JAKARTA - Kabar gembira datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setelah BPNT tahap 1 2026 dilaporkan mulai cair melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri. Informasi pencairan bantuan sosial ini ramai diperbincangkan setelah sejumlah penerima mengunggah bukti saldo masuk sebesar Rp600.000.
Pencairan BPNT tahap 1 2026 diketahui terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026. Berdasarkan hasil pengecekan saldo melalui aplikasi Livin by Mandiri, bantuan tersebut sudah masuk ke rekening penerima sejak pagi hari. Hal ini menandai dimulainya penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat penerima manfaat di berbagai daerah.
Informasi mengenai pencairan BPNT tahap 1 2026 ini pertama kali ramai dibahas melalui unggahan video yang memperlihatkan proses pengecekan saldo KKS Bank Mandiri milik KPM penerima PKH sekaligus BPNT. Dalam video tersebut, terlihat saldo bantuan sembako sebesar Rp600.000 masuk pada tanggal 10 Februari 2026.
Bukti Saldo BPNT Masuk ke KKS Mandiri
Dalam pengecekan yang dilakukan menggunakan aplikasi Livin by Mandiri, saldo bantuan BPNT terlihat jelas bertambah sebesar Rp600.000. Bantuan tersebut tercatat sebagai penyaluran tahap pertama tahun 2026.
Selain BPNT, dalam rekening yang sama juga terlihat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) telah dicairkan lebih dahulu pada 8 Februari 2026. Saldo bantuan PKH yang masuk sebelumnya mencapai Rp900.000 dan sebagian telah ditarik oleh penerima.
Setelah penyaluran BPNT, total saldo rekening tercatat meningkat menjadi Rp625.000, menyesuaikan sisa dana sebelumnya yang masih tersimpan. Kondisi ini menunjukkan penyaluran bantuan sosial dilakukan secara bertahap sesuai jadwal pemerintah.
Pengecekan saldo dilakukan melalui fitur KKS digital dalam aplikasi Livin by Mandiri. Penerima cukup login menggunakan akun masing-masing untuk melihat detail transaksi bantuan sosial yang diterima.
Laporan Penerima dari Berbagai Daerah
Selain bukti pengecekan langsung, informasi pencairan BPNT juga diperkuat oleh laporan dari sejumlah penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Banyak warga mengaku menerima bantuan dengan nominal yang sama, yakni Rp600.000.
Beberapa laporan penerima menyebutkan bantuan telah masuk di sejumlah daerah, seperti Jawa Barat, Lampung, Brebes, hingga Minahasa Utara. Mayoritas laporan menyebutkan bantuan masuk pada tanggal 10 Februari 2026.
Sejumlah penerima mengaku melakukan pengecekan saldo pada pagi hari dan mendapati dana bantuan sudah tersedia. Informasi tersebut kemudian menyebar luas melalui media sosial dan grup komunitas penerima bansos.
Bahkan, sebagian warga berharap penyaluran BPNT di bank lain seperti BRI maupun BNI dapat segera menyusul. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program bantuan pangan pemerintah.
BPNT Jadi Bantuan Penting untuk KPM
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pangan pokok. Dana bantuan biasanya digunakan untuk membeli kebutuhan sembako melalui e-warong atau agen resmi.
Program ini menyasar keluarga penerima manfaat yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Penyaluran bantuan dilakukan secara non tunai melalui KKS agar penggunaan dana lebih tepat sasaran.
Penyaluran BPNT juga kerap dilakukan bersamaan dengan bantuan sosial lainnya, seperti PKH. Kombinasi bantuan tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan secara ekonomi.
Imbauan Pengecekan Saldo Secara Mandiri
Dengan mulai cairnya BPNT tahap pertama tahun 2026, masyarakat pemegang KKS Bank Mandiri diimbau untuk melakukan pengecekan saldo secara mandiri. Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi Livin by Mandiri, ATM, maupun agen bank terdekat.
Penerima manfaat juga diingatkan untuk memastikan dana bantuan digunakan sesuai kebutuhan pangan keluarga. Pemerintah menekankan bahwa bantuan ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, penyaluran bantuan sosial biasanya dilakukan secara bertahap sehingga tidak semua penerima mendapatkan dana pada waktu yang bersamaan. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap memantau informasi resmi terkait jadwal pencairan.
Pencairan BPNT tahap 1 2026 menjadi sinyal awal penyaluran bantuan sosial tahun ini. Masyarakat penerima berharap program bantuan dapat terus berjalan lancar dan menjangkau seluruh penerima manfaat yang membutuhkan.
Editor : Novica Satya Nadianti