MALANG – Arema FC rekrut Walison Maya sebagai langkah strategis untuk memperkuat lini pertahanan menghadapi putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Perekrutan bek tengah asal Brasil berusia 34 tahun itu menjadi sinyal keseriusan manajemen Singo Edan dalam menjaga konsistensi performa di papan atas sepak bola nasional.
Keputusan Arema FC rekrut Walison Maya tidak lepas dari evaluasi putaran pertama kompetisi yang dinilai masih membutuhkan peningkatan di sektor belakang. General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyebut kehadiran pemain berpengalaman tersebut diharapkan mampu menghadirkan stabilitas dan kepemimpinan di lapangan.
“Dengan kualitas yang dimilikinya, kami yakin Walison bisa membantu meningkatkan performa dan kestabilan pertahanan Arema FC,” ujar Yusrinal Fitriandi di Malang, Kamis (5/2/2026).
Selain Arema FC rekrut Walison Maya, manajemen juga memberikan kepercayaan penuh kepada sejumlah pemain lama dan anyar yang dinilai mampu memberikan dampak instan bagi tim.
Arema FC Rekrut Walison Maya, Tambah Pengalaman di Lini Belakang
Walison Maya bukan nama asing di dunia sepak bola Brasil. Sebelum bergabung dengan Arema FC, ia tercatat pernah memperkuat sejumlah klub seperti Coritiba FC, Criciúma, dan Vila Nova SC. Klub terakhir yang dibelanya adalah Vila Nova SC yang berlaga di kasta kedua Liga Brasil.
Tak hanya berpengalaman di Amerika Selatan, Walison juga pernah merasakan atmosfer sepak bola Asia Tenggara bersama klub Vietnam, Da Nang FC. Pengalaman lintas kompetisi tersebut menjadi nilai tambah bagi Arema FC dalam menghadapi persaingan ketat Super League.
Manajemen berharap Walison mampu beradaptasi cepat dengan karakter permainan Liga Indonesia yang dikenal mengandalkan kecepatan dan fisik. Dengan usia matang dan jam terbang tinggi, ia diproyeksikan menjadi sosok sentral di jantung pertahanan Singo Edan.
Debut Manis Hansamu Yama Bersama Arema FC
Selain kedatangan Walison, perhatian publik juga tertuju pada performa Hansamu Yama Pranata. Bek timnas Indonesia itu menjalani debut bersama Arema FC pada pekan ke-19 Super League 2025/2026 dengan hasil impresif.
Dipinjam dari Persija Jakarta, Hansamu langsung mencetak gol penentu kemenangan saat Arema FC menghadapi Persijap Jepara. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa dirinya masih memiliki kualitas sebagai bek tangguh sekaligus produktif.
Meski menjadi pahlawan kemenangan, Hansamu memilih merendah. Ia menegaskan bahwa yang terpenting baginya adalah mendapatkan kesempatan bermain reguler.
“Saya tidak memikirkan gol. Yang penting bisa dapat kesempatan main,” ujar Hansamu.
Pada putaran pertama bersama Persija, Hansamu hanya tampil dalam empat laga sebagai pemain pengganti. Ketatnya persaingan dengan pemain seperti Tales Lira, Rizky Ridho, dan Jordi Amat membuat menit bermainnya terbatas.
Kini, bersama Arema FC, peluangnya untuk tampil reguler terbuka lebar. Pelatih Marcos Santos bahkan tak ragu memberinya kepercayaan penuh meski baru mengikuti dua sesi latihan sebelum pertandingan.
Fleksibilitas Gustavo Franca Jadi Nilai Tambah
Di lini tengah dan sayap, Arema FC juga mengandalkan Gustavo Franca. Pemain asal Brasil itu menyatakan kesiapannya bermain di berbagai posisi sesuai kebutuhan tim.
Baca Juga: PKH BPNT 2026 Cair Lagi! Warga Sidoarjo hingga Bogor Terima Saldo KKS, Nominal Capai Rp1,5 Juta
Pada putaran pertama bersama Persija, Franca lebih sering berperan sebagai gelandang serang. Namun bersama Arema FC, ia tak keberatan jika harus bermain melebar di sektor sayap.
“Pelatih tahu saya bisa bermain lebih ke dalam atau di sayap. Saya tetap nyaman di posisi ini,” kata Franca.
Ia juga mengaku memiliki komunikasi yang baik dengan Marcos Santos. Menurutnya, dukungan pelatih membuat dirinya cepat beradaptasi dan berkontribusi dalam meraih poin.
Baca Juga: PKH BPNT Tahap 1 Kembali Cair! Klaten hingga Aceh Mulai Terima Saldo KKS, Nominal Capai Rp1,2 Juta
Strategi Arema FC Hadapi Putaran Kedua
Kombinasi pemain berpengalaman seperti Walison Maya, kebangkitan Hansamu Yama, serta fleksibilitas Gustavo Franca menjadi modal penting Arema FC menghadapi putaran kedua Super League 2025/2026.
Langkah Arema FC rekrut Walison Maya dinilai sebagai bagian dari strategi jangka pendek dan menengah untuk menjaga konsistensi tim. Dengan kedalaman skuad yang semakin merata, Singo Edan optimistis mampu bersaing di papan atas dan menjaga peluang meraih prestasi.
Baca Juga: BPNT Tahap 1 Bank Mandiri Cair Serentak di 50 Kabupaten/Kota, KPM Terima Saldo Rp600.000
Manajemen berharap soliditas tim terus meningkat seiring berjalannya kompetisi. Dukungan suporter dan stabilitas performa menjadi kunci agar Arema FC dapat kembali menjadi kekuatan utama di sepak bola nasional.
Editor : Dyah Wulandari