BANDUNG - Duel Persib Bandung vs Malut United dipastikan menjadi salah satu laga paling panas pada pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga ajang pembuktian dominasi Maung Bandung di puncak klasemen.
Laga Persib Bandung vs Malut United mendapat sorotan besar karena kedua tim memiliki rivalitas emosional, terutama dengan banyaknya mantan pemain Persib yang kini memperkuat Malut United. Persib saat ini memimpin klasemen dengan 44 poin, sementara Malut United berada di posisi empat dan berambisi mencuri poin di kandang lawan.
Menariknya, dalam persiapan menghadapi laga Persib Bandung vs Malut United, manajemen dan pelatih Persib memberikan instruksi khusus kepada rekrutan anyar mereka, bek asal Prancis, Layvin Kurzawa. Kehadiran mantan pemain Paris Saint-Germain itu diharapkan memperkuat lini pertahanan yang menjadi kunci strategi Maung Bandung musim ini.
Instruksi Tegas untuk Kurzawa
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, secara terbuka memberikan mandat khusus kepada Kurzawa. Ia menegaskan bahwa lini belakang Persib tidak boleh kebobolan dan kemenangan menjadi harga mati.
Menurut Umuh, Kurzawa yang memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa harus mampu menjaga kedisiplinan di sektor pertahanan, khususnya sisi kiri yang kerap menjadi jalur serangan lawan. Kehadirannya diharapkan mampu meredam agresivitas Malut United yang tercatat sebagai tim paling produktif dengan koleksi 38 gol.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, juga mengakui bahwa laga ini menjadi momen penting bagi timnya. Ia menegaskan Persib tetap waspada meskipun memiliki rekor kandang sempurna dengan sembilan kemenangan beruntun.
“Kami memprediksi ini akan menjadi pertandingan sulit. Malut United adalah tim kuat. Tapi bermain di kandang sendiri dengan dukungan bobotoh memberi motivasi tambahan,” ujar Hodak dalam konferensi pers jelang laga.
Beckham Putra Panaskan Atmosfer Laga
Selain Kurzawa, gelandang Persib Beckham Putra Nugraha turut memanaskan atmosfer pertandingan. Pemain yang akrab disapa Etam itu menegaskan Persib versi saat ini jauh lebih matang dibanding musim sebelumnya.
Beckham menilai meski Malut United diperkuat mantan pemain Persib seperti David da Silva, Ciro Alves, hingga Tyronne del Pino, hal tersebut tidak menjamin mereka mampu menaklukkan Maung Bandung.
“Sepak bola bukan soal masa lalu. Persib sekarang lebih kuat, lebih komplet, dan punya kedalaman skuad yang baik,” tegas Beckham.
Optimisme tersebut didukung tren positif Persib yang baru saja meraih tiga kemenangan beruntun. Kemenangan tipis 1-0 atas Persis Solo pada pekan sebelumnya menjadi suntikan moral penting bagi skuad asuhan Hodak.
Beckham juga menyoroti peran bobotoh yang diprediksi akan memadati GBLA. Ia menyebut dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi timnya untuk menjaga posisi puncak klasemen.
Bursa Transfer Persib Bandung Jadi Sorotan
Selain persiapan pertandingan, Persib juga menjadi perbincangan dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025-2026. Klub asal Kota Kembang itu dikabarkan tengah membidik kiper asal Prancis, Romain Cannone, untuk menggantikan Adam Przybek yang santer dikaitkan dengan PSIM Yogyakarta.
Cannone yang berusia 28 tahun dan memiliki tinggi 190 sentimeter disebut memiliki pengalaman bermain di akademi Rennes serta pernah memperkuat klub Prancis, Olympique Marseille dan Lorient. Statusnya sebagai pemain bebas transfer disebut mempermudah proses negosiasi.
Jika transfer ini terealisasi, Cannone diproyeksikan menjadi pesaing serius bagi kiper utama Persib, Teja Paku Alam. Persaingan di sektor penjaga gawang diharapkan meningkatkan kualitas lini pertahanan Maung Bandung.
Gustavo Franca Siap Balas Dendam
Di sisi lain, kapten Malut United Gustavo Franca menegaskan timnya datang ke Bandung dengan misi meraih kemenangan. Meski mengakui memiliki kedekatan emosional dengan Persib dan bobotoh, Gustavo memastikan profesionalisme tetap menjadi prioritas.
“Persib selalu ada di hati saya. Tapi sekarang saya berjuang untuk Malut United. Kami datang untuk meraih tiga poin,” kata Gustavo.
Malut United sendiri berusaha bangkit setelah kekalahan 1-2 dari Bhayangkara FC pada pekan sebelumnya. Mereka menargetkan posisi tiga besar klasemen dan menganggap kemenangan di GBLA sebagai target utama.
Namun, Malut United menghadapi tantangan besar. Selain rekor kandang Persib yang impresif, mereka juga harus menghadapi skuad Persib yang semakin solid secara taktikal dan mental.
Dengan berbagai tensi, rivalitas emosional, serta persaingan strategi, duel Persib Bandung melawan Malut United diprediksi menjadi pertandingan krusial yang dapat memengaruhi peta persaingan papan atas BRI Super League 2025-2026.
Editor : Novica Satya Nadianti