JAKARTA - Update Transfer BRI Super League Putaran Kedua 2025-2026 menghadirkan banyak kejutan. Sejumlah klub besar bergerak cepat merampungkan transfer pemain baru, mulai dari striker asing, gelandang kreatif, hingga bek Timnas Indonesia. Aktivitas ini menandai keseriusan klub-klub Liga Indonesia dalam memperkuat skuad menghadapi ketatnya persaingan paruh kedua musim.
Persija Jakarta menjadi salah satu klub yang paling disorot. Macan Kemayoran resmi mendatangkan striker asal Maroko, Aladin Ajarai. Pemain berusia 33 tahun dengan tinggi 177 sentimeter itu sebelumnya memperkuat North SS United FC. Ajarai berposisi sebagai penyerang tengah dan diharapkan menjadi opsi baru di lini depan Persija. Nilai pasar sang pemain saat ini berada di angka Rp8,08 miliar.
Selain Ajarai, Persija juga mengamankan jasa pemain muda potensial Fajar Faturahman. Bek kanan berusia 23 tahun tersebut sebelumnya membela Borneo FC. Dengan nilai pasar Rp6,08 miliar, Fajar diproyeksikan memperkuat sektor pertahanan sayap Macan Kemayoran yang membutuhkan tambahan energi dan kecepatan.
Persik Kediri Paling Agresif di Bursa Transfer
Persik Kediri tampil sebagai klub paling aktif dalam Update Transfer BRI Super League Putaran Kedua 2025-2026. Tim berjuluk Macan Putih itu mendatangkan sejumlah nama besar lintas posisi. Salah satunya adalah Adrian Luna, gelandang serang asal Uruguay. Mantan pemain Kerala Blasters FC ini memiliki nilai pasar fantastis Rp10,34 miliar dan menjadi rekrutan paling mahal Persik musim ini.
Tak hanya Luna, Persik juga memperkuat lini belakang dengan mendatangkan Hamra Hehanusa. Bek tengah lokal berusia 26 tahun tersebut sebelumnya bermain untuk Persib Bandung dan kini bernilai pasar Rp3,48 miliar. Persik juga mengamankan bek kiri eks Timnas Indonesia, Resaldi Hehanusa, yang memiliki nilai pasar Rp2,61 miliar.
Lini pertahanan Persik semakin solid setelah kedatangan bek tengah asal Spanyol, Chesu Meneses, dari Malut United FC. Pemain berusia 31 tahun itu memiliki nilai pasar Rp3,48 miliar. Tak berhenti di situ, Persik Kediri juga resmi mendatangkan gelandang serang asal Spanyol John Toral, eks Mumbai City FC, dengan nilai pasar Rp8,69 miliar.
Pergerakan Klub Lain Tak Kalah Menarik
Di luar Persija dan Persik Kediri, sejumlah klub lain juga melakukan manuver penting. Malut United FC resmi mendatangkan gelandang Brasil Lukas Cardoso. Pemain berusia 29 tahun ini berposisi sebagai gelandang tengah dan memiliki nilai pasar Rp8,08 miliar.
Sementara itu, Bhayangkara FC mengamankan jasa Pratama Arhan Mbarga—atau Pripat Marga—pemain sayap kanan naturalisasi Kamboja. Eks Dewa United FC itu kini bernilai pasar Rp4,35 miliar dan diharapkan menambah daya dobrak The Guardians.
Di Liga 2, Persijap Jepara resmi merekrut winger asal Spanyol Iker Guarrotxena Sena. Pemain berusia 33 tahun yang sebelumnya tanpa klub ini memiliki nilai pasar Rp5,65 miliar dan diprediksi menjadi tumpuan lini serang Persijap.
Arema FC, Semen Padang, dan Dewa United
Arema FC melakukan perombakan dengan melepas bek tengah Brasil Yan Mota yang bernilai pasar Rp869 juta. Sebagai gantinya, Singo Edan resmi mendatangkan winger Brasil Gavriel Silva dari Terengganu FC dengan nilai pasar Rp3,91 miliar.
Semen Padang FC juga aktif dengan mendatangkan gelandang serang Jepang Kazukina Kagawa. Eks pemain Puji Eda itu memiliki nilai pasar Rp3,48 miliar. Selain itu, Semen Padang merekrut penjaga gawang lokal Rendy Oscario dari Persebaya Surabaya.
Adapun Dewa United FC mengamankan jasa winger Brasil Pico Duarte dari Malut United FC dengan nilai pasar Rp1,74 miliar.
Update Transfer BRI Super League Putaran Kedua 2025-2026 masih berpotensi menghadirkan kejutan lanjutan. Dengan banyaknya transfer resmi yang sudah diumumkan, peta kekuatan Liga Indonesia dipastikan berubah signifikan.
Editor : Dyah Wulandari