Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Arema FC Kalahkan Persija Jakarta 2-0, Brace Gabi Antar Singo Edan Naik Klasemen Super League 2025/2026

Novica Satya Nadianti • Selasa, 10 Februari 2026 | 15:25 WIB

Arema FC kalahkan Persija Jakarta 2-0 lewat brace Gabi pada Super League 2025/2026 dan membawa Singo Edan naik klasemen sementara.
Arema FC kalahkan Persija Jakarta 2-0 lewat brace Gabi pada Super League 2025/2026 dan membawa Singo Edan naik klasemen sementara.

JAKARTA - Arema FC kalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-0 dalam lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026. Kemenangan Arema FC atas Persija Jakarta ini menjadi sorotan setelah Singo Edan tampil agresif dan efektif sepanjang pertandingan, terutama lewat aksi gemilang Gabi yang memborong dua gol kemenangan.

Hasil Arema FC kalahkan Persija Jakarta tersebut memberikan tambahan tiga poin penting bagi Singo Edan. Kini, Arema FC naik ke peringkat ke-12 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 27 poin. Sementara itu, Persija Jakarta harus tertahan di posisi ketiga klasemen dengan raihan 41 poin usai gagal memanfaatkan laga kandang.

Arema FC kalahkan Persija Jakarta tidak diraih dengan mudah. Sejak awal pertandingan, Singo Edan langsung tampil penuh semangat dalam misi membalas kekalahan pada pertemuan pertama musim ini. Bermain di kandang lawan tidak membuat Arema FC kehilangan kepercayaan diri. Justru mereka tampil menekan dan berani mengambil inisiatif serangan.

Arema FC Tampil Menekan Sejak Menit Awal

Arema FC langsung menunjukkan permainan menyerang sejak peluit pertandingan dibunyikan. Intensitas tekanan yang tinggi membuat Persija Jakarta kesulitan membangun pola permainan. Lini pertahanan Macan Kemayoran beberapa kali dipaksa bekerja keras untuk mengantisipasi serangan cepat dari para pemain Arema FC.

Meski begitu, Persija Jakarta masih mampu menjaga pertahanan dengan cukup baik sepanjang babak pertama. Kedua tim saling menciptakan peluang, tetapi belum ada gol yang tercipta hingga pertandingan memasuki fase akhir.

Arema FC akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-82. Gabi tampil sebagai sosok kunci dalam laga tersebut. Ia melakukan penetrasi dari sisi kiri pertahanan Persija sebelum melepaskan sepakan terukur ke arah pojok kanan gawang. Kiper Persija, Carlos Eduardo, tidak mampu menjangkau bola sehingga Arema FC unggul 1-0.

Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Singo Edan. Mereka tampil lebih disiplin dalam menjaga pertahanan sekaligus tetap berusaha mencari peluang tambahan.

Brace Gabi Kunci Kemenangan Arema FC

Tertinggal satu gol membuat Persija Jakarta meningkatkan intensitas serangan. Macan Kemayoran mencoba memanfaatkan sisa waktu pertandingan, termasuk tambahan waktu, untuk mencetak gol penyama kedudukan. Beberapa peluang sempat tercipta, tetapi selalu berhasil dipatahkan oleh lini belakang Arema FC yang tampil solid.

Ketika Persija Jakarta terlalu fokus menyerang, Arema FC justru mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan. Pada menit 90+1, Gabi kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Persija yang hanya menyisakan satu pemain bertahan.

Gol kedua tersebut memastikan kemenangan 2-0 bagi Arema FC sekaligus menegaskan peran penting Gabi sebagai bintang lapangan. Brace yang dicetaknya menjadi penentu keberhasilan Singo Edan meraih tiga poin penting.

Marcos Santos Soroti Jin Mota

Usai pertandingan, pelatih Arema FC Marcos Santos memberikan komentar terkait jalannya pertandingan. Ia secara khusus menyoroti pemain Persija Jakarta, Jin Mota, yang memiliki hubungan emosional dan sejarah panjang dengannya.

Marcos Santos mengungkapkan bahwa Jin Mota merupakan pemain yang pernah ia latih sejak masih berada di akademi hingga menembus tim senior. Bahkan, ia pernah mengubah posisi Jin Mota dari bek kiri menjadi gelandang sebelum pemain tersebut melanjutkan karier ke Santos FC.

Menurut Marcos Santos, Jin Mota merupakan pemain dengan kualitas teknik dan fisik yang sangat baik. Ia juga menilai Persija Jakarta sebagai salah satu tim besar dengan ambisi kuat dalam persaingan Super League musim ini.

Meski demikian, Marcos menegaskan bahwa Arema FC tidak menjadikan hasil pertemuan sebelumnya sebagai beban. Saat itu, Arema FC kalah 1-2 dari Persija Jakarta pada putaran pertama. Ia menilai setiap pertandingan memiliki dinamika yang berbeda, terlebih ketika dua tim besar saling berhadapan.

Kemenangan atas Persija Jakarta menjadi suntikan motivasi besar bagi Arema FC untuk menghadapi laga-laga berikutnya. Konsistensi permainan, terutama dari sektor pertahanan dan ketajaman lini serang, menjadi modal penting bagi Singo Edan untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Sementara itu, Persija Jakarta harus segera melakukan evaluasi menyeluruh. Kekalahan di kandang sendiri tentu menjadi pukulan bagi Macan Kemayoran yang tengah berupaya menjaga persaingan di papan atas klasemen Super League 2025/2026. Persija dituntut segera bangkit agar tetap menjaga peluang dalam perebutan gelar juara musim ini.

 

Editor : Novica Satya Nadianti
#singo edan #persija jakarta #Super League 2025/2026 #Arema FC