Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persija Bidik Pemain Diaspora Lagi, Manajer Buka Suara soal Ivar Jenner dan Shayne Pattynama

Anggi Septian A.P. • Jumat, 23 Januari 2026 | 15:15 WIB
Persija buka peluang datangkan pemain diaspora lagi. Ivar Jenner dan Shayne Pattynama ikut dikaitkan jelang putaran kedua
Persija buka peluang datangkan pemain diaspora lagi. Ivar Jenner dan Shayne Pattynama ikut dikaitkan jelang putaran kedua

JAKARTA - Persija Jakarta menatap putaran kedua kompetisi dengan optimisme tinggi. Manajemen, pelatih, hingga pemain disebut sudah “merapatkan barisan” demi memperbaiki capaian di paruh musim selanjutnya.

Fokus utama bukan hanya taktik, tetapi juga urusan mental dan emosional pemain di lapangan.

Manajer Persija menegaskan, evaluasi besar-besaran secara teknis bukan prioritas. Menurutnya, pekerjaan rumah terbesar tim justru ada pada kekompakan dan pengendalian emosi saat bertanding.

IBaca Juga: Pengecekan Saldo PKH BPNT Januari 2026 Terbaru: KKS Masih Nol, Ini Jadwal Prediksi Pencairan Tahap 1

Ia tak ingin kejadian kartu merah yang merugikan tim kembali terulang di putaran kedua.

Isu pemain diaspora Persija pun kembali mencuat dalam pernyataan tersebut. Persija disebut masih membuka satu slot untuk pemain tambahan, dan besar kemungkinan sosok yang dicari adalah pemain diaspora.

Evaluasi Emosi Jadi Sorotan

Dalam evaluasi internal, manajemen memberi perhatian serius pada aspek emosional pemain. Beberapa insiden di putaran pertama dinilai merugikan tim karena berujung kartu merah dan sanksi.

Manajer Persija bahkan sudah mengumpulkan seluruh pemain untuk memberikan penegasan. Ia menyampaikan bahwa kartu merah karena duel permainan masih bisa dimaklumi.

Namun, jika kartu datang akibat tindakan di luar permainan, maka sanksi internal akan diberlakukan.

Langkah ini diambil agar Persija tidak kehilangan pemain di laga-laga krusial hanya karena persoalan non-teknis.

Tiga Pemain Baru dan Kebutuhan Tambahan

Persija sudah mendatangkan tiga pemain baru, yakni Aladin, Fajar, dan Paulo Ricardo. Ketiganya dinilai memiliki keunggulan karena bisa bermain di lebih dari satu posisi.

Aladin disebut bisa berperan sebagai second striker maupun gelandang.

Sementara Fajar juga memiliki fleksibilitas posisi yang dibutuhkan pelatih. Paulo Ricardo menambah kekuatan asing Macan Kemayoran.

Namun, di tengah kedatangan pemain baru, muncul pertanyaan soal kuota pemain asing yang melebihi regulasi. Saat ini Persija memiliki 12 pemain asing, sementara regulasi hanya mengizinkan 11 nama terdaftar.

Gustavo Franca Dipinjamkan, Satu Pemain Berpotensi Dilepas

Untuk mengatasi persoalan kuota, Persija sudah meminjamkan Gustavo Franca ke Arema FC. Pemain tersebut disebut tidak masuk dalam skema pelatih di putaran kedua.

Meski begitu, jumlah pemain asing Persija masih berlebih. Manajer mengisyaratkan kemungkinan akan ada satu pemain lagi yang tidak didaftarkan atau dilepas, meski belum ada keputusan final.

“Kemungkinan ya, kemungkinan. Tapi belum tahu siapa,” ujarnya.

Persija Masih Incar Pemain Diaspora

Pernyataan paling menarik muncul ketika manajer menyebut Persija masih membutuhkan satu pemain tambahan, dan besar kemungkinan berasal dari diaspora.

Nama Ivar Jenner sempat disebut dalam pembicaraan. Manajer mengakui pernah ada komunikasi dengan sang pemain. Namun, hingga kini belum ada jawaban pasti dari pihak Jenner.

Ia juga menegaskan bahwa rumor yang beredar di luar belum tentu berasal dari internal Persija. Pihaknya masih menunggu kepastian tanpa ingin berspekulasi terlalu jauh.

Isu lain yang muncul adalah nama Shayne Pattynama, tetapi manajer menyerahkan sepenuhnya urusan teknis tersebut kepada pelatih.

Target Menang Lawan Madura dan Rekor Kandang

Dalam waktu dekat, Persija akan menghadapi Madura. Manajer secara tegas menyampaikan target kemenangan kepada pemain.

Persija memiliki catatan impresif di kandang dan sudah lama tidak menelan kekalahan. Momentum ini ingin terus dijaga untuk mendongkrak posisi di klasemen.

Optimisme putaran kedua tidak hanya datang dari komposisi pemain, tetapi juga dari kepercayaan diri tim saat bermain di hadapan pendukung sendiri.

Soal Denda Van Basty dan Sikap Tanpa Banding

Persija juga baru saja menerima sanksi denda terkait insiden yang melibatkan Van Basty. Manajemen memilih tidak mengajukan banding dan menerima hukuman tersebut.

Menurut manajer, semua sudah diatur dalam regulasi. Jika pemain melakukan pelanggaran, maka konsekuensinya harus diterima.

Meski diakui cukup merugikan karena membuat tim kehilangan gelandang, kejadian itu dijadikan pelajaran penting agar tidak terulang di putaran kedua.

Fokus Persija di Paruh Musim

Dengan tambahan pemain baru, evaluasi mental, serta rencana mendatangkan pemain diaspora, Persija ingin tampil lebih solid di paruh kedua musim.

Manajemen berharap, kombinasi kekompakan tim, kedalaman skuad, dan kedisiplinan pemain bisa menjadi pembeda dibanding putaran pertama.

Isu pemain diaspora Persija pun kini menjadi topik hangat di kalangan suporter yang menanti kejutan berikutnya dari Macan Kemayoran di bursa transfer.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#evaluasi Persija Jakarta #Ivar Jenner Persija #Shayne Pattynama #Pemain diaspora persija #transfer Persija putaran kedua