SURABAYA - Rumor transfer Persebaya 2026 kembali memanas dan menyita perhatian publik sepak bola nasional. Memasuki paruh musim, pergerakan Green Force tak hanya soal pemain masuk dan keluar, tetapi juga potensi mega transfer yang bisa mengubah peta kekuatan Liga 1. Dari kabar hengkangnya pemain lama hingga rumor kedatangan bintang Asia dan Eropa, Surabaya kembali menjadi pusat sorotan.
Kabar pertama datang dari lini tengah. Gelandang asal Montenegro, Milos Rayikovic, dikabarkan tengah menjalin komunikasi intens dengan Persiba Balikpapan. Posisi Milos di Persebaya disebut-sebut terancam akibat evaluasi skuad yang dilakukan pelatih Bernardo Tavares. Dengan tinggi badan 187 cm dan pengalaman bermain di level atas, Milos dinilai cocok menjadi tambahan kekuatan bagi Beruang Madu.
Jika transfer ini terwujud, Stadion Batakan berpotensi menjadi pelabuhan baru bagi Milos. Kepindahan tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan sang gelandang bersama Bajol Ijo.
Andik Fermansyah dan Romantisme Pulang Kampung
Di sisi lain, rumor yang paling membangkitkan emosi Bonek datang dari nama Andik Fermansyah. Winger lincah yang identik dengan Persebaya ini kembali dikaitkan dengan kepulangan ke Stadion Gelora Bung Tomo. Bagi Bonek, Andik bukan sekadar pemain, melainkan simbol loyalitas dan perjuangan di masa-masa sulit klub.
Sinyal kembalinya Andik ke Surabaya semakin kencang berhembus di media sosial. Meski belum ada konfirmasi resmi, banyak pihak menilai momen ini bisa menjadi waktu yang tepat bagi Andik untuk kembali memperkuat Green Force dan menularkan semangat juangnya kepada pemain muda.
Pedro Matos Resmi, Dimov Dilepas
Di tengah derasnya rumor, Persebaya juga telah mengumumkan kabar resmi. Pedro Matos dipastikan bergabung dan resmi berseragam hijau. Playmaker yang disebut memiliki kecepatan, teknik, dan insting gol tajam ini diharapkan mampu memberi warna baru di lini serang Persebaya pada sisa musim kompetisi.
Sementara itu, Persebaya juga mengumumkan perpisahan dengan bek tangguh Dimov. Manajemen menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme sang pemain selama memperkuat Green Force. Kepergian Dimov menjadi bagian dari proses perombakan skuad yang terus dilakukan.
Bidikan Bintang Asia dan Amerika Latin
Tak berhenti di situ, rumor transfer Persebaya 2026 semakin liar dengan munculnya nama-nama besar. Gelandang kreatif asal Argentina, Manuel Hidalgo, yang saat ini membela Johor Darul Takzim (JDT), disebut masuk radar belanja. Dengan visi bermain tajam dan kaki kiri mematikan, Hidalgo dianggap ideal untuk menambah kreativitas lini tengah.
Di lini depan, Persebaya dikabarkan membidik striker timnas Irak Aimen Husin. Penyerang berpostur 1,89 meter ini dikenal sebagai predator kotak penalti dan momok bagi pertahanan lawan di level Asia. Jika transfer ini terwujud, daya gedor Persebaya diyakini akan meningkat drastis.
Nama lain yang tak kalah menarik adalah striker timnas Kirgistan Joel Kojo. Pemain bernilai pasar Rp10,43 miliar ini dikenal cepat dan dingin di depan gawang. Golnya ke gawang Oman di Piala Asia lalu masih lekat di ingatan publik Indonesia.
Sektor Sayap dan Pertahanan Ikut Disorot
Di sektor pertahanan, nama Shayne Pattynama juga mencuat. Bek kiri timnas Indonesia yang kini bermain di Liga Thailand bersama Buriram United ini disebut menjadi target serius Persebaya. Jika berhasil didatangkan, sisi kiri pertahanan Bajol Ijo dipastikan makin solid.
Selain itu, pemain sayap timnas Lebanon Majed Osman juga masuk radar. Dengan pengalaman di Liga 1 bersama Dewa United dan Persik Kediri, Osman dinilai sudah memahami atmosfer sepak bola Indonesia.
Tak ketinggalan, gelandang serang asal Australia Robert Zul turut dikaitkan dengan Persebaya. Pemain bernilai pasar fantastis Rp13,91 miliar ini disebut sebagai kandidat konduktor serangan baru Green Force.
Deretan nama tersebut menunjukkan satu hal: Persebaya serius membangun tim kompetitif. Tinggal menunggu waktu, rumor mana yang akan menjadi kenyataan dan siapa yang benar-benar akan mendarat di Kota Pahlawan.
Editor : Dyah Wulandari