BANDUNG – Saga Joey Pelupessy Persib Bandung mendadak berubah menjadi cerita penuh tanda tanya. Transfer yang sempat disebut nyaris pasti dan berada di angka 99 persen kini justru terancam gagal total. Kabar ini membuat Bobotoh bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi di balik layar negosiasi yang awalnya terlihat begitu meyakinkan.
Nama Joey Pelupessy sebelumnya santer disebut tinggal selangkah lagi menjadi bagian dari Maung Bandung pada bursa transfer musim dingin. Gelandang Timnas Indonesia yang lama berkiprah di Eropa itu dinilai sebagai sosok ideal untuk memperkuat lini tengah Persib, terutama menghadapi target berat di kompetisi domestik dan Asia.
Optimisme publik sempat memuncak ketika pengamat sepak bola nasional, Bung Binder, secara terbuka menyebut peluang Joey Pelupessy bergabung ke Persib Bandung berada di angka 99 persen. Namun ia juga menegaskan bahwa saat itu belum ada tanda tangan kontrak dan belum ada kesepakatan final.
“99 persen itu belum tanda tangan. Belum deal. Baru tahap pendekatan, diskusi, dan masuk negosiasi,” ujar Bung Binder dalam pernyataannya.
Negosiasi Mendadak Deadlock
Dalam dunia transfer sepak bola, angka 99 persen tidak pernah benar-benar berarti selesai. Selama belum ada kontrak yang diteken, segala kemungkinan masih bisa berubah. Dan itulah yang terjadi dalam kasus Joey Pelupessy Persib Bandung.
Beberapa hari setelah optimisme itu menyebar luas, muncul kabar bahwa proses negosiasi justru mengalami deadlock. Informasi ini kembali disampaikan oleh Bung Binder yang mengaku mendapat kabar bahwa pembicaraan antara kedua pihak tidak bergerak dan tidak menemukan titik temu.
Baca Juga: Soroti Tantangan Budi Daya Ikan di Blitar, Disnakkan Sebut Produksi Dipengaruhi Banyak Faktor
Yang membuat publik semakin penasaran, Bung Binder menyebut deadlock tersebut bukan disebabkan oleh faktor finansial. “Kalau soal uang, Persib tidak ada masalah,” ujarnya. Pernyataan ini memunculkan spekulasi baru: jika bukan uang, apa yang membuat Persib dan Joey Pelupessy tidak sepakat?
Faktor Adaptasi Jadi Sorotan
Jawaban paling masuk akal yang kemudian mencuat adalah soal adaptasi. Joey Pelupessy sepanjang kariernya bermain di Eropa dengan kultur sepak bola yang sangat berbeda dibandingkan Indonesia. Intensitas, gaya bermain, hingga tekanan publik dinilai menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan matang-matang.
Persib Bandung juga bukan klub biasa. Ekspektasi Bobotoh yang sangat tinggi, sorotan media tanpa henti, serta target besar di AFC Champions League 2 dan kompetisi domestik membuat setiap pemain harus siap secara mental dan fisik.
“Bisa jadi dikhawatirkan masa adaptasinya sulit karena Joey belum pernah bermain di luar Eropa,” tambah Bung Binder. Faktor inilah yang diduga membuat manajemen Persib memilih menahan diri dan tidak memaksakan transfer.
Isu Klub dan Masa Depan Joey
Selain faktor adaptasi, beredar pula asumsi bahwa situasi klub Joey Pelupessy saat ini, Lommel SK, ikut memengaruhi keputusan sang pemain. Klub asal Belgia tersebut berpotensi promosi ke kasta tertinggi musim depan, sehingga membuka peluang bagi Joey untuk tetap melanjutkan kariernya di Eropa.
Entah faktor mana yang paling dominan, yang jelas transfer yang sempat disebut hampir pasti kini berubah menjadi kisah menggantung tanpa kepastian. Hingga akhir Januari 2026, belum ada pengumuman resmi dari Persib Bandung terkait rekrutan anyar.
Persib Siapkan Opsi Lain
Di tengah mandeknya saga Joey Pelupessy Persib Bandung, satu nama lain justru mulai menguat, yakni Levin Kurzawa, mantan fullback kiri Paris Saint-Germain. Rumor ini dinilai sebagai sinyal bahwa Persib sudah menyiapkan rencana alternatif jika satu pintu tertutup.
Langkah ini menunjukkan bahwa manajemen Maung Bandung tidak ingin gegabah. Jika sebuah negosiasi dinilai tidak sesuai dengan kalkulasi teknis, kesiapan adaptasi, dan kebutuhan tim, Persib memilih mencari opsi lain yang lebih tepat.
Cerminan Wajah Baru Persib
Saga Joey Pelupessy menjadi cerminan perubahan pendekatan Persib Bandung dalam bursa transfer. Jika di masa lalu klub Indonesia kerap tergoda nama besar, kini Persib tampil lebih selektif dan profesional.
Bagi sebagian Bobotoh, cerita ini mungkin meninggalkan rasa penasaran bahkan sedikit kecewa. Namun bagi manajemen, keputusan ini adalah bagian dari menjaga stabilitas jangka panjang tim, bukan sekadar mengejar sensasi.
Kini pertanyaannya tinggal satu: apakah Joey Pelupessy suatu hari benar-benar akan mengenakan seragam biru Persib? Atau kisah ini hanya akan tercatat sebagai salah satu drama transfer paling mendebarkan yang nyaris terjadi, namun tak pernah menjadi kenyataan.
Editor : Novica Satya Nadianti