JAKARTA - Kekalahan dari Arema FC harus segera dilupakan oleh Persija Jakarta. Macan Kemayoran dituntut bangkit pada laga berikutnya karena asa juara Liga Indonesia masih terbuka lebar, dengan catatan tampil lebih konsisten hingga akhir musim. Ujian berikutnya tidak ringan, Persija akan menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Laga tandang tersebut menjadi momentum krusial. Selain untuk menjaga jarak dengan pesaing di papan atas, pertandingan melawan Bali United juga menjadi kesempatan bagi Persija untuk merespons kritik usai tumbang di Stadion Gelora Bung Karno. Salah satu topik yang paling dinanti publik adalah potensi debut dan menit bermain pemain-pemain baru Macan Kemayoran.
Kiper Baru Masih Butuh Adaptasi
Persija Jakarta kini memiliki penjaga gawang baru, Ciros Margono. Kiper naturalisasi berusia 24 tahun itu baru diresmikan beberapa hari lalu dan langsung menyita perhatian Jakmania. Namun, peluang Ciros Margono tampil dalam laga kontra Bali United terbilang kecil.
Adaptasi menjadi faktor utama. Selain menyesuaikan diri dengan cuaca dan intensitas Liga Indonesia, Ciros juga masih membutuhkan waktu untuk memahami pola latihan dan komunikasi dengan lini pertahanan Persija. Dengan kondisi tersebut, kans Ciros Margono bermain diperkirakan hanya sekitar 10 persen. Posisi kiper utama masih berpotensi diisi Andritany Ardhiyasa atau Carlos Eduardo.
Paulo Ricardo Mulai Didesak Publik
Nama Paulo Ricardo kembali ramai diperbincangkan. Bek asing ini sebenarnya sudah mencatatkan menit bermain saat Persija menghadapi Persita Tangerang, namun belum pernah turun sebagai starter. Banyak Jakmania menilai Paulo Ricardo layak mendapat kesempatan sejak menit awal, terlebih setelah lini pertahanan Persija terlihat kewalahan menghadapi Arema FC.
Menghadapi Bali United, peluang Paulo Ricardo tampil cukup terbuka. Apalagi Jordi Amat (atau Jordi Ahmad sesuai kondisi skuad) diperkirakan sudah kembali dan bisa memberi opsi rotasi di lini belakang. Kans Paulo Ricardo dimainkan berada di kisaran 50 persen, tergantung strategi yang dipilih pelatih Mauricio Souza.
Shin Tae-yong? (Patinama) Masih Jadi Opsi
Bek kiri tim nasional Indonesia, Shin Patinama, juga masuk dalam daftar pemain yang dinantikan Jakmania. Ia sudah melakoni debut bersama Persija, meski hanya sebagai pemain pengganti di menit akhir. Hingga kini, posisi bek kiri masih menjadi milik Doni Tri Pamungkas.
Namun, Shin Patinama dinilai bisa menjadi opsi penting, terutama jika Doni Tri mengalami kelelahan di babak kedua. Peluang Shin Patinama tampil saat menghadapi Bali United diperkirakan sekitar 40 persen, terutama sebagai impact player.
Jean Mota Siap Jadi Pembeda
Salah satu pemain yang paling ditunggu adalah Jean Mota. Gelandang asal Brasil, mantan rekan setim Lionel Messi di Inter Miami, ini diproyeksikan menjadi pembeda di lini tengah Persija. Kondisi fisiknya dilaporkan cukup baik dan ia sudah mengikuti sesi latihan bersama tim.
Dengan kebutuhan Persija akan kreativitas dan kontrol permainan di lini tengah, Jean Mota berpeluang besar menjalani debutnya. Persentase Mota tampil diperkirakan mencapai 80 persen. Menarik untuk melihat apakah ia bisa langsung menyatu dengan skema permainan Mauricio Souza yang mengandalkan penguasaan bola dan tempo tinggi.
Mauro Zijlstra Masih Menunggu Momen
Nama terakhir yang disorot adalah Mauro Zijlstra. Striker muda ini diharapkan bisa memberi warna baru di lini depan Persija, terutama setelah penyerang utama Macan Kemayoran tampil kurang efektif di laga sebelumnya.
Meski demikian, peluang Mauro Zijlstra tampil masih terbatas. Pelatih Persija cenderung mengutamakan striker asing sebagai ujung tombak utama. Dengan kondisi tersebut, kans Mauro bermain berada di kisaran 30 persen. Ia dituntut bekerja ekstra keras di latihan untuk mencuri perhatian tim pelatih.
Laga Penentu Mental Juara
Pertandingan melawan Bali United bukan sekadar soal tiga poin. Laga ini menjadi ujian mental Persija Jakarta dalam perburuan gelar. Kekalahan dari Arema FC sudah menjadi pelajaran berharga, dan kini Macan Kemayoran harus menunjukkan respons sebagai tim calon juara.
Dengan materi pemain yang semakin lengkap, publik menanti apakah Persija mampu bangkit dan menjaga asa juara tetap menyala di Gianyar.
Editor : Natasha Eka Safrina