JAKARTA - Hasil final Thailand Master 2026 menjadi sorotan pencinta bulu tangkis setelah rangkaian laga pamungkas hari keenam yang digelar Minggu, 1 Februari 2026, menghadirkan dominasi kuat dari wakil Indonesia. Dari lima sektor yang dipertandingkan, Indonesia sukses memborong empat gelar juara, sementara satu gelar lainnya diraih pebulu tangkis tunggal putri asal India.
Hasil final Thailand Master 2026 ini sekaligus menegaskan konsistensi para pemain Indonesia di level turnamen internasional. Sejumlah nama muda hingga pasangan unggulan mampu tampil solid sejak semifinal hingga partai puncak, memperlihatkan kedalaman skuad Merah Putih di berbagai sektor.
Tunggal Putri: Devika Sihak Juara, Go Jinway Cedera
Partai final sektor tunggal putri mempertemukan Devika Sihak dari India yang menempati ranking 63 dunia melawan wakil Malaysia, Go Jinway (ranking 68 dunia). Devika tampil dominan sejak gim pertama dan menang telak 21-8. Pada gim kedua, Go Jinway terpaksa mundur akibat cedera, sehingga Devika Sihak resmi keluar sebagai juara tunggal putri Thailand Master 2026.
Hasil ini menjadi capaian penting bagi Devika, yang sebelumnya juga tampil meyakinkan di semifinal dengan kemenangan dua gim langsung atas wakil Chinese Taipei.
Ganda Campuran: Adnan/Indah Menang Duel Merah Putih
Di sektor ganda campuran, partai final mempertemukan dua pasangan Indonesia. Adnan Maulana bersama Indah Caya Sari Jamil yang berstatus ranking 21 dunia harus berjuang keras menghadapi Bobby Setiabudi dan Daivi Oktavianti (ranking 41 dunia).
Pertandingan berlangsung ketat hingga tiga gim. Adnan/Indah akhirnya keluar sebagai juara setelah menang dengan skor 18-21, 21-19, dan 21-17. Kemenangan ini menegaskan posisi Adnan/Indah sebagai salah satu pasangan ganda campuran paling stabil Indonesia saat ini.
Ganda Putra: Leo/Bagas Tunjukkan Kelas Unggulan
Hasil final Thailand Master 2026 di sektor ganda putra kembali menghadirkan dominasi Indonesia. Pasangan unggulan pertama, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana (ranking 16 dunia), tampil solid saat menghadapi Raymond Indra dan Nikolaus Joakin yang berstatus unggulan kedua.
Leo/Bagas menang dua gim langsung dengan skor 21-10 dan 21-17. Sepanjang laga, mereka mampu mengontrol tempo permainan dan meminimalkan kesalahan sendiri, memastikan gelar juara ganda putra jatuh ke tangan Indonesia.
Tunggal Putra: Zaki Ubaidillah Tak Terbendung
Sektor tunggal putra juga menjadi milik Indonesia. Muhammad Zaki Ubaidillah, yang berada di ranking 44 dunia, sukses menjuarai Thailand Master 2026 setelah mengalahkan wakil tuan rumah Panit Capon Terarat Sakul (ranking 36 dunia).
Zaki menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor ketat. Kemenangan ini melengkapi performa impresif Zaki sejak semifinal, di mana ia sebelumnya menyingkirkan rekan senegara Alwi Farhan dua gim langsung.
Ganda Putri: Amalia/Fadia Tutup Dominasi Indonesia
Dominasi Indonesia di hasil final Thailand Master 2026 ditutup oleh kemenangan Amalia Cahya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadanti di sektor ganda putri. Pasangan ranking 139 dunia ini mengalahkan wakil China, Le Jing dan Bau Le Jing (ranking 430 dunia), lewat pertandingan tiga gim.
Amalia/Fadia menang dengan skor 15-21, 21-15, dan 21-18. Meski sempat kehilangan gim pertama, keduanya mampu bangkit dan tampil lebih agresif di dua gim penentuan.
Agenda Turnamen Bulu Tangkis Selanjutnya
Usai Thailand Master 2026, rangkaian turnamen internasional masih padat. Dalam waktu dekat, para pemain akan tampil di Badminton Asia Team Championship 2026 yang digelar 3–8 Februari di China. Setelah itu, kalender berlanjut ke German Open, All England Super 1000, dan Swiss Open.
Dengan hasil final Thailand Master 2026 ini, Indonesia menunjukkan sinyal positif menjelang turnamen-turnamen besar berikutnya, sekaligus memperkuat optimisme publik terhadap prestasi bulu tangkis nasional.