JAKARTA - Rekap transfer Persija Jakarta putaran kedua musim 2025–2026 menunjukkan perombakan besar-besaran yang dilakukan manajemen Macan Kemayoran. Setelah sempat diterpa isu internal dan performa yang naik turun, Persija memilih langkah agresif dengan melepas sejumlah pemain lama dan mendatangkan wajah-wajah baru demi menjaga asa juara tetap terbuka.
Dalam rekap transfer Persija Jakarta putaran kedua ini, tercatat tidak kurang dari 10 pemain resmi dilepas, baik dengan status permanen maupun pinjaman. Di sisi lain, tujuh pemain baru berhasil didatangkan untuk memperkuat kedalaman skuad di berbagai lini.
Rekap transfer Persija Jakarta putaran kedua menjadi sorotan karena melibatkan nama-nama besar yang sebelumnya menjadi pilar tim, termasuk pemain asing dan lokal.
Daftar Pemain Keluar Persija Jakarta
Langkah pertama Persija dimulai dengan melepas bek kiri asal Brasil, Alan Cardoso, yang resmi bergabung dengan Bhayangkara Presisi Lampung. Keputusan ini diambil seiring evaluasi lini belakang yang dinilai belum cukup solid.
Persija juga meminjamkan gelandang serang asal Jepang, Rio Matsumura, ke Bhayangkara Presisi Lampung hingga akhir musim. Minimnya menit bermain menjadi alasan utama keputusan tersebut.
Nama berikutnya yang dilepas adalah bek senior Hansamu Yama, yang hijrah ke Arema FC dengan status pinjaman. Kepergiannya cukup mengejutkan mengingat pengalaman dan kepemimpinannya di lini pertahanan.
Tak hanya itu, Persija juga resmi melepas gelandang serang Brasil Gustavo Franca, yang kini memperkuat Arema FC. Langkah ini sekaligus menambah daftar pemain Persija yang menyeberang ke Singo Edan.
Bek tengah asal Brasil Tales Lira turut dilepas, menyusul evaluasi menyeluruh di sektor pertahanan. Sementara itu, bek kanan lokal Rio Fahmi dipinjamkan ke Arema FC hingga akhir musim.
Persija juga melepas sejumlah pemain muda. Apriantonico (22 tahun) dilepas ke Persis Solo. Jehan Palepi (19 tahun) berstatus pinjaman ke PSS Sleman, bersama gelandang bertahan muda Pigo Denis. Selain itu, Alwi Padillah resmi dilepas ke PSIS Semarang yang kini berkompetisi di Liga 2.
Pemain Masuk: Perpaduan Pengalaman dan Proyek Jangka Panjang
Di sektor pemain masuk, Persija mendatangkan striker asal Maroko Aladin Ajdari dari klub India, NorthEast United, dengan status pinjaman hingga akhir musim. Ia diharapkan menjadi opsi tambahan di lini depan.
Nama paling menyita perhatian dalam rekap transfer Persija Jakarta putaran kedua adalah Jean Mota, gelandang tengah asal Brasil yang pernah membela Inter Miami dan menjadi rekan setim Lionel Messi. Mota direkrut dengan kontrak hingga akhir musim dan diproyeksikan menjadi motor permainan di lini tengah.
Persija juga berhasil mengamankan tanda tangan bek kanan muda Fajar Faturahman dari Borneo FC Samarinda. Pemain berusia 23 tahun ini dikontrak jangka panjang hingga 31 Mei 2029, menandakan kepercayaan besar manajemen terhadap potensinya.
Di sektor kiri pertahanan, Persija mendatangkan bek tim nasional Indonesia Shin Tae-yong Patinama dari Buriram United, Thailand. Pemain berusia 27 tahun ini diberi kontrak hingga 30 Juni 2028 dan diproyeksikan memperkuat sisi kiri pertahanan dalam jangka panjang.
Lini belakang kembali diperkuat dengan hadirnya bek tengah Brasil Paulo Ricardo. Pemain berusia 31 tahun tersebut dikontrak hingga akhir musim sebagai solusi instan di jantung pertahanan.
Terakhir, Persija mendatangkan penjaga gawang naturalisasi Ciros Margono, yang sebelumnya bermain di Liga Bosnia. Kiper berusia 24 tahun ini dikontrak hingga 30 Juni 2028 dan diproyeksikan sebagai aset masa depan Macan Kemayoran.
Sinyal Serius Kejar Juara
Rekap transfer Persija Jakarta putaran kedua menegaskan ambisi besar klub ibu kota. Perpaduan pemain berpengalaman, talenta muda, dan kontrak jangka panjang menjadi sinyal bahwa Persija tidak hanya fokus pada hasil instan, tetapi juga keberlanjutan tim.
Dengan skuad yang semakin dalam dan kompetitif, tekanan kini berada di tangan tim pelatih untuk meramu komposisi terbaik agar Persija mampu tampil konsisten hingga akhir musim.
Editor : Natasha Eka Safrina