupakan proyek strategis dan program prioritas Presiden RI Prabowo Subiyanto.

Baca Juga: Bernardo Tavares Bawa Asisten dan Pemain ke Persebaya, Kolaborasi Baru Bajul Ijo Siap Dongkrak Posisi Klasemen

Jembatan tersebut menjadi akses utama penghubung Desa Bendosewu dengan Desa Pasirharjo, Kecamatan Talun. Keberadaan jembatan ini sangat penting untuk menunjang mobilitas masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

“Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, jembatan gantung ini menjadi simbol kehadiran negara dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, dalam memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.(Dim0808/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Kesamben #TNI Manunggal Rakyat #pembangunan #Kodim 0808 Blitar #Danrem 081 DSJ #tmmd #Jembatan Perintis Garuda Blitar #desa jugo