Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Transfer Persebaya Januari 2026: Bernardo Tavares Cuci Gudang Lagi, Dejan Tumbas, Diego Mauricio, hingga Kadek Raditya Resmi Dilepas

Dyah Wulandari • Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:00 WIB

Transfer Persebaya Januari 2026 memanas. Dejan Tumbas, Diego Mauricio, dan Kadek Raditya resmi dilepas Bajul Ijo.
Transfer Persebaya Januari 2026 memanas. Dejan Tumbas, Diego Mauricio, dan Kadek Raditya resmi dilepas Bajul Ijo.

SURABAYA - Pergerakan transfer Persebaya Januari 2026 kembali menyita perhatian publik sepak bola nasional. Setelah lebih dulu melepas sejumlah pemain, kebijakan perombakan skuad ala Bernardo Tavares ternyata belum berhenti. Pelatih asal Portugal itu kembali membuat keputusan besar dengan melepas tiga pemain sekaligus, menegaskan bahwa proses evaluasi tim masih terus berjalan.

Langkah berani ini memunculkan tanda tanya di kalangan Bonek. Pasalnya, Persebaya Surabaya sejatinya tidak berada dalam kondisi terpuruk. Hingga pekan ke-17 Liga 1 musim 2025-2026, Bajul Ijo masih bertengger di peringkat tujuh klasemen sementara dengan koleksi 28 poin, posisi yang relatif aman dalam persaingan papan atas.

Namun bagi Bernardo Tavares, klasemen bukan satu-satunya tolok ukur. Pelatih berusia 44 tahun itu dikenal tegas dan konsisten membangun tim sesuai filosofi bermainnya. Pemain yang dianggap tidak selaras dengan kebutuhan taktik, intensitas permainan, atau visi jangka panjang klub, siap tersingkir tanpa memandang nama besar maupun status senior.

Baca Juga: Isu Kenaikan Gaji Pensiunan 2026 Ramai di YouTube, PT Taspen Tegaskan Belum Ada Keputusan Pemerintah soal Rapel

Dejan Tumbas Jadi Korban Evaluasi

Nama pertama yang resmi dilepas Persebaya pada transfer Persebaya Januari 2026 adalah Dejan Tumbas. Pemain asal Serbia tersebut merupakan bagian dari proyek awal Bernardo Tavares, namun dinilai belum mampu memberi kontribusi maksimal.

Meski berposisi asli sebagai penyerang tengah, Tumbas kerap dimainkan di luar posisi naturalnya, termasuk sebagai bek kiri. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah, namun adaptasi peran yang tidak konsisten membuat performanya kurang optimal. Selama berseragam Persebaya, pemain berusia 26 tahun ini mencatatkan 30 penampilan dengan dua assist.

Baca Juga: Isu Rapel Pensiun Januari 2026 Viral dan Bikin Harap-Harap Cemas, PT Taspen Tegaskan Belum Ada Keputusan Kenaikan Pensiun

Dengan nilai pasar mencapai Rp3,48 miliar, Dejan Tumbas sebenarnya masih menyimpan potensi. Namun Tavares tampaknya menginginkan pemain yang lebih spesifik dan langsung sesuai kebutuhan sistem permainan. Keputusan melepasnya menjadi sinyal kuat bahwa Persebaya ingin skuad yang lebih efektif dan seimbang.

Diego Mauricio Tak Bertahan Lama

Nama kedua yang dilepas adalah striker asal Brasil, Diego Mauricio. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat Diego baru didatangkan pada awal musim Liga 1 2025-2026 dengan ekspektasi tinggi.

Baca Juga: Isu PMK 118/2025 Picu Harapan Kenaikan Pensiun, Benarkah Ada Rapel Pensiunan Cair? Ini Klarifikasi Resmi PT Taspen

Diego Mauricio berstatus sebagai penyerang berpengalaman berusia 34 tahun dengan nilai pasar Rp3,91 miliar. Kehadirannya diharapkan bisa menambah ketajaman lini depan Bajul Ijo. Namun realitas di lapangan berkata lain. Diego hanya mencatatkan tujuh penampilan sepanjang paruh musim pertama.

Minimnya menit bermain dan ketatnya persaingan di lini depan menjadi faktor utama di balik keputusan berpisah. Bagi Bernardo Tavares, efektivitas dan intensitas bermain jauh lebih penting dibanding nama besar atau reputasi. Pelepasan Diego menegaskan bahwa Persebaya kini fokus pada pemain yang benar-benar cocok dengan kebutuhan taktik.

Kadek Raditya Pindah ke Persis Solo

Pemain ketiga yang dilepas adalah bek tengah lokal Kadek Raditya. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan Kadek bersama Persebaya setelah beberapa musim menjadi bagian dari lini pertahanan.

Baca Juga: Viral Rapel Pensiun ASN TNI Polri Diklaim Cair 2026, PT Taspen Tegaskan Tak Ada Kenaikan dan Rapelan Baru

Bek berusia 26 tahun ini tercatat telah membukukan 58 penampilan dan satu gol untuk Bajul Ijo. Dengan nilai pasar sekitar Rp2,61 miliar, Kadek termasuk pemain yang cukup konsisten. Namun evaluasi menyeluruh membuat manajemen memilih menyegarkan sektor pertahanan.

Menariknya, Kadek Raditya tak butuh waktu lama untuk menemukan klub baru. Ia resmi bergabung dengan Persis Solo, yang tengah membangun kekuatan dengan mengandalkan pemain-pemain berpengalaman Liga 1.

Sinyal Kuat Proyek Jangka Panjang

Perombakan pada transfer Persebaya Januari 2026 menegaskan satu hal penting: Bernardo Tavares tidak setengah-setengah membangun tim. Meski posisi klasemen masih kompetitif, rasa aman semu tidak membuatnya berhenti mengevaluasi skuad.Baca Juga: Dana Rapel Pensiun Disebut Sudah Cair Diam-Diam, TASPEN Kediri Buka Suara: Belum Ada Keputusan Pemerintah soal Kenaikan Pensiun

Bagi Tavares, identitas permainan, konsistensi, dan disiplin taktik jauh lebih penting daripada sekadar posisi sementara di klasemen. Pemain dengan kontribusi minim, peran tak jelas, atau tidak cocok secara sistem harus rela tersingkir.

Kini, pertanyaan besar pun muncul: siapa yang akan datang menggantikan mereka? Bursa transfer Januari bukan hanya soal melepas, tetapi juga memperkuat. Putaran kedua Liga 1 akan menjadi ujian sesungguhnya bagi proyek besar ini, sekaligus pembuktian apakah langkah berani Bernardo Tavares mampu membawa Persebaya melesat lebih tinggi.

Editor : Dyah Wulandari
#bursa transfer liga 1 #Bernardo Tavares #Transfer persebaya surabaya #persebaya surabaya