Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persija Pindah Stadion dari GBK ke JIS? Rumput Jadi Masalah, Patriot hingga Pakansari Masuk Opsi Darurat

Natasha Eka Safrina • Rabu, 11 Februari 2026 | 15:40 WIB

Persija pindah stadion dari GBK terancam ke JIS atau Patriot. Masalah rumput jadi kendala, Pakansari masuk opsi darurat.
Persija pindah stadion dari GBK terancam ke JIS atau Patriot. Masalah rumput jadi kendala, Pakansari masuk opsi darurat.

JAKARTA - Persija pindah stadion kembali menjadi topik hangat di tengah padatnya jadwal BRI Super League 2025/2026. Setelah tampil meyakinkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Macan Kemayoran kini terancam harus angkat kaki karena agenda perbaikan rumput yang dijadwalkan mulai 20 Februari mendatang.

Persija pindah stadion sebenarnya bukan skenario ideal bagi manajemen. Sejak awal musim, klub sudah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan Jakarta International Stadium (JIS). Bahkan, jajaran direksi mendorong tim untuk mengupayakan laga kandang digelar di stadion megah di Jakarta Utara tersebut.

Namun realitas di lapangan berbicara lain. Kondisi rumput dan kesiapan lapangan JIS dinilai belum memenuhi standar pertandingan kompetitif. Masukan dari pemain pun memperkuat alasan Persija memilih kembali ke GBK, setidaknya hingga kondisi JIS benar-benar siap.

Baca Juga: Arema FC Kalahkan Persija Jakarta 2-0, Brace Gabi Antar Singo Edan Naik Klasemen Super League 2025/2026

Persija pindah stadion ke GBK terbukti membawa dampak positif. Manajemen menyebut kualitas lapangan GBK sangat baik, mulai dari tekstur rumput hingga kestabilan permukaan. Hasilnya pun terlihat, Persija mencatatkan tren kemenangan saat bermain di stadion kebanggaan nasional itu.

GBK Tak Bisa Dipakai Lagi Mulai 20 Februari

Masalah muncul ketika pihak pengelola GBK memastikan stadion tidak bisa digunakan lagi mulai 20 Februari karena perawatan dan peningkatan kualitas rumput. Ironisnya, keputusan ini datang justru ketika kondisi lapangan dinilai sudah sangat baik oleh tim.

“Katanya kualitasnya mau dibikin lebih bagus lagi,” ungkap salah satu perwakilan manajemen Persija dalam perbincangan internal yang beredar di kanal penggemar.

Situasi ini membuat Persija harus segera menyiapkan rencana cadangan. Dalam waktu dekat, manajemen berencana kembali meninjau JIS bersama beberapa pemain agar bisa melihat langsung perkembangan terkini.

Baca Juga: Rahasia Arema FC Bungkam Persija Jakarta 2-0 Terungkap, Marcos Santos Puji Taktik dan Debut Walison Maya di Super League 2025/2026

JIS Masih Jadi Harapan Utama

Meski progres dinilai belum signifikan, JIS tetap menjadi prioritas utama Persija. Manajemen berharap ada perubahan cepat, apalagi dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disebut sudah sangat terbuka.

Jika kendala utama hanya soal minimnya paparan sinar matahari, sebenarnya sudah tersedia teknologi lampu khusus pengganti sinar matahari alami. Bahkan, Gubernur DKI Jakarta dikabarkan sudah memberi lampu hijau jika ada peralatan yang perlu diganti atau dibeli demi mempercepat kesiapan stadion.

Sayangnya, hingga kini belum ada kepastian waktu dari pengelola JIS terkait kapan stadion benar-benar siap digunakan. Ketidakjelasan ini membuat Persija harus realistis menyiapkan opsi lain.

Baca Juga: Arema FC Rekrut Leo Guntara di Bursa Transfer BRI Super League 2025/2026, Perkuat Bek Kiri Usai Datangkan Walison Maya

Patriot dan Pakansari Jadi Alternatif

Jika JIS kembali gagal digunakan, Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi menjadi alternatif paling realistis. Faktor jarak, akses, dan pengalaman menggelar laga Liga 1 membuat Patriot berada di urutan teratas opsi darurat.

Selain Patriot, Stadion Pakansari di Bogor juga sempat masuk dalam radar. Awalnya, penggunaan Pakansari disebut terkendala jadwal dan koordinasi dengan pihak lain. Namun setelah komunikasi dilakukan, pengelola Pakansari disebut terbuka menyambut Persija.

Meski demikian, proses administrasi dan koordinasi lintas daerah menjadi tantangan tersendiri. Bahkan, rapat koordinasi disebut harus digelar hingga ke Bandung, situasi yang dinilai kurang ideal bagi Persija.

Stabilitas Kandang Jadi Kunci

Persija pindah stadion bukan hanya soal lokasi, tetapi juga menyangkut stabilitas performa tim. Dalam beberapa musim terakhir, Macan Kemayoran kerap kesulitan menjaga konsistensi ketika harus berpindah-pindah kandang.

Baca Juga: Persija Jakarta Kalah dari Arema FC 0-2, Peluang Juara BRI Super League 2025/2026 Terancam Setelah Tertinggal dari Persib Bandung

Manajemen berharap keputusan akhir bisa segera diambil agar tim fokus ke aspek teknis dan persiapan laga. Bermain di stadion yang sama secara berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga ritme, adaptasi pemain, dan kenyamanan suporter.

Dengan jadwal krusial di depan mata, Persija kini berada dalam situasi menunggu. Menunggu JIS benar-benar siap, atau menerima kenyataan harus menjalani laga kandang di stadion alternatif. Apa pun pilihannya, keputusan ini akan sangat menentukan perjalanan Persija di sisa musim.

Editor : Natasha Eka Safrina
#stadion gbk #Jakarta International Stadium #persija jakara