Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Saldo Rekening Pensiunan Diklaim Melonjak Awal 2026, Isu Rapel Gaji Viral di YouTube, TASPEN Kediri Tegaskan: Belum Ada Keputusan Kenaikan Pensiun

Axsha Zazhika • Minggu, 25 Januari 2026 | 13:20 WIB
Saldo Rekening Pensiunan Diklaim Melonjak Awal 2026, Isu Rapel Gaji Viral di YouTube, TASPEN Kediri Tegaskan: Belum Ada Keputusan Kenaikan Pensiun
Saldo Rekening Pensiunan Diklaim Melonjak Awal 2026, Isu Rapel Gaji Viral di YouTube, TASPEN Kediri Tegaskan: Belum Ada Keputusan Kenaikan Pensiun

BLITAR – Isu rapel gaji pensiunan cair 2026 mendadak ramai diperbincangkan setelah sebuah video YouTube menyebut saldo rekening pensiunan bisa melonjak drastis di awal tahun depan. Dalam narasi video tersebut, dijelaskan bahwa pemerintah telah memberi persetujuan resmi atas pembayaran selisih kenaikan gaji pensiun yang sempat tertunda, sehingga dana rapel akan otomatis masuk ke rekening pensiunan melalui PT TASPEN.

Video viral itu mengaitkan klaim rapel gaji pensiunan cair 2026 dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2024 yang menetapkan kenaikan pensiun sebesar 12 persen. Disebutkan pula, proses pencairan sempat tertahan karena faktor inflasi, kemampuan fiskal negara, serta kesiapan regulasi teknis, sebelum akhirnya disebut rampung pada awal 2026.

Narasi tersebut bahkan merinci estimasi besaran rapel berdasarkan golongan, mulai ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah, serta menjelaskan mekanisme pencairan digital melalui aplikasi Taspen Otentikasi. Klaim ini memicu harapan besar di kalangan pensiunan ASN, purnawirawan TNI, dan Polri.

Namun, informasi tersebut langsung mendapat klarifikasi resmi dari PT TASPEN (Persero).

TASPEN Kediri: Belum Ada Keputusan Pemerintah

PT TASPEN (Persero) Kediri menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan Pemerintah terkait kenaikan pensiun maupun pembayaran rapelan gaji pensiunan. Penegasan ini disampaikan melalui pernyataan resmi yang dirilis pada 17 November 2025, menyusul maraknya informasi viral yang dinilai tidak akurat.

TASPEN menyatakan bahwa seluruh kebijakan terkait penetapan, penyesuaian, dan kenaikan pensiun pokok sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah pusat. Apabila kebijakan baru telah ditetapkan, pengumuman akan dilakukan secara resmi melalui regulasi yang sah, bukan melalui konten media sosial atau video daring.

Rapel Tidak Otomatis dan Tidak Seragam

Menanggapi isu rapel gaji pensiunan cair 2026, TASPEN menjelaskan bahwa besaran rapel—jika suatu saat ditetapkan—sangat bergantung pada golongan terakhir, masa kerja, serta ketentuan peraturan yang berlaku. Karena itu, tidak semua pensiunan akan menerima nominal maksimal seperti yang kerap disebut dalam narasi viral.

TASPEN juga menegaskan bahwa sampai pertengahan Desember 2025, belum ada instruksi resmi Pemerintah mengenai pembayaran rapelan gaji pensiunan, sehingga klaim pencairan rapel yang beredar dipastikan tidak benar.

Masih Mengacu PP Nomor 8 Tahun 2024

Saat ini, pembayaran pensiun masih mengacu pada PP Nomor 8 Tahun 2024 tentang penetapan pensiun pokok PNS dan janda atau duda. Belum terdapat keputusan baru terkait kenaikan pensiun PNS, purnawirawan TNI, Polri, maupun penerima tunjangan kehormatan lainnya.

Dalam pelayanan, TASPEN menegaskan komitmennya menjalankan prinsip 5T, yakni Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat.

Imbauan Waspada Informasi Viral

TASPEN mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi viral terkait rapel gaji pensiunan cair 2026 tanpa konfirmasi resmi. Informasi valid hanya dapat diperoleh melalui Call Center 1500 919, akun media sosial resmi TASPEN, dan situs taspen.co.id.

Dengan klarifikasi ini, TASPEN menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan resmi Pemerintah mengenai kenaikan pensiun maupun pencairan rapel, sehingga masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi agar tidak terjebak informasi keliru.

 

Editor : Axsha Zazhika
#Taspen Kediri #Pensiunan ASN #rapel gaji pensiunan #kenaikan pensiun #informasi viral