Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dana Rapel Gaji Pensiunan Diklaim Sudah Cair Nasional, Video Viral Sebut Kepastian Resmi, TASPEN Kediri Tegaskan: Belum Ada Keputusan Pemerintah

Axsha Zazhika • Minggu, 25 Januari 2026 | 13:40 WIB

Dana Rapel Gaji Pensiunan Diklaim Sudah Cair Nasional, Video Viral Sebut Kepastian Resmi, TASPEN Kediri Tegaskan: Belum Ada Keputusan Pemerintah
Dana Rapel Gaji Pensiunan Diklaim Sudah Cair Nasional, Video Viral Sebut Kepastian Resmi, TASPEN Kediri Tegaskan: Belum Ada Keputusan Pemerintah

BLITAR
– Isu rapel gaji pensiunan kembali viral di YouTube setelah sebuah video menyebut pemerintah telah merealisasikan pencairan dana rapel secara nasional. Dalam narasi video tersebut, diklaim bahwa selisih kenaikan gaji pensiun telah resmi dibayarkan kepada pensiunan ASN, TNI, dan Polri, termasuk janda, duda, serta ahli waris yang tercatat.

Video itu menegaskan rapel gaji pensiunan bukan sekadar isu media sosial, melainkan keputusan resmi yang disebut telah melalui pengesahan Kementerian Keuangan dan PT TASPEN (Persero). Bahkan dijelaskan mekanisme pencairan dilakukan secara digital melalui transfer langsung ke rekening pensiun, dengan nominal berbeda-beda sesuai golongan dan masa kerja.

Narasi viral tersebut memicu harapan besar di kalangan pensiunan karena menyebut rapel gaji pensiunan sebagai bentuk penghargaan negara atas pengabdian puluhan tahun. Namun, klaim tersebut tidak sejalan dengan penjelasan resmi dari PT TASPEN.

TASPEN Kediri: Belum Ada Keputusan Kenaikan atau Rapel Pensiun

PT TASPEN (Persero) Kediri menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan Pemerintah terkait penetapan, penyesuaian, maupun kenaikan pensiun pokok, termasuk pembayaran rapelan gaji pensiunan. Penegasan ini disampaikan melalui pernyataan resmi yang dirilis pada 17 November 2025 sebagai respons atas maraknya informasi yang dinilai tidak akurat.

TASPEN menekankan bahwa seluruh kebijakan terkait pensiun merupakan kewenangan Pemerintah pusat dan akan diumumkan secara resmi apabila telah ditetapkan melalui regulasi yang sah. Informasi yang beredar di media sosial atau video daring tidak dapat dijadikan rujukan kebijakan.

Rapel Bergantung Aturan, Tidak Otomatis Cair

Menanggapi klaim rapel gaji pensiunan, TASPEN menjelaskan bahwa besaran rapel—jika suatu saat ditetapkan—sangat bergantung pada golongan, masa kerja, serta ketentuan peraturan yang berlaku. Karena itu, tidak semua pensiunan akan menerima nominal maksimal sebagaimana sering disebut dalam narasi viral.

TASPEN juga mengonfirmasi bahwa sampai pertengahan Desember 2025, belum ada instruksi resmi Pemerintah mengenai pembayaran rapelan gaji pensiunan. Dengan demikian, informasi tentang rapel yang disebut sudah cair dipastikan tidak benar.

Masih Mengacu PP Nomor 8 Tahun 2024

Saat ini, pembayaran pensiun masih mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024 tentang penetapan pensiun pokok PNS serta janda atau duda. Tidak terdapat keputusan baru terkait kenaikan pensiun PNS, purnawirawan TNI, Polri, maupun penerima tunjangan kehormatan lainnya.

Dalam pelayanan, TASPEN menegaskan komitmennya menjalankan prinsip 5T, yakni Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat, guna menjaga akurasi dan kepercayaan peserta.

Baca Juga: Rumor Transfer Arema FC Terbaru Kian Panas: Bongkar Total Skuad, Tiga Pemain Grade A Disiapkan Jadi Kunci Revolusi Singo Edan

Imbauan Waspada Informasi Viral

TASPEN mengimbau masyarakat, khususnya pensiunan dan keluarganya, agar selalu memeriksa kebenaran informasi terkait rapel gaji pensiunan melalui kanal resmi, seperti Call Center 1500 919, akun media sosial resmi TASPEN, dan situs taspen.co.id.

Dengan klarifikasi ini, TASPEN menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan resmi Pemerintah mengenai pencairan rapel maupun kenaikan pensiun, sehingga masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi agar tidak terjebak informasi keliru.

 

Editor : Axsha Zazhika
#Taspen Kediri #Pensiunan ASN #rapel gaji pensiunan #kenaikan pensiun #informasi viral