SURABAYA - Laga Persebaya vs Dewa United dalam lanjutan Super League dipastikan menjadi ujian berat bagi Bajul Ijo. Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, secara terbuka mengakui kekuatan lawan sekaligus menyinggung catatan kurang ideal timnya yang sudah hampir tiga tahun tak mampu mengalahkan Dewa United.
Dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Bernardo Tavares menyebut Dewa United sebagai salah satu tim terkuat di kompetisi. Berdasarkan data transfermarkt, skuad Dewa United masuk dalam empat besar klub dengan nilai pasar tertinggi di liga, sebuah indikator kekuatan finansial dan kedalaman tim.
Dewa United Dinilai Punya Skuad Terbaik
Bernardo Tavares tak ragu melontarkan pujian kepada calon lawannya. Menurut pelatih asal Portugal itu, Dewa United memiliki pemain-pemain berkualitas yang mampu menentukan hasil pertandingan dalam satu momen.
“Menurut data, mereka adalah salah satu tim dengan nilai skuad tertinggi. Mereka punya pemain yang bisa menentukan jalannya laga,” ujar Tavares.
Ia juga mengingatkan bahwa sejarah tidak berpihak pada Persebaya. Terakhir kali Green Force meraih kemenangan atas Dewa United terjadi pada April 2023. Sejak saat itu, Persebaya selalu gagal meraih hasil maksimal setiap kali berjumpa.
Rekor Buruk Jadi Motivasi Tambahan
Catatan negatif tersebut justru dijadikan motivasi oleh Bernardo Tavares. Ia menegaskan laga Persebaya vs Dewa United kali ini menjadi momen penting untuk mengubah sejarah.
“Sudah hampir tiga tahun kami tidak menang melawan mereka. Jika ingin mengubah ini, kami harus menjadi tim yang kuat di lapangan,” tegasnya.
Menurut Tavares, kunci kemenangan terletak pada fokus penuh sepanjang pertandingan. Bukan hanya saat menyerang, tetapi juga ketika bertahan, transisi, hingga situasi bola mati.
Kunci: Fokus, Intensitas, dan Mentalitas
Bernardo Tavares menekankan bahwa laga-laga besar sering kali ditentukan oleh detail kecil. Dalam pertandingan dengan kualitas tim yang relatif seimbang, faktor fokus dan agresivitas menjadi pembeda utama.
“Jika kami tidak fokus, tidak agresif, dan tidak bermain sebagai satu tim, lawan bisa menghukum kami,” ujarnya.
Ia meminta para pemain Persebaya untuk tampil lebih intens dan berani memenangkan duel di setiap area lapangan. Menurutnya, hanya dengan cara itu Persebaya bisa meredam kekuatan Dewa United yang tengah berada dalam tren positif.
Peran Suporter di Stadion
Selain aspek teknis, Tavares juga menaruh harapan besar pada dukungan suporter. Ia berharap Bonek dan Bonita memenuhi stadion untuk memberi energi tambahan kepada para pemain.
“Suporter bisa memberi kepercayaan diri ekstra kepada pemain. Dukungan mereka sangat penting,” kata Tavares.
Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo diyakini bisa menjadi senjata tambahan bagi Persebaya, terutama dalam laga besar seperti Persebaya vs Dewa United yang sarat tekanan.
Kondisi Fisik Pemain Jadi Tantangan
Di sisi lain, Tavares mengakui Persebaya masih memiliki beberapa kendala, terutama terkait kondisi fisik pemain. Beberapa pemain anyar disebut masih dalam tahap adaptasi setelah cukup lama tidak bermain dengan intensitas tinggi.
“Kami punya beberapa masalah kebugaran. Itu normal karena ada pemain baru yang sebelumnya jarang bermain di level intens,” ungkapnya.
Namun demikian, Tavares memastikan tim pelatih akan terus memantau kondisi pemain hingga hari pertandingan untuk menentukan komposisi terbaik.
Percaya Diri Tatap Laga Besar
Meski mengakui kekuatan lawan, Bernardo Tavares tetap optimistis. Ia menilai Persebaya memiliki momentum positif dan kualitas yang cukup untuk meraih tiga poin, asalkan seluruh pemain memberikan 100 persen kemampuan mereka.
“Jika kami berada di momentum kami, saya percaya kami bisa menang. Tapi semua pemain harus memberikan segalanya,” pungkasnya.
Pertandingan Persebaya vs Dewa United pun diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi. Selain soal tiga poin, laga ini juga menjadi ajang pembuktian Persebaya untuk memutus rekor buruk dan kembali menunjukkan taring di papan atas Super League.