BANDUNG – Euforia memenuhi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat Levin Kurzawa Persib Bandung resmi diperkenalkan kepada publik Bobotoh. Momen tersebut hadir usai kemenangan Persib Bandung atas PSBS Biak pada pekan ke-18 BRI Super League, Minggu malam, yang semakin menyempurnakan atmosfer kemenangan di kandang Maung Bandung.
Dalam pengenalan perdananya, Levin Kurzawa Persib Bandung tampil percaya diri dan tak menutupi rasa antusiasnya. Bek kiri berpengalaman asal Prancis itu menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan Persib merupakan pilihan pribadi yang matang, bukan langkah spontan di penghujung karier.
“Ini murni keputusan saya. Persib adalah pilihan terbaik untuk saya dan karier saya,” ujar Kurzawa di hadapan Bobotoh. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kepindahannya dilandasi pertimbangan serius, termasuk status Persib sebagai juara bertahan, reputasi besar klub di level nasional dan Asia, serta kekuatan basis suporter yang dinilainya sangat hidup.
Kurzawa: Petualangan Baru Bersama Bobotoh
Bagi pemain berusia 33 tahun itu, Bandung bukan sekadar destinasi baru, melainkan awal dari babak penting dalam perjalanan profesionalnya. Latar belakang pengalaman panjang di sepak bola Eropa membuat Kurzawa mengaku tertantang bermain di lingkungan dengan tekanan dan ekspektasi tinggi seperti Persib Bandung.
“Ini petualangan baru dan saya sangat antusias untuk datang dan bermain di sini,” kata Kurzawa. Ia juga menegaskan tekadnya untuk segera memberikan kontribusi maksimal kepada tim asuhan Bojan Hodak, baik dari sisi kualitas permainan maupun pengalaman di level internasional.
Kehadiran Kurzawa diharapkan mampu menambah kedalaman dan fleksibilitas Persib, terutama di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik dan babak gugur ACL 2 yang menuntut rotasi pemain berkualitas.
Persib Tambah Bek Muda Berdarah Eropa
Tak hanya Kurzawa, Persib Bandung juga resmi mendatangkan bek tengah muda berdarah Belanda-Indonesia, Dion Markx. Pemain kelahiran 29 Juni 2005 itu menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun bersama Maung Bandung. Meski baru berusia 20 tahun, Dion datang dengan modal pengalaman yang tak biasa.
Sebelum berlabuh ke Bandung, Dion sempat memperkuat TOP Oss di divisi dua Liga Belanda serta menimba ilmu di akademi klub-klub ternama seperti Vitesse Arnhem dan NEC Nijmegen. Lingkungan sepak bola Eropa membentuk pemahamannya dalam membaca permainan, duel satu lawan satu, serta disiplin bertahan.
Selain itu, Dion juga tercatat sebagai bagian dari regenerasi tim nasional Indonesia. Ia pernah memperkuat Timnas U-20 dan masuk radar Timnas U-23, termasuk tampil di ajang kualifikasi Piala Asia kelompok usia.
Rekomendasi Langsung Bojan Hodak
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan bahwa perekrutan Dion Markx merupakan rekomendasi langsung dari pelatih kepala Bojan Hodak. Menurutnya, kebutuhan akan kedalaman dan konsistensi di sektor pertahanan menjadi fokus utama evaluasi paruh musim.
“Coach Bojan merekomendasikan penambahan pemain di sektor pertahanan. Dion adalah pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang timnas. Ini langkah strategis,” ujar Adhitia.
Persib memandang kehadiran Dion bukan sekadar solusi jangka pendek, melainkan investasi penting untuk masa depan klub.
Persib Kembali ke Puncak Klasemen
Sementara itu, kemenangan tipis 1-0 atas PSBS Biak semakin mempertegas performa impresif Persib di kandang. Gol tunggal dicetak Berguinho pada menit ke-87, hasil yang membawa Maung Bandung kembali ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 41 poin.
Bojan Hodak menilai kemenangan tersebut sangat krusial dalam persaingan papan atas. Meski puas, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah, terutama dalam penyelesaian akhir yang dinilai belum maksimal meski peluang tercipta cukup banyak.
Persib kini langsung mengalihkan fokus ke laga tandang kontra Persis Solo. Konsistensi permainan menjadi tantangan berikutnya, seiring ambisi besar Maung Bandung di kompetisi domestik dan Asia.
Editor : Novica Satya Nadianti