BLITAR – Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Ari Setiadi meminta izin kepada seluruh anggota Projo untuk bergabung dengan Partai Gerindra. Permintaan tersebut disampaikan dalam Kongres Ketiga Projo yang digelar di Jakarta Pusat, Minggu sore.
Dalam kongres tersebut, Budi Ari Setiadi kembali terpilih sebagai Ketua Umum Projo periode 2025–2030 secara aklamasi. Pada kesempatan yang sama, ia menegaskan keinginannya merapat ke Partai Gerindra sebagai bentuk komitmen memperkuat dan mendukung agenda-agenda politik Presiden Prabowo Subianto.
Seiring dengan langkah tersebut, Projo juga melakukan transformasi organisasi dengan mengganti logo. Logo terbaru Projo tidak lagi menampilkan wajah Presiden ketujuh Joko Widodo. Budi Ari menegaskan perubahan logo dan rencana bergabung dengan Gerindra bukan berarti meninggalkan kesetiaan kepada Jokowi, melainkan mencerminkan semangat dan tujuan jangka panjang organisasi.
Menanggapi rencana tersebut, Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan bahwa Gerindra merupakan partai terbuka dan siap menerima siapa pun yang ingin bergabung, selama memenuhi syarat sebagai warga negara Indonesia dan telah berusia minimal 17 tahun. (*)
Editor : Vicky Hernanda