Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hadapi PSIM Yogyakarta, Bernardo Tavares Persebaya Fokus Adaptasi dan Stamina Pemain Jelang Putaran Kedua Super League 2025–2026

Novica Satya Nadianti • Minggu, 25 Januari 2026 | 18:50 WIB

Bernardo Tavares Persebaya fokus adaptasi dan stamina pemain jelang laga tandang melawan PSIM Yogyakarta di putaran kedua.
Bernardo Tavares Persebaya fokus adaptasi dan stamina pemain jelang laga tandang melawan PSIM Yogyakarta di putaran kedua.

SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares Persebaya, memanfaatkan jeda kompetisi untuk mempercepat proses adaptasi pemain anyar jelang bergulirnya putaran kedua Super League 2025–2026. Fokus utama tim pelatih tertuju pada kesiapan fisik, stamina, serta pemulihan kondisi pemain sebelum menghadapi PSIM Yogyakarta.

Persebaya Surabaya dijadwalkan melakoni laga tandang melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (25/1/2026). Pertandingan tersebut menjadi ujian awal Green Force di paruh musim kedua yang dikenal lebih kompetitif dan sarat tekanan.

Bernardo Tavares menyadari tantangan tidak hanya datang dari kekuatan lawan, tetapi juga kondisi internal tim. Beberapa pemain baru masih berada dalam fase adaptasi, baik dari segi fisik maupun ritme pertandingan.

Baca Juga: Viral Kabar Rapel dan Kenaikan Pensiun ASN-TNI-Polri Cair 30 Januari 2026, TASPEN Kediri Tegaskan Fakta Sebenarnya

Adaptasi Pemain Baru Jadi Prioritas

Dalam masa jeda hampir dua pekan, Bernardo Tavares Persebaya menaruh perhatian besar pada proses adaptasi rekrutan anyar. Nama-nama seperti Gustavo Fernandez, Bruno Paraiba, dan Jefferson Silva disebut masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri setelah perjalanan panjang menuju Indonesia.

“Ada pemain yang masih mengalami jet lag dan belum mendapatkan kualitas tidur yang baik. Kami berharap kondisinya segera membaik,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Menurut Tavares, adaptasi yang cepat menjadi kunci agar fondasi permainan tim bisa terbentuk dengan baik. Ia menegaskan bahwa latihan disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan dan karakter masing-masing pemain.

Baca Juga: ADAKSI Tolak Surat Sekjen: Tunjangan Kinerja Dosen 2020–2024 Disebut “Utang Negara”, Ombudsman Temukan Maladministrasi

Peningkatan Stamina Jelang Laga Tandang

Selain adaptasi, peningkatan stamina pemain juga menjadi fokus utama. Bermain di Stadion Sultan Agung dengan atmosfer tekanan tinggi menuntut kondisi fisik yang prima. Tavares ingin seluruh pemain mampu menjaga intensitas permainan sepanjang laga.

“Waktu yang ada kami gunakan sebaik mungkin untuk memahami pemain dan menyesuaikan latihan dengan kebutuhan pertandingan,” kata Tavares.

Stamina dinilai krusial, terutama menghadapi PSIM Yogyakarta yang dipastikan tampil agresif demi mengamankan poin kandang. Persebaya Surabaya dituntut tampil disiplin dan konsisten sejak menit awal.

Baca Juga: Isu Kenaikan Pensiun ASN-TNI-Polri Ramai di Media Sosial, TASPEN Kediri Tegaskan Belum Ada Keputusan Pemerintah

Pantau Pemain Cedera, Tidak Semua Siap Tampil

Bernardo Tavares juga mengakui bahwa tidak semua pemain baru akan langsung siap dimainkan. Beberapa pemain masih dalam tahap pemulihan cedera dan adaptasi kondisi fisik.

Tim pelatih terus memantau perkembangan kebugaran pemain secara intensif. Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, Tavares berharap sebagian pemain bisa kembali tersedia untuk laga penting tersebut.

“Kami akan melihat perkembangan latihan selanjutnya dan menyusun rencana terbaik untuk pertandingan melawan PSIM,” tegasnya.

Baca Juga: Persebaya vs PSIM: Bernardo Tavares Akui Pemain Baru Belum Siap Tampil, Kondisi Skuad Jadi Sorotan Jelang Putaran Kedua

Persaingan Klasemen Kian Ketat

Menjelang putaran kedua, posisi kedua tim di klasemen juga menjadi perhatian. Persebaya Surabaya saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Super League dengan koleksi 28 poin dari tujuh kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Sementara itu, PSIM Yogyakarta menempati posisi keenam dengan raihan 30 poin hasil dari delapan kemenangan, enam kali imbang, dan tiga kekalahan. Selisih poin yang tipis membuat laga ini bernilai strategis bagi kedua tim.

Ujian Awal Era Bernardo Tavares

Laga melawan PSIM Yogyakarta menjadi gambaran awal sejauh mana progres Persebaya Surabaya di bawah arahan Bernardo Tavares. Putaran kedua selalu menjadi fase penentuan karena setiap kesalahan bisa berdampak panjang terhadap perjalanan tim.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Lepas Tiga Pemain di Bursa Transfer Januari 2026, Keputusan Tegas Bernardo Tavares Bikin Bonek Bertanya-tanya

Dengan fokus pada adaptasi dan stamina, Tavares berharap Persebaya Surabaya mampu tampil kompetitif meski menghadapi tekanan laga tandang. Hasil positif di Stadion Sultan Agung diyakini bisa menjadi modal penting bagi Green Force menatap sisa kompetisi Super League 2025–2026.

Editor : Novica Satya Nadianti
#Bernardo Tavares Persebaya #stadion sultan agung #psim yogyakarta #persebaya surabaya