BANDUNG – Laga pekan ke-18 BRI Super League 2025-2026 menjadi malam yang sempurna bagi Maung Bandung. Levin Kurzawa Persib Bandung resmi diperkenalkan ke publik usai pertandingan dramatis kontra PSBS Biak yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0. Gol penentu Berguinho di menit-menit akhir sekaligus mengantarkan Persib kembali ke puncak klasemen sementara.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) itu berlangsung penuh tensi dan kejutan. PSBS Biak tampil disiplin dan solid sejak menit awal, bahkan sempat membuat lini tengah Persib yang dikomandoi Tom Haye kesulitan mengembangkan permainan. Kiper PSBS asal Portugal, Kadu, menjadi tembok kokoh yang berkali-kali menggagalkan peluang tuan rumah.
Di babak pertama, Persib menciptakan sejumlah peluang melalui Kakang Rudianto dan Beckham Putra, namun semuanya masih mampu dimentahkan Kadu. PSBS sendiri sesekali mengancam lewat serangan balik cepat, salah satunya melalui sepakan Barbosa yang masih bisa diamankan Teja Paku Alam. Skor kacamata pun menutup 45 menit pertama.
Kartu Merah Ubah Jalannya Laga
Memasuki babak kedua, anak asuh Bojan Hodak meningkatkan intensitas permainan dengan tekanan tinggi. Titik balik laga terjadi pada menit ke-56 ketika pemain PSBS Biak, Harry Susanto, diganjar kartu merah langsung usai melakukan pelanggaran keras terhadap Alviandra Dewangga. Keputusan wasit sempat memicu protes keras dari kubu tim tamu, bahkan Harry Susanto terlihat enggan meninggalkan lapangan sebelum akhirnya dibujuk keluar.
Meski bermain dengan 10 orang, PSBS Biak tetap menunjukkan organisasi pertahanan yang rapi. Persib berkali-kali menyerang, namun belum mampu memecah kebuntuan. Hingga akhirnya, di menit ke-88, Berguinho muncul sebagai pahlawan. Sepakan akuratnya sukses menembus gawang Kadu dan memecah kebuntuan GBLA. Gol tersebut menjadi gol perdana Berguinho sejak bergabung dengan Persib awal musim ini.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit akhir. Kemenangan ini bukan hanya berarti tiga poin, tetapi juga membawa Persib kembali menguasai puncak klasemen BRI Super League.
Momen Spesial: Kurzawa Diperkenalkan
Euforia Bobotoh belum berhenti usai laga. Kejutan terbesar datang ketika Levin Kurzawa Persib Bandung resmi diperkenalkan kepada publik. Mantan bek Paris Saint-Germain itu turun ke lapangan, memberikan hormat kepada sekitar 28 ribu Bobotoh yang memadati GBLA, dan disambut hangat oleh para pemain serta ofisial tim.
Kurzawa tampak terkesan dengan atmosfer stadion. Bek yang pernah bermain bersama Neymar dan Kylian Mbappe itu terlihat menikmati suasana dan mengamati langsung permainan calon rekan setimnya. Kehadirannya menambah kekuatan dan kedalaman skuad Persib di sisa musim.
Hodak Tegaskan Stabilitas Tim
Pelatih Persib, Bojan Hodak, memberikan klarifikasi terkait situasi Federico Barba. Ia menegaskan bek asal Italia tersebut tetap menjadi bagian penting tim hingga akhir musim dan masih terikat kontrak jangka panjang. Hodak memastikan permasalahan yang sempat muncul telah selesai dan Barba kini fokus penuh membantu tim, termasuk di AFC Champions League 2.
Soal Kurzawa, Hodak sempat bersikap santai sebelum laga. Namun setelah pertandingan, sinyal kedatangan sang pemain semakin jelas. Hodak mengakui Persib membutuhkan tambahan pemain di lini belakang untuk rotasi dan mengantisipasi cedera, tetapi menegaskan klub tidak akan melakukan belanja besar-besaran.
“Kami di posisi pertama, tidak perlu merekrut terlalu banyak pemain karena bisa menimbulkan masalah di ruang ganti,” ujar Hodak.
Amunisi Muda dan Isu Transfer Liga
Selain Kurzawa, nama bek muda timnas Indonesia Dion Marquis juga disebut-sebut menjadi amunisi baru Persib, sebuah kejutan yang di luar perkiraan Bobotoh. Langkah ini memperkuat sinyal bahwa Persib tidak hanya membidik nama besar, tetapi juga regenerasi.
Di sisi lain, rival Persib, Persija Jakarta, juga bergerak agresif dengan mendatangkan Shane Patinama. Kehadiran pemain timnas di kedua tim menambah panas persaingan putaran kedua, yang diprediksi akan semakin ketat hingga akhir musim.
Dengan kemenangan dramatis, atmosfer luar biasa, dan hadirnya Levin Kurzawa, Persib Bandung mengirim pesan kuat: mereka bukan hanya siap bertahan di puncak, tetapi juga siap menghadapi tekanan perebutan gelar hingga garis akhir.
Editor : Novica Satya Nadianti