JAKARTA – Isu Joe Pelupessy ke Persija Jakarta kembali mencuat dan langsung memanaskan bursa transfer paruh musim Super League 2025–2026. Macan Kemayoran disebut siap melakukan manuver besar dengan membidik gelandang timnas Indonesia tersebut demi memperkuat lini tengah yang tengah bermasalah.
Kabar ketertarikan Persija terhadap Joe Pelupessy menjadi sinyal bahwa klub ibu kota belum puas dengan komposisi skuad saat ini. Meski sudah mendatangkan empat pemain anyar, Persija Jakarta masih aktif berburu amunisi tambahan, khususnya pemain berpengalaman berstatus diaspora.
Rumor Joe Pelupessy ke Persija Jakarta juga menarik perhatian publik karena potensi “tikung” rival klasik, Persib Bandung. Sebelumnya, Persib sempat dikaitkan kuat dengan gelandang berusia 32 tahun itu, namun hingga kini belum ada kepastian resmi.
Bursa Transfer Paruh Musim Persija Terbilang Agresif
Persija Jakarta memang tampil agresif pada bursa transfer paruh musim 2025–2026. Sejauh ini, manajemen telah resmi mengamankan empat nama anyar, yakni Ala Edin Ajare, Paulo Ricardo, Fajar Fatur Rahman, dan Sain Patinama.
Kehadiran keempat pemain tersebut diharapkan menambah kedalaman skuad, terutama untuk menjaga konsistensi di paruh kedua musim. Namun, manajemen Persija menilai kebutuhan tim belum sepenuhnya terpenuhi.
Manajer Persija Jakarta, Ardi Cah Joko, secara terbuka mengungkapkan bahwa timnya masih membutuhkan tambahan pemain diaspora. “Kita butuh satu lagi pemain diaspora, cuma siapanya kita belum tahu,” ujar Ardi.
Pernyataan tersebut langsung memantik spekulasi, termasuk mengarah pada nama Joe Pelupessy yang dinilai cocok mengisi kebutuhan lini tengah Persija.
Peluang Persija Tikung Persib Bandung
Isu Joe Pelupessy ke Persija Jakarta sejatinya bukan hal baru. Pada Oktober 2025 lalu, Persija dan Persib sempat dikabarkan bersaing ketat untuk mendapatkan jasanya. Bahkan, Persib disebut telah mencapai kesepakatan awal dengan pemain Lommel SK tersebut.
Namun, kabar itu perlahan meredup. Tidak adanya pengumuman resmi dari Persib serta hilangnya nama Joe Pelupessy dari daftar transfer potensial di Transfermarkt membuka kembali peluang bagi Persija.
Situasi ini semakin menguntungkan Macan Kemayoran, terlebih Persija tengah mengalami krisis di lini tengah akibat badai cedera dan absennya sejumlah pemain karena sanksi.
Meski demikian, upaya memboyong Joe Pelupessy bukan perkara mudah. Sang pemain masih terikat kontrak bersama Lommel SK hingga 30 Juni 2026 dan menjadi bagian penting dalam proyek promosi klub Belgia tersebut.
Debut Ala Edin Ajare Curian Perhatian
Di sisi lain, sorotan juga tertuju ke lini depan Persija Jakarta. Striker anyar Ala Edin Ajare langsung mencuri perhatian publik pada laga debutnya menghadapi Madura United di pekan ke-18 Super League 2025–2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (23/1/2026), menjadi momen spesial bagi Ala Edin. Pelatih Mauricio Souza memberikan debut kepada dua pemain baru, yakni Ala Edin Ajare dan Fajar Fatur Rahman.
Ala Edin masuk lebih dulu pada menit ke-70 dan hampir mencetak gol di laga perdananya. Sayangnya, gol tersebut dianulir wasit karena dianggap bergerak lebih awal saat proses penalti.
Meski gagal mencetak gol, penampilan Ala Edin dinilai memberi sinyal positif. Respons Jack Mania di tribun pun menunjukkan optimisme terhadap ketajaman sang striker.
Janji Ala Edin untuk Persija
Menanggapi debutnya, Ala Edin mengaku senang bisa merasakan atmosfer pertandingan bersama Persija Jakarta. Striker berusia 33 tahun itu bertekad bekerja keras demi mencetak gol di laga berikutnya.
“Alhamdulillah saya senang. Ini berkat kerja sama tim. Insyaallah di laga selanjutnya saya akan melakukan segalanya untuk mencetak gol untuk Persija,” ujar Ala Edin di mixed zone GBK.
Ala Edin juga menegaskan tidak mempermasalahkan golnya yang dianulir dan memilih fokus menatap pertandingan selanjutnya bersama Macan Kemayoran.
Editor : Dyah Wulandari