BLITAR KAWENTAR-Rencana pemerintah membuka rekrutmen CPNS 2026 kembali menjadi perhatian publik setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa mengungkapkan strategi pemenuhan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kementerian Keuangan. Salah satu kebijakan yang mencuri perhatian adalah rencana merekrut lulusan sekolah menengah atas (SMA) sebagai pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Purbaya sebelumnya telah menetapkan target perekrutan 19.500 pegawai baru di lingkungan Kementerian Keuangan untuk periode 2025–2029. Penambahan pegawai ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai faktor, seperti pensiun, meninggal dunia, pengunduran diri, hingga perpindahan pegawai ke instansi lain.
Dalam penjelasannya, Purbaya menilai struktur kepegawaian Bea Cukai tidak bisa hanya diisi oleh tenaga teknis. Menurutnya, Bea Cukai membutuhkan lebih banyak petugas lapangan yang siap bertugas langsung di wilayah kerja masing-masing.
“Bea Cukai itu tidak hanya membutuhkan tenaga teknis. Dibutuhkan juga petugas lapangan yang kuat dan siap bekerja di daerah,” ujar Purbaya dalam tayangan IDX Channel.
Sekitar 300 Lulusan SMA Direkrut di Daerah
Purbaya mengungkapkan bahwa regulasi internal Kementerian Keuangan sebenarnya sudah memungkinkan perekrutan lulusan SMA. Rencananya, sekitar 300 lulusan SMA dari berbagai daerah di Indonesia akan direkrut dan ditempatkan langsung di wilayah masing-masing.
Skema ini dinilai lebih efektif karena pegawai yang direkrut dari daerah akan lebih memahami kondisi lapangan serta bisa langsung bekerja tanpa harus melalui proses adaptasi wilayah yang panjang.
Kebijakan tersebut juga dipandang sebagai langkah membuka lapangan kerja yang lebih inklusif, khususnya bagi lulusan SMA yang selama ini harus menunggu lama atau melanjutkan pendidikan terlebih dahulu sebelum bisa masuk dunia kerja formal.
“Dengan direkrut sejak lulus SMA, mereka bisa lebih cepat bekerja, membantu perekonomian keluarga, dan membangun karier sejak usia muda,” ujar salah satu pengamat dalam diskusi tersebut.
CPNS 2026 Tetap Khusus Lulusan STAN
Meski membuka peluang bagi lulusan SMA, Purbaya menegaskan bahwa formasi CPNS 2026 di lingkungan Kementerian Keuangan hanya akan dibuka untuk lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Hal ini dilakukan karena pada tahun sebelumnya, Kemenkeu sudah menerima sekitar 1.100 pegawai dari jalur non-STAN.
Dengan demikian, rekrutmen lulusan SMA untuk Bea Cukai tidak melalui jalur CPNS reguler 2026, melainkan melalui mekanisme khusus sesuai regulasi internal Kementerian Keuangan.
Kebijakan ini sekaligus menjawab pertanyaan publik yang mengaitkan rekrutmen lulusan SMA dengan pembukaan CPNS 2026 secara luas. Hingga saat ini, pemerintah belum membuka formasi CPNS 2026 untuk lulusan SMA secara umum.
Catatan Publik soal Pelatihan dan Penempatan
Meski dinilai positif, kebijakan rekrutmen lulusan SMA ini juga menuai sejumlah catatan dari masyarakat. Beberapa warganet menyoroti pentingnya pelatihan yang memadai agar pegawai baru benar-benar siap menjalankan tugas.
Salah satu komentar menyebutkan perlunya pelatihan yang sesuai bidang kerja, terutama bagi petugas yang akan menangani sektor sensitif seperti impor bahan kimia atau pangan.
“Jangan sampai rekrutmennya cepat, tapi pelatihannya tidak maksimal. Penugasan Bea Cukai itu kompleks,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Pengamat juga menekankan bahwa pemerintah perlu memastikan sistem pelatihan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan agar lulusan SMA yang direkrut benar-benar bisa berdaya dan profesional di lapangan.
Bagian dari Strategi Besar SDM Negara
Secara keseluruhan, kebijakan rekrutmen ini dipandang sebagai bagian dari strategi besar pemerintah dalam menata ulang kebutuhan SDM aparatur negara. Di tengah isu pembukaan CPNS 2026, langkah Kementerian Keuangan ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada jalur CPNS, tetapi juga membuka alternatif perekrutan sesuai kebutuhan riil instansi.
Publik diimbau untuk memahami perbedaan jalur rekrutmen CPNS, PPPK, dan mekanisme internal kementerian agar tidak terjadi kesalahpahaman. Informasi resmi terkait CPNS 2026 sendiri masih menunggu pengumuman pemerintah melalui kanal resmi KemenPANRB dan BKN.
Editor : Ichaa Melinda Putri