BLITAR – Langkah besar dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam menjaga kedaulatan data pertanahan nasional. Sebanyak 30 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) resmi diterjunkan ke Provinsi Aceh dan Sumatera Utara untuk mengemban misi khusus: memulihkan ribuan boks arsip yang rusak akibat bencana hidrometeorologi.
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, melepas langsung 619 Taruna/i STPN di Sleman, DIY, Senin (09/02/2026). Dari jumlah tersebut, tim kecil yang terdiri dari 10 taruna dan 20 taruni difokuskan untuk melakukan restorasi teknis pada dokumen pertanahan di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang yang sempat terendam banjir dan lumpur.
Misi Rumit: Bersihkan Lumpur di 3.920 Boks Arsip
Restorasi ini bukan pekerjaan mudah. Berdasarkan data awal, terdapat sekitar 3.920 boks arsip yang menunggu untuk diselamatkan. Dokumen tersebut mencakup warkah, surat ukur, hingga buku tanah yang merupakan bukti sah kepemilikan hak perdata masyarakat.
“Taruna difokuskan pada proses pembersihan arsip dari lumpur, sementara taruni menangani pengeringan dan penguraian lembaran dokumen. Kami sudah dibekali teknis khusus oleh Biro Umum sebelum berangkat,” ujar Teuku Kanda (25), salah satu taruna yang bertugas di lokasi. Misi ini direncanakan berlangsung selama satu semester atau sekitar enam bulan guna memastikan seluruh "ingatan negara" tersebut kembali utuh.
Update Bansos: BPNT Tahap 1 2026 Cair Rp600 Ribu Hari Ini
Sambil mengawal isu penyelamatan aset negara, kabar gembira juga datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Blitar dan sekitarnya. Memasuki pertengahan Februari 2026, bantuan sosial BPNT Tahap 1 2026 terpantau sudah mulai cair merata di kartu KKS Bank Mandiri, BNI, dan BSI.
KPM menerima dana sebesar Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan sekaligus (Januari-Maret). Bagi masyarakat Blitar, disarankan untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala di ATM terdekat dan tetap waspada terhadap pihak-pihak yang meminta biaya administrasi atau kode PIN dengan alasan pendataan.
TASPEN Kediri: Klarifikasi Pesangon & Gaji Pensiun
Di sisi lain, para purna bakti di wilayah kerja TASPEN Kediri (termasuk Blitar) diimbau untuk tidak terpancing isu hoaks mengenai kenaikan gaji 12% yang beredar liar di media sosial. PT TASPEN menegaskan bahwa pembayaran gaji pensiun tetap berjalan normal mengacu pada PP Nomor 8 Tahun 2024.
Mengenai wacana "Pesangon Sekaligus" yang dijadwalkan menemui titik terang pada 15 Februari mendatang, TASPEN meminta para pensiunan menunggu pengumuman resmi pemerintah. "Pastikan otentikasi melalui aplikasi TASPEN Mobile sudah berhasil agar hak bulanan tetap cair tepat waktu tanpa hambatan administrasi," tulis rilis resmi TASPEN.
Komitmen Kantor Pertanahan Blitar
Sejalan dengan semangat taruna STPN di Aceh, Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar juga terus mengejar target penyelesaian residu layanan pertanahan. Kepala Kantor Pertanahan Blitar mengingatkan jajarannya agar seluruh validasi data (KW4, 5, 6) mencapai minimal 70% pada akhir Februari ini sebagai bentuk kesiapan menuju digitalisasi penuh layanan pertanahan.(*)