Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya Lepas Dejan Tumbas dan Empat Pemain Lain Sekaligus, Masuknya Pedro Matos Bongkar Strategi Besar Bajul Ijo

Novica Satya Nadianti • Minggu, 25 Januari 2026 | 18:15 WIB

Persebaya lepas Dejan Tumbas bersama empat pemain lain. Masuknya Pedro Matos bongkar strategi besar Bajul Ijo.
Persebaya lepas Dejan Tumbas bersama empat pemain lain. Masuknya Pedro Matos bongkar strategi besar Bajul Ijo.

JAKARTA - Persebaya lepas Dejan Tumbas secara resmi dalam pengumuman besar yang sekaligus mengonfirmasi lima pemain dilepas jelang putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026. Keputusan ini langsung menyita perhatian publik Surabaya, terutama Bonek dan Bonita, karena nama Dejan Tumbas selama ini dianggap sebagai salah satu pemain asing yang masih dibutuhkan tim.

Persebaya lepas Dejan Tumbas di tengah proses perombakan skuad yang dilakukan manajemen secara terencana. Hilangnya nama Tumbas dari sesi latihan beberapa hari terakhir sebenarnya sudah memunculkan tanda tanya. Spekulasi berkembang liar hingga akhirnya terjawab lewat pengumuman resmi klub.

Persebaya lepas Dejan Tumbas bukan sebagai keputusan mendadak atau emosional. Manajemen menegaskan langkah ini diambil berdasarkan evaluasi kebutuhan tim, efisiensi slot pemain asing, serta arah taktik yang ingin dibangun pelatih Bernardo Tavares untuk putaran kedua.

Baca Juga: Penalti Penentu Kemenangan! Gustavo Almeida Penalti Persija Jakarta Jadi Mimpi Buruk Madura United

Lima Pemain Dilepas, Dejan Tumbas Paling Disorot

Selain Dejan Tumbas, Persebaya juga melepas empat pemain lain dalam satu waktu. Namun, perhatian publik paling tertuju pada Tumbas karena statusnya sebagai pemain asing dengan ekspektasi besar sejak awal musim. Ia direkrut untuk memperkuat lini depan dan memberi dimensi berbeda dalam duel fisik serta permainan udara.

Bagi sebagian Bonek, keputusan ini terasa mengejutkan. Dejan bukan pemain pelapis, melainkan bagian dari rotasi utama. Namun jika ditarik ke belakang, tanda-tanda kepergiannya sebenarnya sudah terlihat. Ia mulai jarang masuk rencana rotasi, kalah bersaing dengan pemain asing lain, dan tak terlihat di beberapa sesi latihan.

Dalam sepak bola profesional, situasi ini bukan hal baru. Bukan soal suka atau tidak suka, melainkan soal kebutuhan tim dan efektivitas komposisi pemain. Ketika pemain baru masuk, slot lain harus dikorbankan.

Baca Juga: Nyaris Gol Debut! Ala Edine Ajarai Persija Jakarta Sempat Bikin Stadion Bergemuruh, Gol Dianulir Usai Penalti Maxwell Gagal

Keputusan Manajerial, Bukan Drama Internal

Manajemen Persebaya menegaskan bahwa dilepasnya Dejan Tumbas murni keputusan manajerial. Klub sedang membangun ulang komposisi pemain asing agar lebih selaras dengan filosofi permainan Bernardo Tavares. Dejan disebut menjadi “korban” dari dinamika tersebut.

Sepanjang paruh pertama musim, Dejan Tumbas mencatatkan 14 penampilan. Meski belum mencetak gol, kontribusinya tetap terasa lewat duel udara, kerja keras, serta rata-rata 2,1 tembakan per laga. Ia juga dikenal disiplin, hanya mengoleksi satu kartu kuning sepanjang musim.

Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada Dejan Tumbas atas dedikasi dan profesionalismenya selama membela Bajul Ijo. Klub mendoakan yang terbaik untuk kariernya di klub berikutnya.

Baca Juga: Rumor Bursa Transfer Memanas! Sain Patinama ke Persija Jakarta Menguat, Sinyal Oranye dari Media Asia Tenggara Bikin Jakmania Berdebar

Rumor Ivar Jenner Dipastikan Hoaks

Di tengah kabar pemain keluar-masuk, rumor mengenai Ivar Jenner yang dikaitkan dengan Persebaya juga mencuat. Namun informasi tersebut ditegaskan sebagai hoaks. Tidak ada dasar internal yang menguatkan kabar tersebut.

Secara kebutuhan taktik, Ivar Jenner dinilai bukan prioritas Persebaya saat ini. Meski kualitasnya tidak diragukan, profil permainannya tidak sesuai dengan komposisi dan strategi yang sedang dibangun. Bonek dan Bonita diminta tidak mudah terpancing isu yang sengaja digoreng demi trafik dan views.

 

Pedro Matos Masuk, Pola Persebaya Terbaca

Pada hari yang sama, Persebaya juga resmi memperkenalkan Pedro Matos sebagai pemain baru per 22 Januari 2026. Gelandang serang asal Portugal ini dikenal fleksibel, bisa bermain sebagai winger maupun playmaker, serta aktif dalam transisi dan pressing.

Baca Juga: Livin Kurzawa Persib Bandung Jadi Perbincangan Nasional, Disebut Sudah Tiba di Bandung, Transfer Besar Segera Diumumkan?

Masuknya Pedro Matos memperjelas arah Persebaya. Klub menginginkan lini serang yang lebih dinamis, agresif dalam menyerang ruang, dan efektif dalam transisi cepat. Kehadirannya juga diproyeksikan sebagai pelapis strategis jika Rivera absen karena kartu atau cedera.

Namun publik juga diingatkan untuk tidak bereuforia berlebihan. Pedro Matos datang sebagai solusi taktis, bukan jaminan instan. Ia harus membuktikan kualitasnya di level Persebaya.

Persebaya Berubah Demi Lebih Kompetitif

Dari seluruh rangkaian ini, satu benang merah terlihat jelas. Persebaya sedang melakukan perombakan terencana. Slot asing disesuaikan dengan kebutuhan taktik, bukan sentimen. Dejan Tumbas keluar karena strategi, Pedro Matos masuk sebagai bagian dari rencana baru.

Baca Juga: Resmi! Sain Patinama Gabung Persija Jakarta, Bek Timnas Indonesia Ini Dikunci 2,5 Musim Demi Ambisi Juara Macan Kemayoran

Perubahan memang menyakitkan. Namun bagi klub yang ingin naik level, keputusan besar adalah keniscayaan. Kini, jawaban sesungguhnya akan datang dari performa di lapangan.

Editor : Novica Satya Nadianti
#Pedro Matos Persebaya Surabaya #dejan tumbas #transfer Persebaya #Persebaya lepas Dejan Tumbas #bonek bonita