Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya vs Dewa United Berakhir Imbang, Bernardo Tavares Kecewa Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain

Novica Satya Nadianti • Selasa, 3 Februari 2026 | 17:55 WIB

 

Persebaya vs Dewa United berakhir 1-1 di GBT. Bernardo Tavares kecewa karena gagal manfaatkan keunggulan pemain.
Persebaya vs Dewa United berakhir 1-1 di GBT. Bernardo Tavares kecewa karena gagal manfaatkan keunggulan pemain.

SURABAYA - Laga Persebaya vs Dewa United pada pekan ke-19 BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu malam, harus berakhir tanpa pemenang. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persebaya Surabaya hanya mampu meraih hasil imbang 1-1, meski unggul jumlah pemain sejak awal babak kedua.

Hasil ini membuat pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, meluapkan kekecewaannya. Menurutnya, tim asuhannya kehilangan dua poin penting di kandang sendiri, terutama karena gagal memaksimalkan keunggulan jumlah pemain atas Dewa United.

“Kami hanya mendapatkan satu poin dan kehilangan dua poin di rumah. Ini artinya kami harus bekerja lebih keras lagi,” ujar Tavares dalam konferensi pers usai pertandingan Persebaya vs Dewa United.

Keunggulan Jumlah Pemain Tak Dimaksimalkan

Dalam pertandingan tersebut, Dewa United harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama. Kondisi itu seharusnya menjadi keuntungan besar bagi Persebaya untuk menekan dan mencetak gol tambahan.

Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Sepanjang babak kedua, Persebaya justru kesulitan menembus pertahanan rapat Dewa United. Serangan yang dibangun kerap mentah sebelum masuk area berbahaya.

Bernardo Tavares menilai masalah utama terletak pada lambatnya sirkulasi bola. Ia menyebut pemain terlalu lama membawa bola, sehingga memberi waktu bagi lawan untuk mengatur pertahanan.

“Meski unggul jumlah pemain, kami tidak cukup pintar memindahkan bola dengan cepat. Sekarang kita bisa mengirim email lebih cepat, tetapi pemain justru berlari membawa bola seperti tukang pos,” sindir Tavares.

Sirkulasi Bola Jadi Sorotan Utama

Menurut Tavares, kecepatan berpikir dan eksekusi menjadi pekerjaan rumah besar bagi Persebaya. Lambatnya aliran bola membuat lini belakang Dewa United dengan mudah menutup ruang dan mematahkan serangan.

Dalam laga Persebaya vs Dewa United, Green Force sebenarnya menguasai penguasaan bola dan wilayah permainan. Namun dominasi tersebut tidak diiringi efektivitas di sepertiga akhir lapangan.

Beberapa peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan menjadi gol. Bahkan gol yang sempat tercipta di babak kedua harus dianulir karena pelanggaran lebih dulu terjadi.

Baca Juga: Pelayanan Pertanahan Kabupaten Blitar Berjalan Lancar, Warga Diimbau Urus Sertipikat Sendiri

Bruno Moreira Akui Hasil Tak Ideal

Kekecewaan juga diungkapkan oleh kapten tim, Bruno Moreira. Pemain asal Brasil itu mengakui hasil imbang bukan target Persebaya, terlebih bermain di kandang sendiri.

“Ini bukan hasil terbaik. Kami bermain di kandang dan mengharapkan tiga poin. Tetapi kami harus menemukan cara yang lebih baik untuk mencetak gol,” ujar Bruno Moreira.

Ia menegaskan tim harus segera melakukan evaluasi agar kesalahan serupa tidak terulang di laga berikutnya. Bruno juga menekankan pentingnya ketenangan dan pengambilan keputusan di depan gawang.

Bruno Absen Lawan Bali United

Selain hasil imbang, Persebaya mendapat kabar kurang baik jelang laga berikutnya. Bruno Moreira dipastikan absen saat Persebaya melakoni laga tandang melawan Bali United akibat akumulasi kartu kuning.

Meski demikian, Bruno tetap memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekannya. “Saya mendoakan yang terbaik bagi rekan-rekan agar bisa mendapatkan tiga poin kembali,” ucapnya.

Absennya Bruno tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Bernardo Tavares, mengingat perannya yang vital dalam mengatur tempo dan serangan Persebaya.

Posisi Klasemen dan Evaluasi Tim

Hasil imbang Persebaya vs Dewa United membuat Persebaya naik ke posisi lima klasemen sementara BRI Super League. Green Force kini mengoleksi 32 poin dari 19 pertandingan.

Meski naik peringkat, Bernardo Tavares menegaskan bahwa hasil ini belum memuaskan. Evaluasi besar disebut akan segera dilakukan, terutama terkait kecepatan berpikir, pergerakan tanpa bola, dan efektivitas penyelesaian akhir.

Persebaya diharapkan bisa segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan demi menjaga persaingan di papan atas kompetisi.

Editor : Novica Satya Nadianti
#Bernardo Tavares #Bruno Moreira #BRI Super League #persebaya surabaya #Persebaya vs Dewa United