JAKARTA – Aktivitas Manchester United transfer Januari memang terbilang adem ayem. Hingga bursa musim dingin mendekati penutupan, Setan Merah belum juga mendatangkan pemain baru. Namun di balik ketenangan itu, Manchester United ternyata tetap melakukan manuver penting, terutama dalam urusan melepas pemain dan menyusun rencana besar untuk musim panas.
Salah satu langkah terdekat yang akan dilakukan MU adalah melepas gelandang muda mereka, Skou Kone. Berdasarkan laporan Manchester Evening News, Manchester United akan meminjamkan pemain timnas Mali U-23 tersebut ke klub Swiss Super League, Lausanne-Sport.
Dalam skema Manchester United transfer Januari ini, Skou Kone akan dipinjamkan selama enam bulan tanpa klausul pembelian permanen. Keputusan ini diambil demi perkembangan sang pemain, bukan semata-mata urusan bisnis.
Skou Kone Dipinjamkan demi Menit Bermain
Lausanne-Sport dipilih karena masih berada dalam naungan INEOS, grup yang kini juga menaungi Manchester United. Faktor ini membuat komunikasi antarklub berjalan lebih mudah, sekaligus menjamin Kone mendapatkan menit bermain reguler di level senior.
Tim pelatih MU menilai Skou Kone memiliki potensi besar sebagai gelandang bertahan. Namun, ia masih membutuhkan adaptasi dengan sepak bola Eropa di level kompetisi senior. Bermain di Liga Swiss dianggap jauh lebih bermanfaat ketimbang hanya tampil di kompetisi U-21 Inggris.
MU berharap, saat kembali ke Old Trafford, Kone sudah berkembang menjadi pemain yang lebih matang dan siap bersaing di tim utama.
MU Siapkan Pengganti Casemiro
Selain melepas pemain muda, agenda besar lain dalam peta Manchester United transfer Januari adalah mencari pengganti Casemiro. Gelandang asal Brasil itu sudah memastikan akan meninggalkan Old Trafford pada musim panas mendatang setelah kontraknya berakhir.
Kepergian Casemiro tentu meninggalkan lubang besar di lini tengah. Ia merupakan salah satu pemain paling konsisten MU dalam dua musim terakhir. Karena itu, Setan Merah mulai menyusun rencana jauh-jauh hari.
Salah satu nama yang masuk radar adalah gelandang Bayern Munchen, Leon Goretzka. MU disebut sudah lama mengagumi kemampuan pemain timnas Jerman tersebut, yang dinilai memiliki kualitas komplet untuk mengisi peran vital di lini tengah.
Leon Goretzka Target Gratisan
Keuntungan besar bagi Manchester United adalah status kontrak Goretzka. Kontrak sang pemain di Allianz Arena akan berakhir pada musim panas nanti, dan hingga kini belum ada indikasi perpanjangan dari Bayern Munchen.
Situasi ini membuat MU berpeluang mendatangkan Goretzka secara gratis. Kesempatan mendapatkan pemain berpengalaman dengan kualitas top tanpa biaya transfer jelas menjadi peluang emas yang tak ingin dilewatkan manajemen Setan Merah.
MU pun dikabarkan sudah mulai melakukan pendekatan awal kepada perwakilan Goretzka agar bersedia hijrah ke Old Trafford.
MU Harus Tebus Cole Palmer 200 Juta Euro
Tak hanya lini tengah, Manchester United juga dikaitkan dengan rencana besar di lini serang. Nama Cole Palmer mencuat sebagai target ambisius. Penyerang Chelsea itu tampil luar biasa sejak didatangkan dari Manchester City pada 2023 dan kini menjadi salah satu pemain paling konsisten di Premier League.
Menurut laporan media Spanyol, Chelsea sama sekali tak berniat melepas Palmer dengan mudah. The Blues dikabarkan hanya mau membuka negosiasi jika ada tawaran minimal 200 juta euro, angka yang mendekati rekor transfer dunia.
Manchester United sendiri disebut siap mengajukan tawaran awal sekitar 120 juta euro. Namun nominal tersebut masih jauh dari ekspektasi Chelsea, terlebih Palmer masih terikat kontrak jangka panjang dan dianggap sebagai figur kunci proyek klub.
Jika MU tetap memaksakan transfer ini, mereka harus benar-benar memecahkan celengan demi menunjukkan keseriusan proyek jangka panjang.
Michael Carrick Dinilai Punya Kans Jadi Manajer Tetap
Di luar isu transfer, sosok Michael Carrick juga terus menjadi sorotan. Mantan rekan setimnya, Mikael Silvestre, menilai Carrick memiliki kepribadian yang tenang, terstruktur, dan tak bisa dianggap remeh.
Menurut Silvestre, Carrick punya peluang untuk menjadi manajer permanen Manchester United. Baginya, kemampuan mempersiapkan tim dan menghasilkan performa di lapangan jauh lebih penting dibanding sekadar piawai berbicara soal taktik.
Terinspirasi Trubin, Lamens Ingin Cetak Gol
Sementara itu, kiper MU, Sane Lamens, mengaku terinspirasi oleh aksi Anatoliy Trubin yang mencetak gol untuk Benfica. Lamens menyebut dirinya punya kepercayaan diri untuk melakukan hal serupa jika situasi menuntut.
Dengan berbagai dinamika tersebut, Manchester United transfer Januari memang terlihat tenang di permukaan, tetapi menyimpan banyak rencana besar yang bisa mengubah wajah Setan Merah dalam waktu dekat.
Editor : Dyah Wulandari