JAKARTA - Pertandingan panas antara PSM Makassar melawan Dewa United pada pekan ke-21 berlangsung dramatis. Laga ini diwarnai kartu merah Victor Luis yang menjadi titik balik kekalahan PSM Makassar setelah kebobolan dua gol di menit akhir pertandingan.
Sejak awal babak kedua, duel PSM Makassar vs Dewa United sudah berlangsung ketat. Kedua tim tampil agresif dengan saling melancarkan serangan. Namun, momentum pertandingan berubah drastis setelah insiden pelanggaran keras yang melibatkan Victor Luis terhadap Ricky Kambuaya.
PSM Makassar harus menelan pil pahit setelah bermain dengan 10 pemain, yang kemudian dimanfaatkan Dewa United untuk mencetak dua gol penentu kemenangan.
Duel Sengit PSM Makassar vs Dewa United di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, kedua tim langsung meningkatkan tempo permainan. Dewa United mencoba menekan lewat kombinasi serangan cepat, namun lini pertahanan PSM Makassar masih mampu mengantisipasi beberapa peluang berbahaya.
Pada menit ke-50, peluang emas sempat tercipta melalui tendangan Egy Maulana Fikri. Sayangnya, tembakan pemain Dewa United tersebut masih mampu diamankan penjaga gawang PSM Makassar.
Permainan semakin memanas ketika kedua tim saling berebut penguasaan bola. Dewa United kembali mendapat peluang lewat situasi sepak pojok yang dieksekusi Taisei Marukawa, tetapi serangan yang dibangun masih gagal membuahkan gol.
PSM Makassar sebenarnya sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-64. Namun, peluang tersebut gagal dimaksimalkan setelah Savio Roberto kehilangan momentum saat berada di depan gawang.
Kartu Merah Victor Luis Jadi Titik Balik
Ketegangan memuncak ketika terjadi insiden antara Victor Luis dan Ricky Kambuaya. Keduanya sempat terlibat perselisihan dan awalnya hanya diganjar kartu kuning oleh wasit.
Namun, melalui pengecekan Video Assistant Referee (VAR), terlihat jelas Victor Luis melakukan pelanggaran keras dengan menginjak kaki Ricky Kambuaya. Wasit kemudian membatalkan kartu kuning dan mengubahnya menjadi kartu merah langsung.
Kartu merah tersebut membuat PSM Makassar harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-76. Kondisi ini menjadi kerugian besar bagi tim tuan rumah karena kehilangan keseimbangan permainan.
Akibat pelanggaran tersebut, Ricky Kambuaya juga tidak dapat melanjutkan pertandingan dan harus digantikan oleh Vico Duarte.
Dewa United Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain
Setelah unggul jumlah pemain, Dewa United semakin intens menekan pertahanan PSM Makassar. Beberapa peluang berhasil tercipta, termasuk dari skema bola mati yang hampir membahayakan gawang lawan.
PSM Makassar sebenarnya masih berusaha memberikan perlawanan. Bahkan, Ivar Jenner yang masuk sebagai pemain pengganti sempat mendapatkan peluang terbuka. Namun, tembakan yang dilepaskannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Dewa United.
Memasuki menit-menit akhir pertandingan, tekanan Dewa United akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-90, Vico Duarte berhasil memecah kebuntuan setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan PSM Makassar.
Gol tersebut semakin memukul mental pemain PSM Makassar yang sudah bermain dengan jumlah pemain terbatas.
Tidak berhenti sampai di situ, Dewa United menegaskan keunggulan mereka pada masa injury time. Pada menit ke-94, Alex Martins Ferreira sukses menambah gol kedua yang memastikan kemenangan Dewa United.
Kekalahan PSM Makassar Jadi Pelajaran Penting
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi PSM Makassar, terutama dalam menjaga disiplin pemain di lapangan. Kartu merah Victor Luis terbukti menjadi momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan.
Sementara itu, kemenangan ini membuat Dewa United semakin percaya diri dalam persaingan kompetisi. Mereka menunjukkan efektivitas dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain serta ketenangan saat memanfaatkan peluang.
Laga PSM Makassar vs Dewa United pun menjadi salah satu pertandingan paling dramatis pada pekan ke-21, terutama karena intensitas permainan, keputusan VAR, serta gol-gol yang tercipta di menit akhir pertandingan.
Editor : Novica Satya Nadianti