Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Anti-Palsu! Intip 3 Fitur Keamanan Canggih Sertipikat Tanah Elektronik, Bisa Cek Lokasi via Sentuh Tanahku

Satria Wira Yudha Pratama • Jumat, 13 Februari 2026 | 10:55 WIB
Kenali 3 fitur keamanan sertipikat tanah elektronik mulai dari sinar UV hingga QR Code. Cek juga update BPNT Tahap 1 cair Rp600 ribu hari ini di Blitar.
Kenali 3 fitur keamanan sertipikat tanah elektronik mulai dari sinar UV hingga QR Code. Cek juga update BPNT Tahap 1 cair Rp600 ribu hari ini di Blitar.

BLITAR  – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi memperkenalkan berbagai keunggulan teknologi pada sertipikat tanah elektronik (Sertipikat-el). Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital untuk meminimalisir praktik mafia tanah dan memberikan kemudahan bagi pemilik lahan dalam memantau aset mereka secara akurat.

Melalui kanal resminya, Kementerian ATR/BPN menjelaskan bahwa Sertipikat-el tidak hanya sekadar file digital, tetapi dilengkapi dengan tiga fitur keamanan berlapis yang sulit ditembus oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Secure Paper (Kertas Keamanan): Meskipun dokumen asli disimpan secara digital, salinan fisik yang diberikan kepada masyarakat dicetak menggunakan kertas khusus. Jika diterawang dengan sinar UV, kertas tersebut akan berpendar hijau membentuk tulisan "ATR/BPN" dan logo resmi kementerian.

Secure Access QR Code: Pada lembar terakhir, terdapat kode QR yang hanya dapat dibaca melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Dengan memindai kode ini, pemilik dapat mencocokkan apakah data fisik yang mereka pegang sesuai dengan dokumen elektronik yang tersimpan di server BPN.

Secure File & Tanda Tangan Elektronik: Setiap dokumen dilindungi dengan tanda tangan elektronik untuk menjamin autentikasi. Pemilik cukup mengklik ikon perisai di aplikasi untuk memverifikasi tanggal penerbitan dan pejabat yang menandatangani, sehingga perubahan data secara ilegal dapat dicegah.

Masyarakat juga dapat memeriksa letak presisi bidang tanah mereka hanya dengan menyentuh ikon "PIN lokasi" di dalam aplikasi.

Sambil mengikuti perkembangan teknologi pertanahan, warga Blitar dan sekitarnya yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) patut bersyukur. Memasuki pertengahan Februari 2026, dana BPNT Tahap 1 terpantau sudah mulai masuk ke kartu KKS Bank Mandiri dan BNI.

Pemerintah menyalurkan bantuan sebesar Rp600.000 untuk alokasi Januari hingga Maret 2026. KPM diharapkan segera melakukan pengecekan saldo dan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok melalui e-warong atau agen resmi terdekat.

Di sektor purna bakti, PT TASPEN Kediri (wilayah kerja Blitar) memberikan kepastian bahwa gaji pensiun tetap dibayarkan tepat waktu sesuai jadwal bulanan mengacu pada PP Nomor 8 Tahun 2024. Terkait wacana pengesahan PP Pesangon Sekaligus yang dijadwalkan pada 15 Februari 2026, TASPEN meminta para pensiunan untuk menunggu pengumuman resmi dari kanal pemerintah.

"Kami mengimbau Bapak dan Ibu pensiunan untuk melakukan otentikasi melalui HP masing-masing agar dana masuk tanpa kendala. Jangan percaya pada tawaran bantuan pencairan dana dari pihak yang tidak dikenal," jelas pihak TASPEN.

Menanggapi instruksi pusat mengenai Sertipikat-el, Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar saat ini tengah memfokuskan validasi data pertanahan (KW4, 5, dan 6). Target penyelesaian residu layanan pertanahan ditekankan tuntas pada Maret 2026 agar proses migrasi ke data elektronik bagi warga Blitar berjalan mulus tanpa hambatan administrasi.(*)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#ATR BPN #Sentuh Tanahku #Sertipikat Tanah Elektronik #BPNT Tahap 1 2026 #PT Taspen