BLITAR – Isu kenaikan gaji pensiunan PNS 2026 kembali ramai dibicarakan di media sosial dan YouTube. Sejumlah konten menyebut gaji pensiunan naik di awal Februari, bahkan disertai rapelan. Di saat yang sama, banyak pensiunan mengeluhkan otentikasi gagal di aplikasi Andal by Taspen yang disebut menghambat pencairan gaji pensiunan PNS 2026.
Narasi viral tersebut menyebar cepat dan memicu kebingungan. Tidak sedikit pensiunan yang mempertanyakan kebenaran kabar kenaikan gaji pensiunan PNS 2026, sekaligus mempertanyakan apakah gangguan otentikasi menjadi tanda adanya perubahan sistem pencairan gaji.
Namun, PT Taspen (Persero) memberikan penjelasan resmi terkait isu tersebut. Taspen menegaskan bahwa hingga awal Februari 2026, tidak ada kenaikan maupun rapelan gaji pensiunan PNS 2026 sebagaimana ramai dibicarakan di media sosial.
Klarifikasi Taspen soal Kenaikan Gaji Pensiunan 2026
Taspen menjelaskan bahwa pencairan gaji pensiunan PNS 2026 masih mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2024. Peraturan tersebut berlaku sejak 1 Januari 2024 dan hingga kini belum mengalami perubahan.
Artinya, besaran gaji pensiun yang diterima pada Februari 2026 masih sama dengan bulan Januari. Kenaikan terakhir gaji pensiunan PNS terjadi pada Januari 2024 sebesar 12 persen. Hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan kebijakan baru terkait penyesuaian gaji pensiun tahun 2026.
Taspen juga menegaskan bahwa belum ada keputusan pemerintah terkait pembayaran rapelan gaji pensiunan. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi yang beredar di luar kanal pemerintah dan Taspen.
Penyebab Otentikasi Gagal Andal by Taspen
Terkait keluhan otentikasi gagal, Taspen menyebut masalah ini kerap terjadi di awal bulan karena tingginya akses pengguna. Otentikasi dilakukan untuk pencairan gaji pada bulan berjalan, sehingga pensiunan yang ingin mengambil gaji Februari wajib melakukan otentikasi di bulan Februari.
Taspen merinci beberapa penyebab utama otentikasi gagal, antara lain peserta belum melakukan enrollment biometrik, kondisi pencahayaan yang kurang saat perekaman wajah, jaringan internet tidak stabil, hingga server yang sedang padat.
Pensiunan disarankan mencoba otentikasi di waktu sepi, seperti dini hari atau pagi hari. Jika masih gagal, peserta dapat melakukan otentikasi manual melalui mitra bayar seperti bank atau kantor pos dengan membawa KTP, kartu identitas pensiun, dan buku tabungan.
Imbauan Resmi Taspen kepada Pensiunan
Taspen mengingatkan bahwa pencairan gaji pensiunan PNS 2026 sangat bergantung pada keberhasilan otentikasi. Tanpa otentikasi yang valid, sistem tidak dapat memproses pencairan gaji bulanan.
Oleh karena itu, pensiunan diminta memastikan aplikasi Andal by Taspen sudah diperbarui ke versi terbaru. Mulai Senin, 2 Februari 2026, peserta yang masih mengalami kendala dapat mendatangi kantor Taspen, mitra bayar, atau kantor pos untuk menyelesaikan permasalahan administrasi.
Taspen menegaskan komitmennya menjalankan prinsip layanan 5T: tepat orang, tepat waktu, tepat jumlah, tepat administrasi, dan tepat tempat. Hingga kini, gaji pensiunan PNS 2026 dipastikan tetap cair sesuai aturan yang berlaku, tanpa kenaikan maupun rapelan baru.(*)
Editor : Rendra Febrian Permana