Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Momentum Dipertaruhkan! Bojan Hodak Tantang Persib Bandung Tunjukkan Mental Juara Lawan PSBS Biak, Masihoda hingga Barba Jadi Kunci

Novica Satya Nadianti • Jumat, 23 Januari 2026 | 15:10 WIB

Persib Bandung ditantang Bojan Hodak tampil agresif dan disiplin lawan PSBS Biak. Mental juara, Masihoda, dan Barba jadi sorotan.
Persib Bandung ditantang Bojan Hodak tampil agresif dan disiplin lawan PSBS Biak. Mental juara, Masihoda, dan Barba jadi sorotan.

JAKARTA – Atmosfer panas menyelimuti Kota Bandung jelang laga lanjutan Liga 1. Persib Bandung bersiap menghadapi PSBS Biak dalam pertandingan yang dinilai jauh lebih dari sekadar perebutan tiga poin. Bagi Maung Bandung, laga ini adalah ujian mental, konsistensi, dan kedewasaan tim di tengah ketatnya persaingan papan atas.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, secara tegas menantang anak asuhnya untuk menunjukkan mental juara. Meski diunggulkan, pelatih asal Kroasia itu menolak anggapan laga ini akan berjalan mudah. Hodak justru mengingatkan bahwa Liga 1 sarat kejutan dan satu momen lengah bisa meruntuhkan momentum yang telah dibangun dengan susah payah.

Hodak Pasang Alarm Bahaya

Sejak sesi persiapan, Hodak menekankan pentingnya keseimbangan antara agresivitas dan disiplin. Persib dituntut menekan lawan, namun tetap menjaga struktur permainan. Organisasi bertahan, transisi cepat, hingga penyelesaian akhir diasah dengan intensitas tinggi.

Baca Juga: Negara Hadir di Perbatasan, Wamen Ossy Ungkap Delapan Perpres RTR Kawasan Perbatasan Negara Disahkan

Menurut Hodak, menguasai pertandingan bukan hanya soal dominasi penguasaan bola, tetapi juga kemampuan membaca situasi dan mengontrol emosi. PSBS Biak dinilai memiliki potensi merepotkan jika diberi ruang. Karena itu, fokus penuh sejak menit pertama hingga peluit akhir menjadi harga mati.

Masihoda Dinilai Jadi Pembeda

Di tengah tuntutan agresivitas, perhatian tertuju pada lini depan Persib Bandung. Nama Massimo “Masihoda” Coda, striker veteran Sampdoria, mencuat sebagai sosok yang dinilai mampu menjadi pembeda. Meski berusia 37 tahun, statistik membuktikan ketajamannya belum pudar.

Pada musim 2025–2026, Coda mencatatkan 8 gol dan 3 assist dari 19 penampilan di semua kompetisi. Lebih dari sekadar angka, ia dikenal cerdas membaca ruang, kuat dalam duel udara, serta efektif sebagai targetman. Karakter ini sangat cocok dengan gaya bermain Persib yang kerap mendominasi laga namun membutuhkan penyelesaian akhir yang klinis.

Baca Juga: Putaran Kedua di Depan Mata, Arema FC Didesak Rombak Lini Belakang: Nasib Lukas Frigeri dan Opsi Back Asing Jadi Perdebatan Panas

Mental Juara Jadi Sorotan

Di tengah euforia hasil positif, peringatan datang dari pemain Persib, Eliano. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sementara bukan jaminan apa pun. Menurutnya, rasa puas diri justru menjadi ancaman terbesar bagi tim yang sedang berada di jalur positif.

Eliano menekankan pentingnya fokus, disiplin, dan kerja keras sepanjang musim. Setiap pertandingan adalah medan tempur baru, dengan tekanan dan ekspektasi yang terus meningkat. Konsistensi, bukan sekadar kemenangan sesaat, menjadi kunci untuk bertahan di puncak.

Barba Bertahan, Stabilitas Terjaga

Kabar positif juga datang dari lini belakang. Barba dipastikan bertahan hingga akhir musim, sekaligus memadamkan isu hengkang yang sempat beredar. Kepastian ini menjadi angin segar bagi Persib Bandung di fase krusial kompetisi.

Baca Juga: Denda Arema FC Membengkak Lagi! Total Sentuh Rp200 Juta, Ini Kronologi Lengkap Sanksi Komdis PSSI

Barba selama ini dipandang sebagai pilar penting pertahanan. Pengalaman, ketenangan, dan konsistensinya membuat lini belakang Persib lebih stabil. Dengan status yang sudah jelas, fokus tim tidak lagi terganggu oleh rumor transfer, sementara pelatih memiliki kepastian dalam meramu strategi.

Laga Penentu Arah Musim

Dengan dukungan penuh Bobotoh yang siap mengguncang stadion, Persib Bandung diharapkan mampu menunjukkan karakter sejatinya sebagai tim besar. Semangat juang, determinasi tinggi, dan mental juara akan menjadi penentu apakah Maung Bandung mampu menjaga momentum atau justru terpeleset di saat genting.

Pertanyaan kini mengemuka: mampukah Persib tampil meyakinkan dan mengamankan poin penting, atau PSBS Biak justru menciptakan kejutan? Jawabannya akan menjadi cerminan seberapa matang Persib Bandung dalam perburuan prestasi musim ini.

Baca Juga: Arema FC Halu Berkelas? Sandy Walsh, Shayne Pattynama hingga Nathan Tjoe-A-On Disebut Cocok Jadi Tembok Beton Lini Belakang Singo Edan

Editor : Novica Satya Nadianti
#Mental Juara #psbs biak #liga 1 indonesia #bojan hodak #persib bandung